Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

5 Fakta Darlington, Kota Inggris Pelopor Kereta Uap Dunia

5 Fakta Darlington, Kota Inggris Pelopor Kereta Uap Dunia
Darlington (commons.wikimedia.org/Christopher Hilton/CC BY-SA 2.0)
Intinya Sih
  • Darlington, kota di Durham, Inggris Timur Laut, dikenal adaptif terhadap perubahan zaman dan memiliki sejarah panjang sejak nama aslinya Dearthingtun pada abad ke-11.
  • Kota ini dijuluki 'Kota Pasar' karena letaknya strategis untuk perdagangan dan menjadi pelopor jalur kereta api uap pertama di dunia melalui Stockton & Darlington Railway tahun 1825.
  • Meskipun pernah dikritik Daniel Defoe karena kondisi kotanya, Darlington berkembang menjadi pusat industri pemutihan kain linen berkualitas tinggi yang menarik pengusaha dari Skotlandia.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?
Share Article

Darlington adalah sebuah nama kota yang terletak di Durham, Inggris Timur Laut. Darlington bisa dibilang adalah kota besar dengan jumlah populasi penduduk sekitar 107.000 - 112.000 jiwa. Kota ini juga merupakan salah satu kota di Inggris yang tidak memiliki katedral di dalamnya secara administrasi gerejawi dan status kota di Inggris.

Untuk mengetahui lebih lanjut tentang Darlington, kali ini akan dibahas lima fakta unik yang dimiliki oleh kota yang satu ini. Berikut adalah penjelasan selengkapnya.

1. Namanya diresmikan karena bentuk penyederhanaan dan perkara pelafalan

Darlington
Darlington (commons.wikimedia.org/Steve Daniels/CC BY-SA 2.0)

Nama Darlington sendiri awalnya berasal dari sebuah bahasa Anglo-Saxon kuno (sebuah bahasa yang digunakan oleh keturunan dari suku Jermanik yang mendiami Inggris dan Wales pada abad pertengahan), yaitu Dearthingtun yang memiliki arti "pemukiman milik Deornoth". Secara pelafalan, Dearthingtun cukup sulit diucapkan. Seiring berjalannya waktu dan transisi zaman yang mengubah banyak budaya, bahasa, dan tradisi, nama kota ini lebih disederhanakan agar mudah diucapkan oleh banyak orang, itulah alasan utamanya. Meski darling sendiri memiliki arti "sayang", Darlington adalah nama murni yang tercipta dan hanya kebetulan saja namanya mirip. Laman FamilySearch juga menjelaskan bahwa nama Dearthingtun telah ada sejak tahun 1040.

Dikutip dari Newcastle University, sebelum menjadi nama resmi kotanya yang saat ini, Darlington juga memiliki nama lain pada abad ke-17 dan ke-18, yaitu Darnton. Nama ini telah menjadi nama yang umum dan telah melekat pada penduduk lokal sebelum akhirnya memasuki era modern. Hal ini juga secara tidak langsung membuktikan bahwa Darlington adalah sebuah kota yang adaptif dalam mengikuti perkembangan zaman.

2. Mendapat julukan karena wilayahnya yang sangat strategis

Darlington Market Hall
Darlington Market Hall (commons.wikimedia.org/nick macneill/CC BY-SA 2.0)

Karena letak kotanya yang strategis, Darlington sangat cocok digunakan sebagai pusat perdagangan. Pada abad pertengahan, Darlington sempat menerima hak istimewa yang diberikan langsung oleh Piagam Kerajaan Inggris. Alasan utama diberikannya hak ini karena Darlington adalah kota di Inggris yang sangat rutin menyelenggarakan pasar mingguan. Tak jarang juga orang menyebut kota ini dengan julukannya, yaitu "Kota Pasar".

Aktivitas perdagangan ini jelas berlangsung sangat panjang. Wilayah yang subur juga sangat membantu para petani, peternak, dan profesi serupa lainnya untuk menjual hasil bumi kepada masyarakat luas. Hingga pada akhirnya, Darlington mendirikan sebuah Balai Pasar (Market Hall) pada tahun 1863 untuk menunjang aktivitas perniagaan.

