Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
[UPDATE] Kasus COVID-19 Global Naik Jadi 256 Juta
Seorang perawat bekerja di ruang pasien COVID-19 selama tur unit perawatan intensif (ICU) SSM Health St. Anthony Hospital di tengah pandemi penyakit virus corona (COVID-19) di Oklahoma City, Oklahoma, AS, Selasa (24/8/2021) (ANTARA FOTO/REUTERS/Nick Oxford)

Jakarta, IDN Times - Kasus positif COVID-19 di dunia masih belum menurun dan terus menunjukkan tren meningkat. Berdasarkan data dari World O Meter, hingga Sabtu (20/11/2021) pukul 08.05 WIB, ada 256.915.362 kasus positif COVID-19 secara global.

Dari jumlah itu, angka kematian akibat virus corona juga terus mengalami pertambahan hingga mencapai 5.154.844 kasus atau dua persen dari total kasus secara keseluruhan. Di sisi lain, kasus sembuh pun juga terus menunjukkan tren meningkat menjadi 231.936.921 orang.

1. Sebanyak 79,1 ribu orang masih berada dalam kondisi kritis akibat COVID-19

Ilustrasi virus corona (IDN Times/Arief Rahmat)

Dari total 256,9 juta kasus positif COVID-19, sebanyak 19.823.597 di antaranya merupakan kasus aktif. Sementara itu, sebanyak 237.091.765 kasus COVID-19 dianggap selesai akibat kematian atau kesembuhan.

Sebanyak 99,6 persen atau 19.744.458 kasus aktif COVID-19 saat ini terpapar virus corona dengan gejala dan kondisi ringan. Sementara itu, 0,4 persen sisanya atau sebanyak 79.139 orang ada dalam kondisi serius atau kritis.

2. Negara dengan kasus COVID-19 terbanyak

ilustrasi COVID-19 (IDN Times/Aditya Pratama)

Adapun, lima besar negara di dunia dengan total kasus positif COVID-19 terbanyak ditempati oleh Amerika Serikat (AS), India, Brasil, Inggris Raya, dan Rusia.

AS tetap menjadi negara dengan total kasus COVID-19 terbanyak, yakni dengan 48.517.019 kasus. Kemudian India di tempat kedua dengan 34.495.506 kasus, lalu Brasil dengan 22.003.317 kasus, Kerajaan Inggris sebanyak 9.766.153 kasus, dan Rusia sebanyak 9.257.068 kasus.

Di wilayah Asia, Turki menjadi negara kedua setelah India yang memiliki total kasus virus corona terbanyak, yakni dengan 8.527.030 kasus.

Kemudian disusul Iran sebanyak 6.069.559 kasus, Indonesia sebanyak 4.252.705 kasus, dan Filipina dengan total 2.823.210 kasus.

3. Tiga negara dengan penambahan kasus harian dan kematian paling tinggi

Seorang sukarelawan meletakkan bendera Amerika mewakili beberapa dari 200.000 nyawa yang hilang di Amerika Serikat dalam pandemi penyakit virus korona (COVID-19) di National Mall, Washington, Amerika Serikat, Selasa (22/9/2020) (ANTARA FOTO/REUTERS/Joshua Roberts)

AS, Jerman, dan Inggris Raya keluar menjadi tiga besar negara dengan penambahan kasus harian COVID-19 terbanyak. Masing-masing bertambah 107,7 ribu kasus, 59,2 ribu kasus, dan 44,2 ribu kasus.

Negeri Paman Sam juga menjadi negara dengan tingkat kematian harian tertinggi akibat COVID-19. Sementara Rusia dan Ukraina duduk di peringkat kedua serta ketiga sebagai negara dengan jumlah kematian harian tertinggi akibat COVID-19

Tercatat ada 1.278 orang meninggal akibat COVID-19 di AS dalam waktu sehari kemarin. Rusia mencatat adanya penambahan kematian baru akibat COVID-19 sebanyak 1.254 orang per Jumat, 19 November 2021. Kemudian disusul dengan Ukraina sebanyak 725 kematian.

Satuan Tugas Penanganan COVID-19 RI menggelar kampanye 5M untuk menyetop penyebaran virus corona, yakni menjaga jarak, menggunakan masker, menghindari kerumunan, mengurangi mobilitas, dan mencuci tangan menggunakan sabun serta air mengalir demi mencegah penularan virus tersebut.

Jika protokol kesehatan ini dilakukan dengan disiplin, maka diharapkan dapat memutus mata rantai penularan COVID-19. Oleh karenanya, menjalankan gaya hidup 5M akan melindungi diri sendiri dan orang di sekitar kita.

Ikuti informasi penting dan terkini soal COVID-19 di situs covid19.go.id dan IDN Times.

Editorial Team

Related Article