Jakarta, IDN Times - Pemerintah China mengevakuasi lebih dari satu juta warga di wilayah pesisir timur akibat terjangan Topan Dolphin yang melanda sejak Minggu (9/8/2026). Badai terkuat yang menghantam China tahun ini memaksa otoritas menghentikan layanan transportasi publik, membatalkan ribuan penerbangan, dan membuka ribuan tempat pengungsian darurat.
Otoritas meteorologi setempat sempat mengeluarkan peringatan merah sebelum badai bergerak ke daratan dan meluas ke sejumlah provinsi. Langkah ini diambil untuk meminimalkan korban jiwa akibat ancaman banjir bandang dan tanah longsor di kawasan padat penduduk.