3. Dibelah oleh sungai kecil

Sungai Skerne
Sungai Skerne (commons.wikimedia.org/Verbarson/CC BY-SA 4.0)

Secara letak geografis, Darlington sama sekali tidak memiliki kanal dan sungai besar yang membelah wilayahnya. Sungai Skerne adalah sebuah sungai kecil, sungai inilah yang membelah langsung wilayah Darlington. Tak bisa dipungkiri bahwa memang banyak sekali kekurangan Darlington yang hanya memiliki sungai kecil, salah satunya adalah keterbatasan jalur perdagangan via air.

Apakah sampai di situ saja? Ternyata keterbatasan ini mendorong masyarakat lokal untuk menciptakan inovasi yang sangat jenius. Di atas Sungai Skerne, mereka membangun sebuah jembatan kereta api yang dirancang langsung oleh insyinyur rel kereta api asal Inggris, George Stephenson yang dibuka pada tahun 1825. Jika kamu tahu soal kereta api uap komersial, jalur di jembatan sungai inilah yang menjadi pelopornya di dunia. Dilansir dari laman Britannica, jalur kereta api uap pertama di dunia ini bernama Stockton & Darlington Railway, yang merayakan seratus tahunnya pada tahun 1925.

4. Pernah diejek oleh seorang penulis terkenal

Darlington
Darlington (commons.wikimedia.org/David Dixon/CC BY-SA 2.0)

Daniel Defoe adalah seorang penulis, jurnalis, dan mata-mata asal Inggris yang sangat legendaris. Ia dikenal sebagai salah satu pelopor yang mempopulerkan novel dalam bahasa Inggris melalui karyanya yang berjudul Robinson Crusoe. Saat ia melakukan kunjungan ke Darlington, ia mendapatkan kesan yang buruk di kota itu sampai menuliskan ungkapan emosi dalam sebuah catatannya, yaitu has nothing remarkable but dirt yang memiliki arti "tidak memiliki hal menarik selain kotoran/tanah/lumpur". Kritik tajam ini tercatat jelas dalam sumber nasional Inggris, beberapa di antaranya adalah Newcastle University dan StavesArt.

Sebenarnya, kritik tajam yang disampaikan oleh Defoe ini bukan hanya omong kosong, melainkan dituju kepada infrastuktur jalanan di Darlington yang saat itu masih sangat tidak layak. Banyak jalanan yang becek, tidak rata, hingga kotoran ternak di mana-mana. Karena Defoe adalah penulis novel yang memiliki popularitas tinggi, jelas itu membuat Darlington memiliki reputasi yang buruk. Namun, hal itu dijadikan bahan evaluasi hingga akhirnya Darlington menjadi kota yang jauh lebih bersih dan tertata rapi.

5. Pusat pemutihan kain linen dari Skotlandia

Darlington
Darlington (commons.wikimedia.org/Christopher Hilton/CC BY-SA 2.0)

Masih dikutip dari laman Newcastle University, meskipun Daniel Defoe memberikan sarkasme menyakitkan untuk Darlington, ia mengakui keunggulan industri yang dimiliki oleh kota ini. Sejak abad ke-18, Darlington diakui sebagai pusat teknologi pemutihan kain linen (jenis tekstil tertua di dunia yang terbuat dari serat batang tanaman rami) secara internasional. Hal ini juga sangat didukung karena keterampilan pekerja lokal yang sangat ahli dan kualitas air di Darlington yang masuk dalam kategori sangat bersih.

Keunggulan industri kain di Darlington ini sangat menarik perhatian banyak pengusaha tekstil di Skotlandia. Meskipun sangat sulit menempuh kota ini menggunakan jalur air, mereka rela berjam-jam menggunakan jalur darat untuk mengirimkan puluhan ton kain linen ke kota ini. Para pengusaha ini hanya ingin kain linen mereka dilakukan pemutihan di Darlington sebelum akhirnya diekspor.

Itu dia lima fakta unik yang dimiliki oleh Darlington. Meskipun kota ini memiliki banyak keterbatasan dan reputasi buruk di mata banyak orang, Darlington tetap terus berusaha memperbaiki dan mengembangkan isi di dalamnya hingga akhirnya menjadi kota yang sangat modern dan dikenal dunia. Semoga ini dapat bermanfaat dan menambah wawasan baru untuk banyak orang.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Ane Hukrisna
EditorAne Hukrisna

Related Articles

See More