Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
UNDP Buka Peluang Lanjutan Dukung Pengembangan Data Genomik Indonesia
Goodwill Ambassador UNDP Putri Mahkota Victoria dari Swedia mengunjungi Pusat Biomedis dan Genomika Kesehatan di Gedung Eijkman, Jakarta. (IDN Times/Marcheilla Ariesta)
  • UNDP membuka peluang kerja sama lanjutan untuk mendukung BGSI Kemenkes setelah Putri Mahkota Swedia Victoria mengunjungi fasilitas di Gedung Eijkman, Jakarta.
  • BGSI memiliki kapasitas penyimpanan sekitar 2 petabyte lebih dan menargetkan peningkatan menjadi sekitar 10 petabyte untuk menghimpun data genomik.
  • UNDP menyebut penguatan biobank, jumlah data genomik, dan server masih dibutuhkan; pengembangan bergantung pada anggaran dan peluang kerja sama baru.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Menurutmu, apa fokus utama pengembangan BGSI saat ini?
Vote Now
Jumat (4/9/2026)

Putri Mahkota Swedia Victoria mengunjungi fasilitas BGSI di Gedung Eijkman, Jakarta. Budi Gunadi Sadikin menyampaikan kebutuhan peningkatan kapasitas penyimpanan data genomik.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Menurutmu, apa fokus utama pengembangan BGSI saat ini?
Vote Now
  • What?
    UNDP membuka peluang kerja sama lanjutan untuk mendukung pengembangan BGSI, termasuk penguatan biobank dan kapasitas penyimpanan data genomik.
  • Who?
    UNDP, Kementerian Kesehatan, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Siprianus Bate Soro, dan Putri Mahkota Swedia Victoria terlibat dalam agenda ini.
  • Where?
    Fasilitas BGSI di Gedung Eijkman, Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, Jakarta.
  • When?
    Jumat (4/9/2026), saat Budi menemani Putri Mahkota Victoria di Gedung Eijkman.
  • Why?
    Kapasitas penyimpanan saat ini sekitar 2 petabyte lebih, sedangkan kebutuhan yang ditargetkan mencapai sekitar 10 petabyte.
  • How?
    Melalui penguatan biobank, penambahan data genomik, pengembangan server, serta peluang dukungan dan kerja sama baru.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Menurutmu, apa fokus utama pengembangan BGSI saat ini?
Vote Now

UNDP melihat program BGSI di Jakarta yang mengumpulkan data genomik. Putri Mahkota Swedia Victoria datang sebagai UNDP Goodwill Ambassador untuk melihat tempat itu. Pak Budi bilang tempat menyimpan datanya sekarang sekitar 2 petabyte lebih. Mereka ingin membuatnya sampai sekitar 10 petabyte dan masih mencari dukungan kerja sama baru.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Menurutmu, apa fokus utama pengembangan BGSI saat ini?
Vote Now

Peluang kerja sama yang tetap terbuka dapat mendukung kebutuhan BGSI untuk memperkuat biobank, menambah data genomik, dan meningkatkan kapasitas server. Kunjungan Putri Mahkota Swedia Victoria juga memperkenalkan program inovatif ini kepada UNDP, sementara kebutuhan pendanaan dan infrastruktur telah diidentifikasi secara jelas untuk program tersebut.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Menurutmu, apa fokus utama pengembangan BGSI saat ini?
Vote Now

Jakarta, IDN Times – United Nations Development Programme (UNDP) membuka peluang kerja sama lanjutan untuk mendukung pengembangan Biomedical and Genomic Science Initiative (BGSI) milik Kementerian Kesehatan. Pengembangan tersebut salah satunya membutuhkan penguatan biobank dan kapasitas penyimpanan data genomik hingga sekitar 10 petabyte.

Peluang kerja sama itu mengemuka setelah Putri Mahkota Swedia, Victoria, mengunjungi fasilitas BGSI di Gedung Eijkman, Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), Jakarta. Victoria datang dalam kapasitasnya sebagai UNDP Goodwill Ambassador.

Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin, mengatakan Indonesia masih membutuhkan dukungan untuk memperbesar jumlah data genomik yang dikumpulkan sekaligus meningkatkan kapasitas penyimpanannya. Menurutnya, semakin besar basis data yang tersedia, semakin besar pula potensi pemanfaatannya untuk penelitian kesehatan berbasis akal imitasi (AI).

1. BGSI kejar kapasitas data genomik

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin usai mendampingi Goodwill Ambassador UNDP Putri Mahkota Victoria dari Swedia. (IDN Times/Marcheilla Ariesta)

Budi menjelaskan satu data genomik manusia memiliki ukuran yang sangat besar. Karena itu, ketika data dari ratusan ribu orang dikumpulkan, kebutuhan penyimpanan dapat mencapai skala petabyte.

