Mesin berwarna oranye adalah mekanisme penggerak gesekan London Eye. Mekanisme ini bertanggung jawab untuk menggerakkan rotasi lambat dan terus menerus dari roda observasi raksasa tersebut. (commons.wikimedia.org/mattbuck)
Setiap kapsul di London Eye memiliki bobot yang luar biasa, yaitu mencapai 10 ton, dan masing-masing menjadi simbol dari wilayah-wilayah yang ada di London. Kecepatan putaran roda raksasa ini sangat lambat, hanya sekitar 0,9 km/jam, sehingga untuk menyelesaikan satu putaran penuh dibutuhkan waktu sekitar 30 menit. Dengan kapasitasnya yang besar, wahana ini diperkirakan bisa mengangkut hingga 1.600 penumpang setiap jamnya.
Karena pergerakannya yang super pelan, London Eye biasanya tidak perlu berhenti sama sekali saat menaikkan atau menurunkan penumpang di area bawah. Penumpang bisa langsung berjalan santai untuk masuk dan keluar dari kapsul yang sedang bergerak. Roda baru akan benar-benar dihentikan sejenak jika ada penumpang lansia atau penyandang disabilitas yang membutuhkan waktu lebih agar bisa naik dan turun dengan aman.
London Eye bukan sekadar kincir raksasa, melainkan simbol sejarah modern yang berhasil mengubah wajah kota London sejak pergantian milenium baru. Jadi, saat kamu naik dan berputar perlahan di atas Sungai Thames, kamu tidak hanya sedang menikmati pemandangan indah, tapi juga sedang merasakan bagian dari cerita sejarah Inggris yang luar biasa.