Jakarta, IDN Times – United Nations Development Programme (UNDP) membuka peluang kerja sama lanjutan untuk mendukung pengembangan Biomedical and Genomic Science Initiative (BGSI) milik Kementerian Kesehatan. Pengembangan tersebut salah satunya membutuhkan penguatan biobank dan kapasitas penyimpanan data genomik hingga sekitar 10 petabyte.
Peluang kerja sama itu mengemuka setelah Putri Mahkota Swedia, Victoria, mengunjungi fasilitas BGSI di Gedung Eijkman, Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), Jakarta. Victoria datang dalam kapasitasnya sebagai UNDP Goodwill Ambassador.
Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin, mengatakan Indonesia masih membutuhkan dukungan untuk memperbesar jumlah data genomik yang dikumpulkan sekaligus meningkatkan kapasitas penyimpanannya. Menurutnya, semakin besar basis data yang tersedia, semakin besar pula potensi pemanfaatannya untuk penelitian kesehatan berbasis akal imitasi (AI).
