Pertama kali mendengar istilah Organization Development (OD) di bangku kuliah, rasanya seperti konsep yang abstrak dan jauh dari dunia nyata. Di dalam kelas, teori-teori tentang struktur organisasi, budaya perusahaan, dan dinamika tim terasa sangat idealis dan tertata rapi. Namun, saat benar-benar terjun langsung menjalani masa magang di divisi Human Capital sebuah perusahaan, segalanya berubah drastis. Realita di lapangan menunjukkan bahwa mengelola manusia dan sistem tidak semudah membalik halaman buku cetak.
Dunia kerja mengubah teori abstrak itu menjadi kenyataan yang kompleks dan penuh tantangan. Di sana, saya menyadari banyak "kerusakan tersembunyi" yang sering luput dari perhatian, meski dampaknya perlahan menggerogoti organisasi dari dalam. Ego sektoral, keengganan berbagi informasi antartim, hingga batas kaku antardepartemen menjadi pemandangan sehari-hari. Salah satu akar masalah dari fenomena ini adalah silo mentality. Ini adalah contoh "penyakit organisasi" yang paling umum, sangat merusak kolaborasi, dan ironisnya justru paling sering diabaikan oleh para pemimpin perusahaan.
