Jakarta, IDN Times – Tujuh personel Angkatan Laut Amerika Serikat (AL AS) tewas dan beberapa lainnya terluka dalam bentrokan berdarah di kapal induk USS Abraham Lincoln. Insiden tragis ini terjadi setelah kapal tersebut menjalankan misi militer terhadap Iran selama berbulan-bulan, yang memicu tekanan berat serta ketidakpuasan di antara para awak.
Ketegangan makin memuncak saat penasihat Kepala Komando Pusat AS (CENTCOM) Brad Cooper naik ke kapal untuk meredam keluhan awak dan aksi protes keluarga mereka. Menurut laporan Mehr News Agency, penasihat tersebut justru disoraki dan dilempari botol air oleh sejumlah personel sebelum akhirnya situasi pecah menjadi perkelahian yang melibatkan senjata tajam.
