Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

5 Fakta Teatro Amazonas, Gedung Seni Bersejarah di Wilayah Amazon

5 Fakta Teatro Amazonas, Gedung Seni Bersejarah di Wilayah Amazon
Teatro Amazonas (commons.wikimedia.org/Ajmcbarreto/CC BY-SA 4.0)
  • Teatro Amazonas di Manaus dibangun sejak 1884 saat ledakan industri karet, menjadi simbol kemakmuran kota yang semula terisolasi di wilayah Amazon.
  • Gedung opera ini memakai material mewah dari Eropa, termasuk 198 lampu gantung kaca Murano, serta kubah berlapis 36.000 ubin Prancis berwarna bendera Brasil.
  • Setelah industri karet runtuh, Teatro Amazonas sempat tutup hampir 90 tahun sebelum direstorasi; kini kembali menggelar pertunjukan dan diakui UNESCO dalam kelompok Theaters of the Amazon.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Selain kaya akan sumber daya alam yang melimpah, wilayah Amazon ternyata memiliki bangunan seni yang ikonik, lho. Teatro Amazonas adalah gedung opera legendaris yang terletak di Manaus, ibu kota dari Negara Bagian Amazonas, Brasil. Gedung yang telah ada sejak abad ke-19 dan segala keindahan arsitektur bangunan membuat Teatro Amazonas menjadi salah satu gedung opera terbaik yang ada di Benua Amerika.

Mungkin nama situs bangunan bersejarah ini asing didengar, ya? Oleh karena itu, kali ini akan dibahas lima fakta unik yang dimiliki oleh Teatro Amazonas agar kamu tahu. Penasaran ada apa saja? Yuk, simak penjelasan selengkapnya berikut ini.

  1. 1. Lahir dari masa kejayaan industri karet

    Teatro Amazonas
    Teatro Amazonas (commons.wikimedia.org/Ajmcbarreto/CC BY-SA 4.0)

    Seperti sedikit informasi di awal tentang gedung ini yang telah ada sejak abad ke-19, pembangunan Teatro Amazonas tepatnya dimulai pada tahun 1884. Tak bisa dimungkiri, masa itu menjadi puncak pertumbuhan ekonomi yang populer dengan sebutan Amazon Rubber Boom seperti yang dikatakan pada laman Duke University Press. Apa faktor utama terjadinya fenomena ini? Permintaan karet di wilayah ini melonjak drastis karena adanya penemuan proses vulkanisasi pada akhir abad ke-19.

    Secara letak geografis, Manaus adalah kota kecil yang terisolasi oleh hutan lebat Amazon. Karena pada saat itu menjadi pusat perdagangan karet yang terbesar di dunia, kota kecil ini mendadak berubah menjadi salah satu kota terkaya dalam sisi ekonomi. Pertumbuhan ekonomi yang melonjak itu dimanfaatkan oleh pemerintah setempat untuk membangun Teatro Amazonas. Gedung opera ini juga menjadi simbol kesuksesan finansial wilayah Manaus pada era itu.

  2. 2. Material megah yang diimpor langsung dari negara Eropa

    bagian interior Teatro Amazonas yang memiliki banyak lampu gantung
    bagian interior Teatro Amazonas yang memiliki banyak lampu gantung (Pedro Angelini/CC BY 2.0)

    Meskipun terletak di Benua Amerika, pembangunan interior Teatro Amazonas ternyata memang dirancang menyerupai gedung opera di Eropa Barat yang terkenal memang megah dan terbaik di dunia. Karena kesuksesan dalam industri karet yang sebelumnya dibahas, material yang digunakan untuk mendesain interior gedung ini langsung menggunakan bahan mewah, seperti dari Italia, Inggris, hingga Prancis. Ketiga negara ini bukan negara biasa dalam sisi seni, ditambah gedung opera di negara-negara tersebut juga sudah mendunia. BBC juga mengatakan bahwa semua material dalam pembangunan gedung seni ini berasal dari Eropa, kecuali kayu yang satu-satunya bersumber dari lokal.

