Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
5 Fakta Mont Sainte Odile Abbey, Biara Bersejarah di Pegunungan Vosges
potret situs biara bersejarah Mont Sainte-Odile di Pegunungan Vosges (commons.wikimedia.org/Mattana)
  • Biara Mont Sainte-Odile di Alsace, Prancis, berdiri sejak abad ke-7 M dan terkait erat dengan kisah hidup St. Odile, tokoh religius yang menjadi kepala biarawati pertama di sana.
  • Kompleks biara ini memiliki empat kapel bersejarah, perpustakaan kuno yang pernah mengalami pencurian besar pada 2003, serta dikelilingi situs megalitik misterius bernama Pagan Wall sepanjang 11 kilometer.
  • Saat ini Biara Mont Sainte-Odile berfungsi sebagai tempat ziarah populer dengan fasilitas penginapan Hostellerie du Mont Sainte-Odile dan restoran khas Alsace bagi wisatawan maupun peziarah.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Mont Sainte-Odile Abbey atau Biara Mont Sainte-Odile adalah sebuah situs biara bersejarah dari abad ke -7 M yang berlokasi di wilayah Alsace, kawasan Pegunungan Vosges, Prancis timur. Berada di ketinggian sekitar 764 mdpl, situs biara ini merupakan salah satu pesona tersembunyi di tengah kemegahan dan keindahan alam Pegunungan Vosges. Meski dikenal dengan nama biara, saat ini Biara Mont Sainte-Odile bukanlah biara dalam artian tradisional yang merupakan sebuah bangunan tertutup tempat kehidupan komunitas religius biarawan atau biarawati.

Saat ini, biara tersebut telah menjadi sebuah situs religius dan salah satu tempat ziarah Kekristenan terkenal di Prancis yang dikunjungi ribuan wisatawan dan umat peziarah setiap tahunnya. Sejumlah anggota komunitas religius masih hidup dan tinggal di sana untuk menjaga tradisi dan suasana spiritual serta untuk menyambut para peziarah yang datang ke tempat tersebut. Wilayah Biara Mont Sainte-Odile tersebut masuk ke dalam administrasi Keuskupan Agung Strasbourg.

Ingin tahu lebih lanjut mengenai bangunan ikonik yang berdiri megah di kawasan Pegunungan Vosges, Prancis ini? Simak lima fakta menariknya berikut ini, yuk!

1. Berkaitan dengan kisah hidup St. Odile

Menurut laman Tourisme-Obernai, Biara Sainte-Odile ini didirikan pada abad ke-7 M dan memiliki keterkaitan dengan kisah hidup St. Odile yang merupakan putri dari Adipati Alsace di abad ke-7 M yang terlahir buta. Ia ditolak ayahnya dan disembunyikan ibunya di sebuah biara di Burgundy dan penglihatannya pulih pada hari pembaptisannya. Ketika sembuh ia dibawa pulang oleh saudara laki-lakinya. Setelah pulang, ia bersama teman-temannya meneruskan karya amal dan membantu mereka yang miskin dan papa. Ketika ayahnya ingin menikahkannya dengan seorang pangeran muda ia menolak dan melarikan diri ke kawasan hutan hitam. Saat dikejar ayahnya, sebuah tebing batu terbuka secara ajaib di depannya yang memungkinkannya untuk bersembunyi.

Ayahnya akhirnya mengalah kepada putrinya dan mendirikan biara untuknya di atas gunung dan St. Odile adalah kepala biarawati pertama di sana. Dalam perjalanan waktu, bangunan ini pernah beberapa kali mengalami kerusakan parah dan mengalami sejumlah renovasi serta rekonstruksi hingga menjadi struktur bangunan yang dapat dilihat hari ini. Menurut catatan yang ada, sejumlah renovasi signifikan terjadi pada abad ke-17 dan 19. Untuk material struktur biaranya, para pembangunnya menggunakan material batu pasir ikonik Pegunungan Vosges bernama Reddish Vosges Sandstone yang memberikan nuansa hangat dan alami.

2. Memiliki sejumlah kapel

potret mozaik di Kapel para Malaikat (Chapel of Angels) di Biara Mont Sainte-Odile (commons.wikimedia.org/Jane Belinda Smith)

Sebagai sebuah bangunan religius, Biara Mont Sainte-Odile ini juga memiliki sejumlah kapel bersejarah. Menurut laman The Good Life France, biara ini memiliki 4 buah kapel, terdapat 2 kapel kecil di bagian teras yakni: Kapel Air Mata (Chapelle des Larmes), kapel bergaya Romanesque yang dibangun pada paruh kedua abad ke-12, tempat dimana St. Odile berdoa dan memohon kepada Tuhan untuk menyelamatkan ayahnya dari siksa Neraka. Kemudian terdapat Kapel para Malaikat (Chapelle des Anges) yang dibangun pada abad ke-12 dengan dekorasi mozaik yang menggambarkan perlindungan surgawi atas misi kemanusian St. Odile.

