Jakarta, IDN Times - Komisi Eropa mengungkapkan rencana memperkuat Badan Penjaga Perbatasan dan Pesisir Uni Eropa (Frontex) pada Selasa (27/10/2026). Usulan ini disampaikan menyusul krisis migrasi di Ceuta imbas masuknya lebih dari 70 ribu imigran Maroko.
Pada akhir Agustus, Spanyol sudah meminta Frontex membantu menyelesaikan krisis migrasi Ceuta. Kehadiran petugas Frontex diharapkan dapat membantu dalam menangkap dan menyeleksi imigran Maroko yang masuk ke Ceuta.
