Indonesia bukan satu-satunya habitat ikan lele atau catfish. Justru, ikan berkumis tersebut juga menghuni wilayah Amerika Utara. Salah satu spesies yang hidup di daerah tersebut adalah lele bullhead hitam (Ameiurus melas). Sekilas, lele bullhead hitam serupa dengan spesies lain, tapi ia punya beberapa keunikan.
5 Fakta Menarik Lele Bullhead Hitam, Spesies Endemik Amerika

- Lele bullhead hitam adalah spesies endemik Amerika Utara yang mampu hidup di air tawar maupun payau dengan kadar oksigen rendah dan suhu tinggi.
- Ikan ini dapat tumbuh hingga 66 cm dengan berat maksimal 3,6 kg, berwarna gelap, bertubuh gemuk, serta memiliki sirip tidak menyatu dengan ekor.
- Sebagai omnivor agresif, lele bullhead hitam memakan berbagai organisme air dan memiliki duri bersifat bisa di sirip atasnya sebagai pertahanan diri.
Salah satu keunikannya tercermin dari ukuran dan warna tubuhnya. Ia juga merupakan satwa endemik dan punya nafsu makan yang sangat tinggi. Tak hanya itu, lele bullhead hitam juga menunjukkan berbagai ciri khas lele yang juga bisa ditemukan pada spesies lain. Mau tahu lebih banyak terkait lele bullhead hitam? Simak artikel berikut, yuk.
1. Bisa hidup di daerah minim oksigen

Dilansir Montana Field Guide, lele bullhead hitam memiliki dua kemampuan yang luar biasa, yaitu ia sangat toleran terhadap air bersuhu tinggi dan mampu hidup di perairan yang minim oksigen. Kemampuan tersebut membuatnya bisa bertahan hidup di berbagai tipe habitat dan sangat ideal untuk dikembangbiakan di beberapa tipe kolam tertentu. Tak hanya di air tawar, bahkan lele bullhead hitam juga bisa hidup di perairan air payau yang memiliki salinitas atau kandungan garam cukup tinggi.
2. Panjang maksimalnya mencapai 66 centimeter

Dikutip Fishbase, panjang maksimal lele bullhead hitam sekitar 66 centimeter. Namun, panjang rata-ratanya hanya sekitar 26 centimeter. Selain panjang, ikan ini juga cukup berat dengan bobot maksimal di angka 3.6 kilogram. Secara umum ciri fisiknya serupa dengan spesies lele lain, yaitu kepala mendatar, kumis di bagian mulut, dan tubuh yang licin. Warnanya juga gelap, yaitu perpaduan cokelat, abu-abu, hitam, dan kehijauan. Bedannya, badannya sedikit gemuk dan siripnya tidak menyatu dengan ekor.
3. Lele bullhead hitam merupakan hewan asli Amerika

Laman Fishipedia menerangkan bahwa lele bullhead hitam merupakan satwa asli benua Amerika. Penyebaran alaminya mencakup wilayah Amerika Utara, tepatnya di Amerika Serikat dan sebagian Kanada. Meski begitu, penyebarannya sudah meluas dan sekarang ikan ini bisa ditemukan di perairan Eropa. Di Eropa sendiri ia berstatus sebagai spesies introduksi dan invasif. Artinya, ia bukan hewan asli Eropa, populasinya tak terkendali, dan kehadirannya di Eropa sangat merugikan entah bagi keseimbangan ekosistem atau kehidupan manusia.
4. Bisa memakan apapun yang ada di air

Layaknya spesies lele lain, lele bullhead hitam merupakan omnivor atau pemakan segala yang bisa memakan apapun. Laman iNaturalist menerangkan bahwa makanan ikan ini mencakup material tanaman, serangga, ikan kecil, krustasea, telur ikan, hingga bangkai hewan. Ikan ini bisa mendeteksi makanan menggunakan kumisnya yang sensitif, bahkan di air keruh atau ketika suhu air menurun sekalipun. Selain itu, giginya juga tajam, pendek, dan bentuknya lurus sehingga memudahkan ikan ini untuk mencengkeram hewan bertubuh licin.
5. Punya duri berbisa di sirip atasnya

Salah satu strategi pertahanan lele bullhead hitam adalah duri atau patil yang berlokasi di sirip atasnya. Dilansir Animal Diversity Web, patil tersebut memiliki bisa yang harus diwaspadai. Jika tertusuk oleh patilnya, manusia akan mengalami rasa sakit kuat yang bisa bertahan hingga satu minggu lamanya. Misal pun tidak terkena bisanya, patil atau duri tersebut tetap bisa menusuk dan melukai kulit manusia. Karena itu, kamu harus berhati-hati dan jangan sembarangan memegang ikan ini.
Lele bullhead hitam tak kalah unik dari spesies lain seperti lele jawa atau lele jumbo yang lebih terkenal. Lele bullhead hitam tetaplah ikan lele yang ganas, berukuran besar, dan harus diwaspadai oleh manusia. Semua fakta tersebut menunjukkan bahwa lele merupakan ikan eksotis mau apapun spesiesnya, dimanapun mereka tinggal, dan berapapun ukurannya.












![[QUIZ] Pilih Karakter Upin & Ipin, Kamu Bisa Time Travel ke Masa Lalu atau Masa Depan?](https://image.idntimes.com/post/20250506/1000008112-a9936ff4ece60dc64a0fc7d3e0c841a5.png)





