Kotak telepon merah yang telah diubah fungsinya secara kreatif menjadi perpustakaan yang menawan. (commons.wikimedia.org/Neil Owen)
Seiring dengan populernya ponsel pintar, penggunaan telepon umum jelas langsung merosot tajam. Alih-alih dihancurkan karena sudah sepi peminat, perusahaan British Telecom (BT) punya ide super kreatif dengan membuat program bernama "Adopt a Kiosk". Lewat program ini, komunitas lokal bisa membeli kotak telepon merah tersebut hanya dengan harga £1—sekitar 20 ribuan rupiah saja! —untuk diubah fungsinya jadi sesuatu yang jauh lebih bermanfaat.
Kini, bilik-bilik telepon jadul itu sukses disulap menjadi perpustakaan mini, galeri seni estetik, tempat isi daya ponsel, bahkan tempat menyimpan defibrillator (alat pacu jantung darurat medis). Kerennya lagi, meskipun fungsinya sudah berubah, kotak telepon merah ini tetap dipertahankan kecantikannya dan selalu sukses jadi magnet bagi para wisatawan yang antre buat foto-foto saat liburan ke Inggris.
Sekarang kamu sudah tahu, kan, sejarah dan berbagai fakta seru di balik si merah yang legendaris ini? Menariknya lagi, Kotak Telepon Merah kini juga sudah menyandang status sebagai warisan budaya yang dilindungi. Karena dilindungi oleh hukum, bilik-bilik ikonik ini gak boleh dipindahkan atau dihancurkan sembarangan supaya nilai sejarah dan keindahan khas jalanan Inggris tetap terjaga sampai kapan pun.