Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

5 Fakta Menarik Serangga Laut Aneh Mirip Darth Vader di Star Wars

Bathynomus vaderi
Bathynomus vaderi (zookeys.pensoft.net/Peter K. L. Ng, Conni M. Sidabalok, Thanh Son Nguyen)
Intinya sih...
  • Genus Bathynomus bukan serangga, tapi isopoda raksasa yang hidup di laut.
  • Bathynomus vaderi ditemukan di Laut China Selatan dengan ukuran tubuh mencapai 32,5 cm.
  • B. vaderi mendapat nama dari Darth Vader karena bentuk kepalanya yang menyerupai helm ikonik karakter Star Wars.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Laut terkenal menyimpan begitu banyak misteri yang menarik sekaligus aneh. Salah satu keanehan serta keunikan yang dapat ditemukan di laut adalah keberadaan serangga laut dengan penampilan yang mengingatkan kita pada Darth Vader, karakter antagonis ikonik dari Star Wars. Serangga laut yang dimaksud adalah Bathynomus vaderi.

Bathynomus vaderi merupakan anggota dari genus Bathynomus atau isopoda raksasa. Tubuhnya besar dan, untuk saat ini, hanya dapat ditemukan di dekat kepulauan Spratly di Laut China Selatan. Tertarik untuk mengenal serangga laut satu ini lebih mendalam? Yuk, simak fakta-faktanya di bawah ini!

1. Hewan ini bukan serangga

ilustrasi Bathynomus vaderi
ilustrasi Bathynomus vaderi (commons.wikimedia.org/Chan T. Y. & Lin C.W./Museum national d'Histoire naturelle)

Genus Bathynomus seringkali dikenal sebagai serangga laut atau kutu laut. Akan tetapi, meski dikenal sebagai dua nama tersebut, hewan ini bukanlah serangga, lho! Bathynomus, termasuk B. vaderi, termasuk dalam kelompok isopoda yang menghabiskan waktu hidupnya di laut.

Apa itu isopoda? Dijelakan NOAA, isopoda merupakan ordo invertebrata yang termasuk dalam kelompok hewan krustasea besar, seperti udang dan kepiting. Isopoda juga dikenal sebagai ordo krustasea yang anggotanya mencakup spesies akuatik dan spesies terestrial. Semua anggota ordo ini memiliki eksoskeleton yang kaku dan bersegmen, tujuh pasang anggota tubuh beruas pada toraks, lima pasang appendage bercabang di perut yang berguna untuk pernapasan, serta dua pasang antena.

2. Hidup di Laut China Selatan

Bathynomus vaderi
Bathynomus vaderi (zookeys.pensoft.net/Peter K. L. Ng, Conni M. Sidabalok, Thanh Son Nguyen)

Isopoda secara umum dapat ditemukan di belahan bumi manapun. Ordo ini terdiri dari sekitar 10.000 spesies dengan 4.500 spesies hidup di laut, 500 spesies hidup di air tawar, dan 5.000 spesies hidup di darat. Di antara ribuan spesies yang berhasil diidentifikasi tersebut, Bathynomus vaderi merupakan spesies baru yang ditemukan pada awal tahun 2025 ini.

Dilansir Live Science, serangga laut ini dapat tumbuh hingga mencapai panjang 32,5 cm dengan berat sekitar 1 kilogram. Ukuran tubuhnya ini membuat B. vaderi menjadi salah satu isopoda terbesar di dunia. Untuk saat ini, Bathynomus vaderi hanya diketahui hidup di dekat Kepulauan Spratly di Laut China Selatan.

3. Asal-usul namanya

Bathynomus vaderi
Bathynomus vaderi (zookeys.pensoft.net/Peter K. L. Ng, Conni M. Sidabalok, Thanh Son Nguyen)

Isopoda raksasa memang bukanlah hewan yang langka untuk ditemukan. Lalu, apa, sih, yang membedakan B. vaderi dengan spesies isopoda raksasa lainnya? Selain ukurannya, ciri unik yang dimiliki oleh isopoda ini adalah namanya. Bathynomus vaderi mendapatkkan namanya dari karakter antagonis di Star Wars, Darth Vader.

Kata ‘vaderi’ pada B. vaderi ini diberikan karena bentuk kepalanya yang menyerupai helm ikonik Darth Vader di Star Wars. Bagian depan kepalanya (dikenal sebagai clypeus) berbentuk persegi panjang dengan ujung yang runcing.

Selain namanya, yang membedakan B. vaderi dari spesises isopod lainnya adalah keberadaan banyak bulu kecil (dikenal sebagai setae) di antara duri pada masing-masing segmen ekornya. Selain itu, B. vaderi memiliki alat reproduksi jantan yang lebih pendek. B. vaderi juga memiliki lekukan yang menonjol pada tulang pinggul dan tonjolan tulang unik dari tulang coracoid-nya.

4. Penemuan spesies isopoda baru ini hasil kolaborasi dari ilmuwan dari beragam negara, termasuk Indonesia

Dr. Nguyen Thanh Son memegang seekor Bathynomus
Dr. Nguyen Thanh Son memegang seekor Bathynomus (commons.wikimedia.org/Dr. Nguyen Thanh So)

Awal mulai ditemukannya Bathynomus vaderi sebagai spesies baru adalah ketika para ilmuwan dari beberapa negara ASEAN mempelajari sampel isopoda yang mereka beli dari nelayan di Vietnam. Dari sampel yang mereka periksa, kelompok ilmuwan yang terdiri Prof. Peter K. L. Ng dari National University of Singapore (NUS), Singapura, Dr. Conni M. Sidabalok dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Indonesia, dan Dr. Thanh Son Nguyen dari Vietnam Nasional University (VNU), Vietnam menemukan bahwa beberapa spesimen yang mereka dapatkan memiliki ciri fisik yang khas. Hal ini menandai spesimen tersebut sebagai spesies baru.

5. Terkenal sebagai hidangan lezat di Vietnam

ilustrasi Bathynomus vaderi di pasar seafood di Vietnam
ilustrasi Bathynomus vaderi di pasar seafood di Vietnam (zookeys.pensoft.net/Peter K. L. Ng, Conni M. Sidabalok, Thanh Son Nguyen)

Kamu pasti sudah tidak asing dengan beragam jenis hidangan serangga yang hidup di darat. Sebut aja di antaranya jangkrik, belalang, atau ulat sagu. Selain serangga darat, serangga laut rupanya juga menjadi salah satu jenis makanan lezat yang unik, terutama di Vietnam. Serangga laut yang dapat ditemukan di seafood market di Vietnam ini adalah jenis isopoda raksasa, salah satunya B. vaderi.

Disebutkan Live Science, olahan dari serangga laut raksasa ini memiliki rasa yang lezat, bahkan sering dibandingkan dengan lobster. Selain itu, permintaan yang tinggi membuat isopoda raksasa ini memiliki harga yang mahal di seafood market. Dengan permintaan yang terus naik, regulasi penangkapan isopoda raksasa tentu dibutuhkan agar hewan ini tidak terancam punah.

Akan tetapi, tidak dapat dipungkiri jika kenaikan minat komersil ke serangga laut ini dapat meningkatkan ekonomi masyarakat dan juga negara.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Ane Hukrisna
EditorAne Hukrisna
Follow Us

Latest in Science

See More

7 Misi Luar Angkasa 2025, Ada dari NASA hingga SpaceX

06 Jan 2026, 19:06 WIBScience