Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

5 Fakta Scuola Grande di San Rocco, Rumah bagi Mahakarya Tintoretto

5 Fakta Scuola Grande di San Rocco, Rumah bagi Mahakarya Tintoretto
Scuola Grande di San Rocco, sebuah bangunan bersejarah yang terletak di Venesia, Italia. (commons.wikimedia.org/Kent Wang)
Intinya Sih
  • Scuola Grande di San Rocco awalnya didirikan tahun 1478 sebagai yayasan amal untuk membantu warga Venesia menghadapi wabah pes, menjadikannya simbol kemanusiaan dan harapan masyarakat kala itu.
  • Tintoretto memenangkan sayembara menghias gedung ini dengan cara unik dan kemudian menciptakan lebih dari 60 lukisan spektakuler selama dua dekade, menjadikan bangunan ini galeri tunggal karya dirinya.
  • Bangunan bergaya Renaisans ini memiliki arsitektur megah serta koleksi ukiran kayu Francesco Pianta yang menggambarkan sifat manusia, memperkuat nilai seni dan moral dalam sejarah Venesia.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Venesia adalah kota yang dibangun di atas air dengan sejarah panjang sebagai pusat perdagangan dunia di masa lalu. Akar sejarah ini meninggalkan banyak bangunan tua yang masih berdiri kokoh dan menjadi saksi bisu kejayaan kota tersebut. Salah satu bangunan bersejarah yang paling penting di sana adalah Scuola Grande di San Rocco.

Terletak di kawasan San Polo, gedung ini sering dijuluki sebagai "Kapel Sistina Venesia" karena dinding dan langit-langitnya dipenuhi oleh karya lukis spektakuler dari seniman ternama. Namun, apa sebenarnya fungsi utama bangunan bersejarah ini bagi masyarakat Venesia di masa lalu?

Yuk, telusuri sejarah dan fakta menarik lainnya dalam artikel berikut ini!

1. Memenangkan sayembara dengan "curang"

Sala Capitolare dari Scuola Grande di San Roccodi Venesia, Italia. Aula ini terkenal di dunia karena siklus lukisan ekstensif karya maestro Renaisans Tintoretto , yang dibuat antara tahun 1564 dan 1587.
Sala Capitolare dari Scuola Grande di San Roccodi Venesia, Italia. Aula ini terkenal di dunia karena siklus lukisan ekstensif karya maestro Renaisans Tintoretto , yang dibuat antara tahun 1564 dan 1587. (commons.wikimedia.org/Didier Descouens)

Pada tahun 1564, persaudaraan San Rocco mengadakan sayembara untuk menghias langit-langit ruang Sala dell'Albergo. Para pelukis ternama di Venesia diminta untuk mengumpulkan sketsa awal sebagai syarat seleksi. Namun, pelukis Tintoretto memilih cara yang tidak biasa, di mana ia secara diam-diam membuat lukisan utuh yang sudah jadi di studionya daripada sekadar membuat coretan kertas.

Saat hari penjurian tiba, Tintoretto mengejutkan semua orang dengan membuka tirai yang menutupi langit-langit sekaligus memperlihatkan lukisan berjudul Saint Roch in Glory yang sudah terpasang permanen. Meski sempat diprotes karena melanggar aturan sketsa, ia berdalih bahwa karya tersebut adalah hadiah sukarela untuk Santo Rocco. Karena aturan organisasi melarang penolakan terhadap pemberian tulus, ia akhirnya menang dan ditunjuk sebagai pelukis utama untuk seluruh bangunan.

2. "Rumah" bagi mahakarya tintoretto

Interior Sala dell'Albergo di dalam Scuola Grande di San Rocco di Venesia, khususnya mahakarya besar Tintoretto, “Crucifixion” atau "Penyaliban" (1565).
Interior Sala dell'Albergo di dalam Scuola Grande di San Rocco di Venesia, khususnya mahakarya besar Tintoretto, “Crucifixion” atau "Penyaliban" (1565). (commons.wikimedia.org/Kent Wang)

Tintoretto, alias Jacopo Robusti menghabiskan lebih dari 20 tahun hidupnya, sejak 1564 hingga 1587, hanya untuk menghias bagian dalam bangunan ini. Selama waktu tersebut, ia menghasilkan lebih dari 60 lukisan cat minyak yang menutupi hampir seluruh dinding dan langit-langit gedung. Karena hubungan dekatnya dengan pengelola bangunan, Tintoretto memiliki kebebasan penuh untuk menciptakan karya-karya yang sangat ekspresif dan penuh energi.

Salah satu karya paling luar biasa di sini adalah lukisan “Crucifixion” yang dianggap sebagai mahakarya seni terbaik di masa itu. Berbeda dengan gedung lain di Venesia yang biasanya dihias oleh banyak seniman, bangunan bersejarah ini hampir sepenuhnya diisi oleh karya satu orang saja. Hal inilah yang membuat Scuola Grande di San Rocco terasa seperti galeri pribadi dan warisan tunggal bagi kejeniusan Tintoretto.

