Sarang burung penjahit (commons.wikimedia/Garg)
Burung penjahit merupakan spesies burung penyanyi dalam keluarga Cisticolidae yang ditemukan di seluruh Asia. Burung ini berukuran kecil dengan panjang sekitar 10-14 cm dan berat 6-10 gram. Mereka memiliki warna cerah, dengan bagian atas berwarna abu-abu atau hijau dan warna cokelat kemerahan di kepala. Anak burung awalnya berwarna hijau kusam dan berubah warna setelah mencapai usia dewasa.
Sesuai dengan namanya, burung penjahit dianugerahi kemampuan 'menjahit' rumah mereka sendiri. Sebelum membangun sarang, induknya akan memilih daun yang lebar, kuat, dan lentur yang dapat memberikan dukungan struktural yang baik setelah dilipat. Daun yang tipis atau mati tidak akan cocok karena kemungkinan besar akan patah saat dijahit atau di bawah beban anak-anak burung.
Daun yang berada di tengah rimbunnya dedaunan biasanya dipilih agar sarang tidak terlihat, dan di ujung cabang untuk mengurangi kemungkinan predator masuk sarang. Burung penjahit betina melilitkan daun di tubuhnya untuk memastikan ukurannya tepat, jika tidak ia akan menambahkan satu atau dua daun lagi.
Kemudian, ia mengandalkan kakinya untuk menarik daun agar menyatu dan menusuk serangkaian lubang kecil di sepanjang tepi daun menggunakan paruhnya yang panjang dan ramping, yang berbentuk seperti jarum. Lubang-lubang itu sangat kecil sehingga daun tetap mempertahankan bentuknya dan tidak berubah menjadi cokelat. Penjahit betina biasanya memasukkan serat tumbuhan, seperti kapas atau serat halus, atau sutra dari serangga, seperti jaring laba-laba atau kepompong ulat, melalui lubang-lubang tersebut.
Ujung-ujung benang bertindak layaknya paku keling yang menyatukan tepi daun. Jahitan tidak akan terurai, berkat kekasaran benang dan elastisitas daun yang kembali ke bentuk semula untuk mencengkram benang yang melewati lubang-lubang tersebut. Satu sarangnya dapat berisi antara 150-200 jahutan.
Uniknya, sarang tersebut bahkan memiliki atap untuk berlindung dari hujan dan naungan dari matahari, yang dibentuk oleh satu atau lebih potongan daun yang ditarik ke bawah. Ini juga mengamankan dan menyembunyikan sarang, mencegah predator masuk.
Demikian 5 burung dengan kemampuan membangun sarang terbaik di alam liar. Keberadaan sarang-sarang di atas adalah bukti bahwa mereka membangun sarang tidak hanya untuk dirinya saja, bahkan ada yang sengaja mendesain sarang begitu besar agar kawan-kawannya dapat berlindung. Mereka mendesain sarang dengan memanfaatkan bahan di sekitar habitat, dengan pemilihan jerami yang berkualitas dan desain yang menakjubkan bagi seekor burung kecil.