Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Trump Buka Suara soal Insiden Pembajakan Pesawat Flydubai
potret Presiden Amerika Serikat, Donald Trump (flickr.com/Matt Johnson via commons.wikimedia.org/Matt Johnson)
  • Donald Trump membahas pembajakan Flydubai dengan Benjamin Netanyahu dan menyebut kopilot kemungkinan teroris atau orang tidak stabil, sambil menegaskan motif insiden masih diselidiki.
  • Saat mendekati Tel Aviv, kopilot diduga menikam kapten dan berupaya menjatuhkan pesawat; data Flightradar24 mencatat pesawat menukik dari 34 ribu menjadi 17 ribu kaki.
  • Pesawat berhasil mendarat selamat di Bandara Ben Gurion, penumpang dievakuasi aparat keamanan; awalnya mereka mengira kekacauan terjadi akibat masalah teknis sebelum mendengar laporan penusukan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, buka suara soal insiden pembajakan pesawat Flydubai yang terjadi pada Selasa (29/9/2026) lalu. Trump mengatakan, dirinya sudah melakukan panggilan telepon dengan Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, untuk membahas hal ini pada Rabu (30/9/2026). Ia menyebut kopilot pesawat Flydubai kemungkinan besar adalah seorang teroris.

“Saya memang sudah berbicara panjang lebar dengan Bibi Netanyahu tentang kejadian ini (pembajakan pesawat Flydubai) dan tampaknya kopilot itu mungkin seorang teroris atau mungkin dia adalah orang gila,” kata Trump kepada awak media, seperti dilansir Jerusalem Post.

1. Pesawat Flydubai yang dibajak akan menuju ke Tel Aviv

potret Kota Tel Aviv, Israel (unsplash.com/Marat Badykov)

Saat pembajakan terjadi, pesawat Flydubai tersebut sudah hampir sampai ke Te Aviv, Israel. Namun, suasana seketika berubah menjadi tegang ketika kopilot pesawat komersial tersebut menikam sang kapten. Netanyahu mengatakan, kopilot itu kemungkinan berencana menabrakkan pesawatnya untuk membunuh semua penumpang.

“Selama penerbangan, saat mereka mendekati negara (Israel), salah satu pilot menikam pilot lainnya dan tampaknya mencoba menabrakkan pesawat beserta semua orang di dalamnya,” kata Netanyahu dalam sebuah pesan video dikutip Al Jazeera.

2. Pesawat berhasil mendarat di Bandara Ben Gurion Israel

potret Bandara Ben Gurion, Israel (commons.wikimedia.org/Ralf Roletschek)

Menurut data dari situs Flightradar24, saat pembajakan terjadi, pesawat Flydubai langsung terlihat menukik tajam. Ketinggian pesawat tersebut turun drastis dari 34 ribu kaki ke 17 ribu kaki. Tidak lama setelah itu, pesawat langsung mengirim sinyal darurat.

Beruntungnya, pesawat Flydubai akhirnya berhasil mendarat dengan selamat di Bandara Ben Gurion di Israel pada Selasa pukul 15.34 waktu setempat. Tidak lama setelah itu, aparat keamanan langsung datang ke bandara untuk mengevakuasi semua penumpang.

3. Penumpang mengira insiden pesawat Flydubai disebabkan kesalahan teknis

potret pesawat Flydubai (pexels.com/Shaahy)

Awalnya, sejumlah penumpang Flydubai mengira kekacauan yang terjadi di pesawatnya disebabkan masalah teknis. Namun, mereka mulai menyadari ada upaya pembajakan usai mendengar salah satu pilot telah ditikam. Sejak saat itu, situasi di pesawat langsung berubah menjadi tegang.

“Awalnya, saya kira itu kerusakan pesawat. Namun, kemudian saya mulai mendengar teriakan tentang penusukan. Kemudian, saya mengerti betapa seriusnya situasi sebenarnya,” kata Aviatar Alevi, seorang siswa berusia 17 tahun, kepada NBC News.

Menanggapi insiden pembajakan pesawat Flydubai, Trump mengatakan dirinya tidak mau banyak menyimpulkan. Sebab, kasus ini masih didalami aparat berwajib untuk mengungkap motif sebenarnya.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article