Sebanyak 42.260 rumah tangga di empat prefektur masih mengalami pemadaman listrik hingga Selasa pukul 16.30, menurut Tokyo Electric Power Grid. Sebagian besar pemadaman terjadi di Chiba, sedangkan gangguan lainnya terjadi di Kanagawa, Yamanashi, dan Shizuoka.
Sejumlah layanan kereta juga dihentikan atau dibatalkan, termasuk beberapa bagian jalur Sobu, Narita, dan Sotobo milik Perusahaan Kereta Api Jepang Timur (JR East). Keikyu menghentikan layanan antaraStasiun Kanazawa-Hakkei dan Horinouchi serta antara Miurakaigan dan Misakiguchi.
Dilansir BBC, ratusan penerbangan dibatalkan lantaran topan tersebut. Pada puncak badai hari Senin, pihak berwenang memperingatkan adnya ancaman terhadap keselamatan nyawa dan meminta 1,9 juta orang menuju tempat perlindungan.
Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi melalui platform X menyampaikan belasungkawa dan simpati terhadap para korban. Ia juga mengatakan telah menginstruksikan pejabat pemerintah untuk menangani dampak topan.
“Dengan rasa urgensi, saya menginstruksikan Kepala Sekretaris Kabinet Takehara dan Menteri Hosono untuk merespons dengan kesiapan penuh,” tulis Takaichi di X.