Jakarta, IDN Times – Wabah Ebola di kawasan Afrika Tengah dilaporkan bergerak lebih cepat dibanding kemampuan penanganan tim medis di lapangan. Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Tedros Adhanom Ghebreyesus, menyebut kondisi tersebut membuat tenaga kesehatan harus bekerja keras untuk mengejar laju penyebaran virus.
“Kami sedang mendesak untuk meningkatkan operasi, tetapi saat ini epidemi sedang mengungguli kami,” ujar Ghebreyesus pada Senin (25/5/2026).
Jumlah korban meninggal yang diduga terinfeksi Ebola telah mencapai 220 orang, sementara lebih dari 900 kasus suspek telah teridentifikasi di Republik Demokratik Kongo (DRC).