Kapel yang paling terkenal adalah Kapel Sainte-Odile, tempat jasad St. Odile dimakamkan di sana pada abad ke-8 M. Kapel tersebut dibangun kembali pada abad ke 19 dan dimodifikasi pada tahun 1937. Sejumlah lukisan dari abad ke-18 menceritakan kehidupannya dan mukjizat penyembuhan kebutaan. Banyak orang yang memiliki penyakit mata berdoa dengan perantaraan St. Odelia untuk memperoleh karunia Tuhan agar sakit mata atau kebutaannya disembuhkan. Kapel yang keempat adalah Kapel Salib (Chapelle de la Croix) yang dibangun antara tahun 1150 dan 1176 dengan gaya arsitektur Romanesque dengan denah lantai berbentuk salib.

3. Koleksi perpustakaannya pernah dicuri

potret Kapel Salib (Chapelle de la Croix) yang dibangun dari abad ke-12 (commons.wikimedia.org/Berthold Werner)

Salah satu fakta menarik dari biara ini adalah memiliki perpustakaan yang tak dibuka untuk umum dengan koleksi literatur dan manuskrip-manuskrip kuno yang tak ternilai harganya. Koleksi-koleksinya terekspos karena kasus pencurian buku yang terjadi di tahun 2003 silam. Dilansir laman Atlas Obscura , pada tahun 2003, Stanislas Gosse mengakui telah mencuri lebih dari 1.000 buku kuno dan langka dari perpustakaan biara yang terletak di ketinggian Pegunungan Vosges tersebut. Ia beraksi dengan memanjat dinding luar dan tangga tersembunyi menuju akses lorong abad pertengahan yang telah lama terlupakan dengan akses rahasia di balik lemari perpustakaan.

Ia bukanlah pencuri profesional dengan tujuan uang, ia adalah seorang guru lokal yang secara tak sengaja menemukan peta menuju lorong-lorong rahasia di arsip kota. Ketika ia akhirnya berhasil ditangkap polisi ketika sedang beraksi, semua buku curiannya ditemukan dengan aman di apartemen kecilnya. Pencuri tersebut kemudian dijatuhi denda, hukuman penjara percobaan dan ditugaskan melakukan pelayanan masyarakat serta membantu mengkatalogkan buku-buku di perpustakaan Biara Sainte-Odile tersebut.

4. Terdapat situs yang dikenal dengan nama "Pagan Wall"

potret situs tembok pagan di wilayah sekitar Biara Mont Sainte-Odile (commons.wikimedia.org/Gzen92)

Terdapat spot menarik di sekitar kompleks Biara Mont Sainte-Odile ini, yakni sebuah dinding kuno yang dikenal dengan nama "Dinding Pagan" (Pagan Wall) atau yang dalam bahasa Prancis disebut dengan Mur Païen. Menurut laman Visit Alsace, Pagan Wall adalah sebuah struktur megalitik kolosal sepanjang 11 km yang mengelilingi puncak Mont Sainte-Odile di Pegunungan Vosges, Alsace, Prancis. Memiliki ketinggian antara 5 hingga 6 m dan ketebalan rata-rata 2 m, bangunan tersebut merupakan salah satu situs bersejarah paling terkenal dan misterius di wilayah tersebut.

Dibangun dari sekitar 300.000 blok batu, tahun pembuatan dinding kolosal tersebut masih menjadi perdebatan di kalangan para ahli. Menurut penelitian arkeologi terbaru, tembok ini berasal dari abad ke-6 dan ke-7 M, pada masa Dinasti Duke Alsace berkuasa dan ingin menegaskan kekuasaan mereka atas wilayah tersebut secara nyata. Wisatawan dapat menikmati aktivitas jalan-jalan yang menyenangkan di sepanjang jalan setapak di jalur tersebut.

5. Memiliki akomodasi untuk para wisatawan

potret halaman dalam Biara Mont Sainte-Odile (commons.wikimedia.org/Joergens)

Meski masih menjadi situs religius, saat ini Biara Mont Sainte-Odile telah memiliki akomodasi seperti tempat penginapan yang terintegrasi dengan kompleksnya untuk memberikan akomodasi bagi wisatawan atau para peziarah yang ingin melewatkan malam yang tenang dan merasakan vibes spiritual biara bersejarah ini.

Administrasi biara tersebut mengoperasikan hotel atau tempat penginapan bernama Hostellerie du Mont Sainte-Odile untuk para wisatawan dan umat peziarah. Para wisatawan pecinta kuliner juga akan dimanjakan dengan restoran yang menyajikan masakan khas dengan cita rasa tradisional wilayah Alsace, seperti Bouchée à la reine (potongan kecil Ratu) sebuah hidangan pembuka (appetizer) ikonik yang terdiri dari kulit kue puff kecil berongga dengan isian bercita rasa gurih dan lembut.

Bagaimana, apakah kamu tertarik untuk mengunjungi situs biara bersejarah ini, ketika nanti ada kesempatan untuk berwisata ke Eropa?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article