    Salah satu identitas yang merekat pada interior gedung ini adalah sistem pencahayaannya. Teatro Amazonas tercatat memiliki total 198 lampu gantung (chandelier) yang berada di tengah ruangan yang terbuat dari kaca Murano murni yang diimpor langsung dari Venesia, Italia.

  3. 3. Kubah ikonik yang melambangkan bendera Brasil

    kubah di puncak Teatro Amazonas yang melambangkan warna bendera nasional Brasil
    kubah di puncak Teatro Amazonas yang melambangkan warna bendera nasional Brasil (commons.wikimedia.org/Ajmcbarreto/CC BY-SA 4.0)

    Selain kemewahan interior dalam gedungnya, sisi eksterior Teatro Amazonas juga tak kalah banyak mencuri perhatian orang-orang, lho. Kubah di gedung opera ini dilapisi oleh 36.000 ubin keramik asal Prancis. Puluhan ribu ubin keramik tersebut didominasi oleh warna hijau, kuning, dan biru.

    Kombinasi pemilihan warna ubin keramik tersebut ternyata memiliki alasan di baliknya. Warna-warna ini merupakan elemen yang merepresentasikan langsung lambang negara nasional Brasil. Hal ini jelas menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Brasil yang memiliki simbol nasionalis dari Teatro Amazonas yang terbilang sangat terisolasi oleh wilayah Amazon.

  4. 4. Sempat tutup selama puluhan tahun

    Teatro Amazonas
    Teatro Amazonas (commons.wikimedia.org/Ajmcbarreto/CC BY-SA 4.0)

    Jika poin-poin sebelumnya bicara soal kemegahan dan kesuksesan yang dimiliki oleh Teatro Amazonas, kali ini adalah salah satu fakta paling kelam yang dialami oleh gedung opera ini. Dilansir The Guardian, peristiwa ini bermula ketika runtuhnya kejayaan industri karet di Manaus karena penyelundupan benih pohon karet oleh pedagang Inggris yang ditanam massal di Sri Lanka dan Afrika. Akibat persaingan ini, para miliarder Manaus bangkrut total dan meninggalkan kota tersebut.

    Hal itu juga jelas berdampak pada Teatro Amazonas yang kehilangan aliran dana dan penonton setia. Catatan sejarah mengatakan bahwa gedung seni ini ditutup selama hampir 90 tahun sejak abad ke-20. Gedung ini hanya sesekali digunakan untuk acara lokal hingga akhirnya pemerintah Brasil melakukan restorasi besar setelah tutup selama puluhan tahun lamanya.

  5. 5. Baru saja mendapat pengakuan dari UNESCO

    pertunjukan okestra di Teatro Amazonas
    pertunjukan okestra di Teatro Amazonas (commons.wikimedia.org/Rafael Zart/CC BY 2.0)

    Abad ke-21 adalah era di mana Teatro Amazonas akhirnya dibuka setelah dilakukan restorasi panjang yang memakan biaya yang besar. Pemerintah Brasil harus diakui hebat karena mampu mengembalikan keaslian gedung ini, baik dari sisi interior maupun eksterior. Hingga detik ini, Teatro Amazonas kembali menjadi tempat bagi festival opera dan berbagai pertunjukan seni orkestra internasional.

    Nilai sejarah dan perannya yang penting membawa Teatro Amazonas meraih pengakuan dunia yang didapat baru-baru ini. Teatro Amazonas bersama dengan beberapa gedung opera lainnya diakui oleh UNESCO sebagai Situs Warisan Budaya Dunia yang dikategorikan dalam grup bernama Theaters of the Amazon. Pengakuan ini baru saja terjadi pada 27 Juli 2026 kemarin saat UNESCO menggelar sidang ke-48 Komite Warisan Dunia UNESCO di Busan, Korea Selatan.

    Itu dia lima fakta unik yang dimiliki oleh Teatro Amazonas, gedung opera ikonik yang ada di Manaus, Brasil. Gimana, jadi sudah tahu, kan? Mulai dari pembangunannya yang dipicu dari kesuksesan industri karet hingga diakui oleh UNESCO sebagai Situs Warisan Budaya Dunia baru-baru ini. Semoga ini dapat bermanfaat dan menambah wawasan baru untuk banyak orang.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More