3. Didirikan untuk melawan penyakit pes

Scuola Grande di San Rocco, sebuah bangunan bersejarah yang terletak di Venesia, Italia.
Scuola Grande di San Rocco, sebuah bangunan bersejarah yang terletak di Venesia, Italia. (commons.wikimedia.org/Didier Descouens)

Meskipun menggunakan nama "Scuola", tempat ini sebenarnya bukan sebuah sekolah, melainkan yayasan amal yang didirikan pada tahun 1478. Tujuan utamanya adalah untuk memberikan bantuan sosial dan medis bagi warga Venesia yang menderita, terutama saat kota tersebut sering dilanda wabah penyakit pes yang mematikan. Nama bangunan ini pun diambil dari Santo Rocco, yang diyakini masyarakat sebagai pelindung dan penyembuh penyakit menular.

Gedung megah ini menjadi simbol harapan bagi warga yang kurang mampu karena yayasan ini aktif mengumpulkan dana dari orang kaya untuk membiayai pengobatan mereka. Selama masa krisis wabah, para anggotanya bekerja di garda terdepan untuk memastikan bantuan makanan dan pelayanan kesehatan tersalurkan dengan baik. Dengan begitu, tempat ini berfungsi sebagai pusat kemanusiaan yang sangat penting bagi keselamatan masyarakat Venesia di masa lalu.

4. Bangunan bergaya renaisans

Scuola Grande di San Rocco, sebuah bangunan bersejarah yang terletak di Venesia, Italia.
Scuola Grande di San Rocco, sebuah bangunan bersejarah yang terletak di Venesia, Italia. (commons.wikimedia.org/Kent Wang)

Scuola Grande di San Rocco merupakan bangunan bergaya Renaisans di Venesia yang dibangun mulai awal abad ke-16. Gedung ini didirikan sebagai markas persaudaraan warga kaya Venesia untuk menghormati Santo Rocco, yang dipercaya sebagai pelindung dari wabah penyakit. Lokasinya dipilih tepat di sebelah gereja San Rocco agar dekat dengan relik suci sang santo.

Pembangunan gedung ini melibatkan banyak arsitek ternama secara bertahap, mulai dari Pietro Bon pada tahun 1515 hingga diselesaikan oleh Giangiacomo dei Grigi pada 1560. Struktur dalamnya terdiri dari dua aula utama, yaitu lantai dasar untuk menerima tamu dan lantai atas yang lebih megah untuk pertemuan anggota. Di lantai atas ini juga terdapat ruang khusus bagi dewan pengawas organisasi tersebut.

Tampilan luar atau fasad bangunan ini sangat mewah karena menggunakan batu Istria dan marmer dengan hiasan kolom serta patung-patung indah. Desainnya sempat mengalami beberapa kali perubahan dan penundaan karena biaya, hingga akhirnya disempurnakan dengan sentuhan gaya Barok. Kini, arsitekturnya yang megah berdiri harmonis dengan gereja di sebelahnya, menciptakan sebuah kompleks bersejarah yang ikonik di Venesia.

5. Ada koleksi kayu yang unik

Rak buku dan patung ukiran kayu bergaya Barok yang berornamen indah yang terletak di Sala Capitolare dari Scuola Grande di San Rocco di Venesia, Italia, yang dibuat oleh Francesco Pianta.
Rak buku dan patung ukiran kayu bergaya Barok yang berornamen indah yang terletak di Sala Capitolare dari Scuola Grande di San Rocco di Venesia, Italia, yang dibuat oleh Francesco Pianta. (commons.wikimedia.org/Andraszy)

Di dalam ruang Sala Capitolare, terdapat koleksi panel kayu kenari yang sangat unik hasil karya pemahat Francesco Pianta antara tahun 1657 hingga 1676. Ukiran-ukiran ini menggambarkan berbagai sifat manusia dan konsep moral yang disebut Pianta sebagai "hieroglif," seperti sosok Keserakahan, Ketidaktahuan, hingga Melankoli. Uniknya, Pianta menggunakan gaya yang sangat realistis bahkan cenderung karikatural, yang memberikan kesan hidup dan penuh ekspresi pada setiap tokoh kayu tersebut.

Salah satu bagian yang paling mengagumkan adalah ukiran rak buku yang sangat mendetail, lengkap dengan kacamata baca dan pena bulu yang tampak nyata. Di akhir deretan karyanya, Pianta juga memberikan penghormatan kepada seni lukis dengan memahat sosok Tintoretto beserta alat-alat kerjanya. Koleksi ini bukan sekadar dekorasi biasa, melainkan sebuah rangkaian cerita moral yang penuh teka-teki visual untuk menghibur sekaligus memberikan pelajaran bagi siapa pun yang melihatnya.

Scuola Grande di San Rocco adalah bukti nyata bagaimana seni dan misi kemanusiaan dapat menyatu dalam sebuah bangunan. Dengan arsitektur yang megah dan koleksi lukisan Tintoretto yang luar biasa, tempat ini tetap menjadi salah satu warisan sejarah paling berharga di kota Venesia.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Ane Hukrisna
EditorAne Hukrisna
Follow Us

Related Articles

See More