Jakarta, IDN Times – Topan Dujuan menerjang Jepang bagian timur pada Senin (21/9/2026), membawa ancaman banjir bandang, tanah longsor, serta gangguan transportasi massal. Ribuan rumah kehilangan aliran listrik dan ratusan penerbangan domestik maupun internasional dibatalkan, sedangkan perjalanan Perdana Menteri (PM) Sanae Takaichi menuju Sidang Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di New York, Amerika Serikat (AS), tertunda empat jam akibat cuaca ekstrem, dilaporkan The Straits Times.
Dampak badai turut menghambat kegiatan warga di sejumlah wilayah. Transportasi umum berhenti beroperasi, sementara hari terakhir Tokyo Game Show, festival musik luar ruang, pertandingan bisbol di Chiba, hingga kompetisi equestrian Asian Games di Prefektur Aichi dibatalkan atau ditunda. Selain itu, terdapat imbauan evakuasi bagi warga terdampak, sementara Pemerintah Kota Kamakura melaporkan genangan di berbagai titik yang membahayakan perjalanan darat.
