Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Iran Klaim Bombardir Kapal Induk AS USS Abraham Lincoln

Iran Klaim Bombardir Kapal Induk AS USS Abraham Lincoln
Kapal induk AS, USS Abraham Lincoln (CVN 72), saat melakukan latihan angkatan laut bersama kapal Pasukan Bela Diri Maritim Jepang (JMSDF) di Laut Jepang. (12/4/2022). (twitter.com/US7thFleet)
Intinya Sih
  • Iran mengonfirmasi telah menembakkan rudal jelajah Qader ke kapal induk USS Abraham Lincoln milik AS, memaksa kapal tersebut mengubah posisinya di perairan sekitar.
  • Laksamana Shahram Irani memperingatkan bahwa armada AS akan menjadi sasaran serangan dahsyat jika kembali memasuki jangkauan sistem rudal Iran.
  • Sebelumnya, Presiden AS Donald Trump mengancam akan menyerang pembangkit listrik Iran jika negara itu tidak membuka Selat Hormuz dalam waktu 48 jam.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Jakarta, IDN Times - Iran mengonfirmasi telah menembakkan rudal ke kapal induk USS Abraham Lincoln milik Amerika Serikat (AS). Informasi ini dikonfirmasi oleh Kepala Angkatan Laut Laksamana Shahram Irani.

"Rudal jelajah Qader Angkatan Laut Iran (rudal anti-kapal berbasis darat) menargetkan kapal induk USS Abraham Lincoln milik AS dan memaksanya untuk mengubah posisinya," kata pernyataan itu sebagaimana dikutip IDN Times, dari AFP, Rabu (25/3/2026).

Ia juga memberikan peringatan keras terhadap peluncuran rudal lanjutan ketika kapal-kapal kelompok penyerang tersebut berada dalam jangkauan.

"Terus dipantau... dan segera setelah armada musuh ini berada dalam jangkauan sistem rudal kami, armada tersebut akan menjadi sasaran serangan dahsyat oleh Angkatan Laut Iran," kata dia.

Sebelumnya, Amerika Serikat mengancam akan menyerang pembangkit listrik Iran jika mereka terus menutup Selat Hormuz. Ancaman tersebut disampaikan langsung oleh Presiden AS, Donald Trump, lewat laman media sosialnya pada Sabtu (21/3/2026).

"Jika Iran tidak sepenuhnya membuka Selat Hormuz tanpa ancaman dalam waktu 48 jam dari saat ini, Amerika Serikat akan menyerang dan menghancurkan berbagai PLTU mereka. Dimulai dari yang terbesar terlebih dahulu!” kata Trump.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Anata Siregar
EditorAnata Siregar
Follow Us

Latest in News

See More