Jakarta, IDN Times - Badan Bantuan Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk Pengungsi Palestina (UNRWA) dilaporkan telah memecat 70 pegawainya pada pekan ini. Keputusan itu diambil karena 70 pegawai mereka diduga berafiliasi dengan Hamas Palestina.
Dilansir Jerusalem Post, Minggu (14/6/2026), pemecatan ini bermula saat Israel dan UN Watch melaporkan ke UNRWA bahwa ada beberapa pegawainya yang berafiliasi dengan Hamas. Israel dan UN Watch menduga pegawai UNRWA terlibat dalam melakukan serangan teror di Gaza dan Tepi Barat, Palestina.
