Jakarta, IDN Times - Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump mengatakan bahwa tidak akan ada operasi militer ke Kuba pada Sabtu (26/9/2026). Menurutnya, AS akan mencapai kesepakatan dengan Kuba tanpa perlu menerjunkan militer.
“Saya mengatakan bahwa Kuba dan AS akan mencapai kesepakatan. Saya pikir tidak perlu adanya aksi militer di Kuba. Kuba sudah jatuh. Kami akan membantu Kuba dan kami ingin membuka Kuba kepada rakyat kami,” terangnya, dikutip dari USA Today.
Beberapa bulan terakhir, hubungan AS dan Kuba terus memanas. Ketegangan ditimbulkan penekanan dan sanksi Washington kepada Havana.
