5 Fakta Menarik Kota Messina, Gerbang Sisilia di Selat Italia

- Messina terletak di ujung timur laut Sisilia, menjadi penghubung alami antara Sisilia dan daratan Italia serta rute maritim utama sejak zaman kuno hingga kini.
- Sejarah kota ini panjang dari masa Yunani Kuno, Romawi, Byzantium, Arab, hingga Norman. Salah satu landmark budaya adalah Katedral Messina dengan jam astronomi terbesar di dunia.
- Messina merupakan pusat budaya dan pariwisata yang menawarkan pemandangan kapal feri, museum regional, serta menjadi titik awal untuk menjelajahi kawasan lain di Sisilia.
Kota Messina terletak di ujung timur laut pulau Sisilia, Italia, dan telah menjadi salah satu pelabuhan paling penting di Laut Mediterania selama berabad-abad. Letaknya yang strategis di Selat Messina menjadikannya penghubung alami antara Sisilia dan daratan Italia, serta rute maritim utama sejak zaman kuno hingga kini. Nama awal kota ini adalah Zankle atau Zancle, yang berarti arc atau sabit, merujuk pada bentuk pelabuhan alami yang melindungi kapal dari laut lepas.
Seiring berjalannya waktu, Messina pernah dikuasai berbagai peradaban besar mulai dari Yunani, Romawi, Byzantium, Arab, hingga Norman, menunjukkan pentingnya posisi geografisnya di kancah sejarah Mediterania. Kota ini juga mengalami peristiwa bencana besar, terutama gempa dahsyat pada tahun 1908 yaitu menghancurkan sebagian besar kota dan memaksa pembangunannya kembali dengan gaya modern. Berikut 5 fakta menarik kota Messina ini.
1. Posisi geografis yang strategis

Messina berdiri di ujung timur laut Sisilia, berhadapan langsung dengan kota Reggio di Calabria di daratan Italia melalui Selat Messina, jalur sempit namun sangat penting. Britannica menyebutkan bahwa selat ini menghubungkan laut Tyrrhenian dengan Laut lonian dan menjadi salah satu rute pelayaran krusial di Mediterania yang telah digunakan sejak zaman kuno. Lokasi ini menjadikan Messina titik persimpangan antara daratan dan pulau serta antara jalur perdagangan timur-barat dan utara-selatan sepanjang Mediterania.
Karena letaknya yang sangat strategis, Messina sering menjadi target perebutan kekuasaan oleh kekuatan regional di sejarahnya, sekaligus pusat pertukaran budaya dan perdagangan. Pelabuhan Messina terus berkembang dari masa ke masa dan kini juga menjadi titik transit penting bagi penyebaran feri antara Sisilia dan daratan Italia. Aktivitas pelabuhan ini mendukung ekonomi lokal melalui perdagangan barang, jasa, dan pariwisata.
2. Sejarah kuno hingga modern