"Datanya kan satu orang dua miliar base pair. Jadi, database-nya kan petabyte. Kita biasanya megabyte. Kalau handphone gigabyte. Ada gigabyte, terabyte, ini petabyte," ujar Budi usai menemani Putri Victoria di Gedung Eijkman, Jakarta, Jumat (4/9/2026).

Menurut Budi, kapasitas penyimpanan yang dimiliki saat ini masih sekitar dua petabyte lebih. Pemerintah ingin meningkatkan kapasitas tersebut menjadi sekitar 10 petabyte agar data genomik yang dihimpun melalui BGSI dapat terus bertambah.

"Kami mau naikkan jadi 10 petabyte. Supaya data-data masuk. Nanti pakai AI, kami cari," kata Budi.

Pengembangan kapasitas tersebut juga berkaitan dengan kebutuhan biobank. Data genomik yang dikumpulkan perlu dikelola dan disimpan dalam infrastruktur yang memadai sebelum dapat dimanfaatkan untuk berbagai penelitian.

2. UNDP klaim masih ada kebutuhan infrastruktur

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin usai mendampingi Goodwill Ambassador UNDP Putri Mahkota Victoria dari Swedia. (IDN Times/Marcheilla Ariesta)

Perwakilan UNDP, Siprianus Bate Soro, mengatakan BGSI saat ini masih dalam proses menuju fungsi optimalnya. Salah satu yang perlu diperkuat adalah biobank, termasuk jumlah data genomik yang tersedia.

"Contohnya adalah biobank, yaitu data genomik yang dibutuhkan. Ada berapa ratus ribu begitu yang pada saat ini kan sedang belum sampai pada tarif itu, sedang dalam proses," ujar Siprianus.

Kebutuhan berikutnya adalah kapasitas penyimpanan server. Menurut UNDP, kapasitas yang tersedia saat ini belum mencapai target yang dibutuhkan untuk menampung seluruh data genomik yang akan dikumpulkan.

"Yang dibutuhkan itu kan adalah 10 petabyte, kalau tidak salah, yang tadi dijelaskan. Sementara pada saat ini yang ada baru sekitar 2 lebih," kata Siprianus.

Dia mengatakan kecepatan pengumpulan data dan pengembangan infrastruktur seperti server sangat bergantung pada ketersediaan anggaran. Karena itu, masih terdapat ruang bagi dukungan dan kerja sama baru untuk membantu pengembangan BGSI.

3. Peluang kerja sama masih terbuka

Goodwill Ambassador UNDP Putri Mahkota Victoria dari Swedia mengunjungi Pusat Biomedis dan Genomika Kesehatan di Gedung Eijkman, Jakarta. (IDN Times/Marcheilla Ariesta)

Budi sebelumnya menyampaikan harapan agar kunjungan Putri Victoria dapat membuka peluang dukungan internasional terhadap pengembangan BGSI. Salah satu bentuk dukungan yang diharapkan adalah pendanaan untuk memenuhi kebutuhan data dan infrastruktur.

Namun, Siprianus menegaskan dalam kunjungan tersebut belum terdapat pembicaraan teknis mengenai bentuk maupun nilai dukungan yang akan diberikan. Agenda utama masih berupa pengenalan program kepada Putri Mahkota Victoria.

"Tujuan kunjungan saat ini kan untuk memperlihatkan hasil-hasil kerja dari sebuah program yang inovatif, tentu saja yang teknologinya cutting-edge, selalu dampaknya itu besar," ujarnya.

Menurutnya, kunjungan tersebut tetap dapat menjadi pintu masuk bagi munculnya kerja sama baru karena BGSI dinilai memiliki teknologi mutakhir dan potensi dampak yang besar bagi kesehatan.

"Saya kira dengan melihat seperti ini selalu ada kemungkinan untuk kerja sama atau pemikiran-pemikiran baru, apalagi teknologinya ini seperti tadi saya sampaikan, inovatif dan cutting-edge," kata dia.

UNDP menilai pengembangan BGSI perlu terus diarahkan menuju fungsi optimal. Dengan peningkatan jumlah data genomik dan kapasitas penyimpanan, Indonesia diharapkan memiliki fondasi yang lebih kuat untuk mengembangkan riset genomik dan teknologi kesehatan berbasis data di masa depan.

Pilih fokus utama pengembangan BGSI

Menurutmu, apa fokus utama pengembangan BGSI saat ini?

See More
Peningkatan kapasitas penyimpanan
A*** has voted
B*** has voted
C**** has voted
Pembukaan kerja sama baru

Curated For You

Editorial Team

Related Article