Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Wasit Piala Dunia Asal Somalia Ditolak Masuk AS, Kenapa?
ilustrasi wasit mencatat hukuman (pixabay.com/planet_fox)
  • Omar Abdulkadir Artan, wasit asal Somalia untuk Piala Dunia 2026, ditolak masuk ke AS setelah pemeriksaan tambahan di Bandara Internasional Miami karena kekhawatiran dalam proses verifikasi.
  • FIFA mengonfirmasi identitas Artan dan menegaskan tidak memiliki kewenangan atas keputusan imigrasi negara tuan rumah, serta statusnya sebagai wasit terpilih tidak berubah.
  • Penolakan terjadi di tengah kebijakan pembatasan perjalanan AS terhadap beberapa negara termasuk Somalia, dengan CBP menekankan semua pelancong tetap melalui proses pemeriksaan yang sama.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Seorang wasit asal Somalia yang terpilih bertugas di Piala Dunia FIFA 2026, ditolak masuk Amerika Serikat (AS), setelah tiba di Bandara Internasional Miami pada akhir pekan lalu. Otoritas Bea Cukai dan Perlindungan Perbatasan Amerika Serikat (CBP) menyebut, keputusan itu diambil karena adanya kekhawatiran dalam proses verifikasi terhadap yang bersangkutan.

Wasit tersebut tiba di Miami dari Istanbul pada Sabtu, 6 Juni 2026. Setibanya di bandara, ia menjalani pemeriksaan tambahan yang menurut CBP merupakan bagian dari prosedur rutin untuk memverifikasi informasi dan menentukan kelayakan seseorang memasuki wilayah Amerika Serikat.

Awalnya, identitas wasit tersebut tidak diungkap oleh pihak berwenang. Namun, FIFA kemudian mengonfirmasi bahwa yang dimaksud adalah Omar Abdulkadir Artan, satu-satunya wasit asal Somalia yang terpilih bertugas pada Piala Dunia 2026.

Kasus ini menarik perhatian, karena terjadi hanya beberapa hari sebelum turnamen sepak bola terbesar dunia itu dimulai. Amerika Serikat menjadi salah satu tuan rumah bersama Meksiko dan Kanada.

1. Ditolak setelah pemeriksaan tambahan di bandara

ilustrasi bandara (pexels.com/Adrian Agawin)

Dalam keterangannya, juru bicara CBP menjelaskan Omar Artan menjalani pemeriksaan lanjutan setelah tiba di Bandara Internasional Miami.

“Wasit tersebut menjalani pemeriksaan tambahan, yang merupakan bagian rutin dari proses pemeriksaan CBP ketika petugas perlu memverifikasi informasi atau menentukan kelayakan masuk,” kata juru bicara CBP, dikutip dari CBS News, Selasa (9/6/2026).

Setelah proses tersebut, petugas memutuskan Artan tidak dapat diterima masuk wilayah Amerika Serikat. CBP menyatakan keputusan itu diambil berdasarkan hasil verifikasi yang dilakukan saat pemeriksaan.

“Ditentukan ia tidak memenuhi syarat untuk masuk, karena adanya kekhawatiran dalam proses verifikasi, dan ia ditolak masuk,” ujar juru bicara tersebut.

CBP tidak menjelaskan lebih lanjut mengenai alasan spesifik yang mendasari keputusan tersebut.

2. FIFA: Status Omar Artan tidak berubah

bola resmi Piala Dunia 2026 Trionda dipamerkan di pusat relawan FIFA di Toronto, Kanada (commons.wikimedia.org/OhanaUnited)

FIFA kemudian mengonfirmasi identitas wasit yang ditolak masuk AS itu adalah Omar Abdulkadir Artan. Ia merupakan satu-satunya perwakilan Somalia dalam daftar perangkat pertandingan yang dipilih untuk Piala Dunia 2026.

Dalam pernyataannya, FIFA menegaskan, badan sepak bola dunia tersebut tidak memiliki kewenangan dalam proses keimigrasian negara tuan rumah.

“FIFA tidak terlibat dalam proses imigrasi negara tuan rumah, termasuk dalam pemberian visa, dan telah diberi tahu oleh pihak berwenang bahwa status Tuan Artan saat ini tidak akan diubah,” kata FIFA.

FIFA juga menegaskan, keputusan terkait visa dan izin masuk tetap berada di tangan pemerintah negara penyelenggara.

“Sejalan dengan ajang FIFA sebelumnya, pemerintah negara tuan rumah pada akhirnya yang menentukan siapa yang menerima visa dan siapa yang diizinkan masuk ke negaranya,” lanjut pernyataan tersebut.

3. Somalia masuk daftar pembatasan perjalanan AS

bendera Somalia (unsplash.com/aboodi vesakaran)

Kasus ini terjadi di tengah kebijakan pembatasan perjalanan yang diberlakukan pemerintahan Presiden Donald Trump terhadap sejumlah negara, termasuk Somalia. Kebijakan tersebut membatasi akses masuk warga dari beberapa negara tertentu ke Amerika Serikat.

Meski demikian, CBP menegaskan seluruh pelancong yang datang ke Amerika Serikat, termasuk atlet, pelatih, ofisial, dan staf olahraga, tetap harus melalui proses pemeriksaan yang sama.

“Penentuan kelayakan masuk dilakukan berdasarkan penilaian kasus per kasus dengan menggunakan informasi penegakan hukum, keamanan nasional, dan keimigrasian yang tersedia pada saat pemeriksaan,” kata juru bicara CBP.

Sebelumnya, FIFA mengumumkan 52 wasit dan 88 asisten wasit terpilih untuk memimpin pertandingan dalam Piala Dunia 2026. Turnamen tersebut dijadwalkan mulai bergulir pada Kamis pekan ini dengan Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada bertindak sebagai tuan rumah bersama.

Editorial Team

Related Article