Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
5 Fakta Hering Kelapa Sawit, Spesies Tunggal Pemakan Tumbuhan
hering kelapa sawit (commons.wikimedia.org/Michal Sloviak/CC BY 4.0)
  • Hering kelapa sawit adalah satu-satunya burung hering vegetarian, dengan sekitar 60% makanannya berasal dari tumbuhan seperti buah palem dan kelapa sawit.
  • Berbeda dari hering lain, spesies ini memiliki kepala berambut mirip elang dan dimasukkan ke genus tersendiri karena perilaku serta ciri fisiknya yang unik.
  • Dikenal ringan dan pendiam, hering kelapa sawit membangun sarang besar untuk digunakan bertahun-tahun serta hidup soliter tanpa banyak berebut makanan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Hering kelapa sawit (Gypohierax angolensis) atau yang juga dikenal banyak orang dengan nama hering palem (palm-nut vulture) adalah spesies burung hering yang berasal dari benua Afrika. Meski hering kelapa sawit ini masih satu keluarga besar Accipitridae bersama dengan burung hering lainnya, para ilmuwan menaruh hering kelapa sawit dalam satu genus yang isinya hanya burung ini saja, yaitu Gypohierax. Alasan utama para ilmuwan menaruh hering kelapa sawit dalam satu genus yang berbeda adalah karena perilaku dan fisik mereka yang berbeda.

Nah, penasaran kan apa perbedaan hering kelapa sawit dengan kerabat hering lainnya? Kali ini akan dibahas lima fakta unik yang dimiliki oleh hering kelapa sawit, yuk simak penjelasan selengkapnya berikut ini.

1. Vegetarian sejati

hering kelapa sawit (commons.wikimedia.org/Pierre-Marie Epiney/CC BY-SA 2.0)

Melansir laman Arcadia Safaris dan Phoenix Zoo, hampir 60% diet makanan hering kelapa sawit adalah tumbuhan, yang menjadikan mereka adalah satu-satunya hering yang vegetarian. Meski sesekali juga mereka memakan kepiting, ikan, atau bangkai sekalipun, hering kelapa sawit bukanlah burung yang harus bergantung pada bangkai hewan. Keadaan ini biasanya hanya dilakukan ketika mereka sulit menemukan makanan utamanya.

Apa saja tumbuhan yang menjadi favorit bagi hering kelapa sawit? Sesuai dengan namanya, buah palem dan kelapa sawit adalah dua tumbuhan yang sangat mereka sukai. Kedua tumbuhan itu menjadi menu harian wajib yang harus masuk ke dalam perut mereka.

2. Wajahnya yang mirip dengan elang

hering kelapa sawit (commons.wikimedia.org/Michal Sloviak/CC BY 4.0)

Jika ditarik lebih jauh, keluarga hering kelapa sawit masuk dalam keluarga besar elang, burung ini nyatanya memiliki beberapa perbedaan siginifikan yang tidak dimiliki oleh spesies hering lainnya. Baik dari keluarga hering Dunia Baru maupun hering Dunia Lama, hampir semuanya memiliki kepala botak yang menandakan itu adalah identitas burung pemakan bangkai. Namun stigma tersebut dipatahkan oleh hering kelapa sawit yang justru memiliki rambut pada bagian kepala dan lehernya, sesuai dengan yang dikatakan oleh The Peregrine Fund yang membahas tentang burung ini pada lamannya.

Ketika kamu melihat burung ini sekilas, mungkin kamu tidak akan menyangka bahwa hering kelapa sawit adalah bagian dari burung hering. Perawakannya ini yang juga didukung perilaku makan vegetarian menjadi salah satu alasan utama mengapa para ilmuwan menaruh spesies hering ini ke dalam satu genus berbeda.

3. Spesies hering paling ringan dalam keluarga hering Dunia Lama

hering kelapa sawit (commons.wikimedia.org/Charles J. Sharp/CC BY-SA 4.0)

Harus diakui, secara panjang tubuh dalam hering Dunia Lama masih dipegang oleh hering mesir yang terkecil, hering kelapa sawit adalah yang memiliki berat badan paling ringan. Untuk ukuran dewasa, hering kelapa sawit hanya bisa mencapai berat badan sekitar 1,3 - 1,7 kg saja. Mengapa mereka bisa sangat ringan? Karena menu makan hering kelapa sawit yang sangat berbeda, tumbuhan membuat proporsi tubuh mereka menjadi sangat ramping.

Tubuhnya yang ringan ini justru sangat menguntungkan hering kelapa sawit di alam liarnya. Tercatat bahwa mereka sering bergelantung terbalik di pohon menggunakan satu kakinya untuk mencapai makanan. Mereka juga dikenal sebagai penerbang yang sangat lincah.

4. Sarang sangat besar sebagai investasi jangka panjang

hering kelapa sawit (commons.wikimedia.org/Charles J. Sharp/CC BY-SA 4.0)

Meskipun hering kelapa sawit memiliki ukuran tubuh yang kecil, sarang yang mereka punya justru sangat besar, lho. Sarang mereka biasanya memiliki lebar 60-90 cm, dengan kedalaman yang mencapai 60 cm. Para ilmuwan juga mengakui bahwa struktur sarang yang dimiliki oleh hering kelapa sawit sangat besar (enormous stick nest).

Tujuan burung ini membuat sarang besar karena adanya beberapa hal untuk masa yang akan datang. Menurut informasi laman The Peregrine Fund, mereka akan gunakan sarangnya ini selama bertahun-tahun. Mereka lebih suka untuk memperbaiki dan menambahkan ranting baru ke sarang mereka dibandingkan harus membuat sarang yang baru. Selain itu, sarang ini biasanya akan digunakan untuk anak-anak mereka tinggal nantinya.

5. Cenderung pendiam dan tenang

hering kelapa sawit (commons.wikimedia.org/Steve Garvie/CC BY-SA 2.0)

Berbeda dengan keluarga hering Dunia Lama lainnya yang sangat bising, hering kelapa sawit justru memiliki sifat yang bertolak belakang. Mereka tidak sering mengeluarkan suara yang keras jika memang dirinya benar-benar tidak merasa terancam. Sifat pendiamnya ini ternyata disebabkan oleh beberapa faktor juga, lho.

Karena jarang sekali memakan bangkai, hering kelapa sawit relatif tidak akan berebut makanan di alam liarnya, karena stok tumbuhan jauh lebih melimpah dibandingkan bangkai. Sifat soliter (penyendiri) juga menjadi salah satu alasan utama mengapa burung ini sangat pendiam.

Itu dia lima fakta unik yang dimiliki oleh hering kelapa sawit. Gimana, seru kan? Mulai dari spesies hering vegetarian hingga memiliki sifat yang pendiam. Semoga ini dapat bermanfaat dan menambah wawasan baru untuk banyak orang.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article