Sejak pertama kali disebut pada sekitar abad ke-8 SM sebagai Zankle, Messina telah mencatat perjalanan sejarah panjang dari masa Yunani Kuno, Romawi, hingga kekuasaan Byzantium dan Arab. Dilansir Sicily Bella, kota ini sempat berubah nama menjadi Messene oleh penguasa Yunani, menandai hubungan budaya awal dengan wilayah Yunani dan Mediterania Timur. Messina juga berperan dalam konflik klasik seperti Perang Punisia hingga menjadi bagian dari kekaisaran Romawi.
Setelah jatuhnya Kekaisaran Romawi Barat, Messina dilalui oleh berbagai kekuatan seperti Goth, Byzantium, dan akhirnya dibebaskan oleh Norman Robert Guiscard pada abad ke-11. Selama berabad-abad kemudian, kota ini menjadi bagian dari kerajaan Sicilia, dinasti Aragon, dan Spanyol, serta memainkan peran penting dalam pembentukan Italia modern. Peristiwa penting seperti gempa bumi besar 1908 memaksa kota dibangun ulang secara modern dengan jaringan jalan yang teratur.
3. Landmark budaya dan arsitektur ikonik
Salah satu daya tarik utama Messina adalah Katedral Messina (Duomo di Messina) dengan menara lonceng megahnya yang memuat jam astronomi terbesar dan tersulit di dunia. Dilansir Italia.it, jam astronomi ini, dibangun pada 1933, menampilkan berbagai fitur dan mekanisme kompleks yang bergerak pada tengah hari, menggambarkan legenda, tokoh sejarah, dan siklus astronomi. Pengunjung kerap berkumpul di Piazza Duomo untuk menyaksikan pertunjukan mekanik ini yang memadukan seni, sejarah, dan astronomi.
Selain bangunan keagamaan, Messina juga memiliki sejumlah museum dan situs budaya yang merekam perjalanan panjang sejarah kota ini. Museo Regionale di Messina menyimpan koleksi arkeologi, patung, dan lukisan penting dari periode abad pertengahan hingga Renaisans, termasuk karya seniman ternama Sisilia. Keberadaan museum dan situs budaya ini menjadikan Messina bukan hanya kota transit, tetapi juga destinasi edukatif bagi wisatawan yang tertarik pada sejarah Mediterania.
4. Pusat budaya dan pariwisata

Messina tidak hanya bersejarah tetapi juga menjadi tempat yang menyenangkan untuk dijelajahi para wisatawan. Dilansir Italy Review, di sepanjang paseggiata a mare atau jalan setapak tepi laut, pengunjung dapat menikmati pemandangan kapal feri yang datang dan pergi, kafe di tepi laut, dan suasana Mediterania yang santai. Museum regional seperti Museo Regionale di Messina memamerkan karya seni dan artefak yang menceritakan sejarah Sisilia dan Messina dari masa lampau.
Selain sebagai destinasi wisata kota, Messina juga sering dijadikan titik awal untuk menjelajahi kawasan lain di Sisilia. Dari kota ini, wisatawan dapat dengan mudah melanjutkan perjalanan ke Taormina, Gunung Etna, atau Kepulauan Aeolian yang terkenal dengan lanskap vulkaniknya. Peran Messina sebagai gerbang perjalanan ini semakin menegaskan posisinya sebagai simpul penting dalam peta pariwisata Sisilia.
5. Kenangan gempa besar dan kebangkitan kota

Messina mengalami salah satu bencana alam terburuk dalam sejarah Eropa pada 28 Desember 1908, ketika gempa bumi dahsyat disertai tsunami menghantam kota dan wilayah sekitarnya. Britannica menjelaskan bahwa bencana ini menghancurkan sebagian besar bangunan di Messina dan menyebabkan puluhan ribu korban jiwa, menjadikannya gempa paling mematikan di Italia modern. Tragedi tersebut meninggalkan dampak mendalam bagi perkembangan kota dan menjadi titik balik penting dalam sejarah Messina.
Setelah gempa 1908, Messina dibangun kembali dengan tata kota yang lebih teratur dan pendekatan arsitektur yang lebih modern. Rekonstruksi ini memperhatikan ketahanan bangunan terhadap gempa serta menciptakan jalan-jalan yang lebih lebar dan terstruktur. Proses kebangkitan pascabencana tersebut membentuk wajah Messina saat ini sebagai kota yang menyimpan luka sejarah sekaligus simbol ketangguhan masyarakatnya.
Kota Messina adalah contoh kuat bagaimana tempat bersejarah bisa bertahan dari tantangan alam dan sejarah panjang, lalu muncul kembali sebagai pusat budaya dan gerbang menuju Sisilia yang memukau. Dari pelabuhan strategis di Selat Messina hingga jam astronomi yang memikat di Piazza Duomo, kota ini menawarkan perpaduan antara warisan masa lalu dan kehidupan kontemporer yang menarik. Mengunjungi Messina berarti menyusuri lapisan sejarah, merasakan kehidupan Mediterania, dan melihat bagaimana kota ini terus berkembang sambil menghormati akar budayanya.



















