Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
5 Fakta Unik Belalang Sembah Mediterania, Warnanya Berubah
belalang sembah mediterania (commons.wikimedia.org/gailhampshire)
  • Belalang sembah mediterania tersebar luas dari Eropa selatan, Afrika utara, Asia selatan hingga Amerika Serikat sebagai spesies introduksi dengan habitat beragam seperti semak dan kebun.
  • Warna tubuhnya berubah seiring usia, dari pucat saat muda menjadi hijau cerah ketika dewasa, serta memiliki ciri sayap belakang unik untuk membedakan dari spesies lain.
  • Spesies ini mampu bereproduksi lewat partenogenesis tanpa jantan, membuka sayap saat terancam untuk menakuti predator, dan memangsa serangga kecil yang sering jadi hama tanaman.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Serangga tak ada hentinya membuat manusia takjub dengan kehidupan mereka yang luar biasa. Sebab, tubuhnya yang kecil tak menghentikan serangga untuk menjadi predator ganas atau menguasai suatu habitat. Spesies serangga juga ada banyak dan salah satunya adalah belalang sembah mediterania (Iris oratoria).

Ia merupakan serangga predator berukuran kecil yang punya tubuh berwarna cokelat. Penyebarannya juga sangat luas, bahkan mencakup dua benua sekaligus. Belalang sembah mediterania juga cukup ganas, bahkan tak segan untuk menyerang manusia, lho. Yuk, kenalan lebih dalam dengan serangga tersebut lewat berbagai fakta unik yang ia miliki.

1. Menyebar dari Eropa hingga Amerika Serikat

belalang sembah mediterania (commons.wikimedia.org/Siga)

Dilansir GBIF, penyebaran belalang sembah mediterania mencakup wilayah Paleartik, khususnya di Eropa selatan dan Afrika utara. Selain itu, ia juga menghuni daerah lain seperti Asia selatan dan Amerika Utara, tepatnya di Amerika Serikat. Namun, statusnya di Amerika Serikat adalah sebagai spesies introduksi dan bukan merupakan satwa asli. Habitat hewan ini juga cukup beragam karena ia bisa ditemukan di semak-semak, daerah kering, dataran rendah, taman, kebun, hingga tebing yang punya vegetasi rapat.

2. Warna tubuhnya berubah sesuai usia

belalang sembah mediterania (commons.wikimedia.org/Christian Ferrer)

Laman iNaturalist menjelaskan kalau belalang sembah mediterania punya warna yang sangat pucat ketika masih muda. Kemudian, ketika mencapai kedewasaan warnanya akan berubah menjadi hijau cerah dan ukurannya membesar hingga mencapai panjang maksimal 6.5 centimeter. Menariknya, ia sangat mirip dengan spesies lain, yaitu belalang sembah eropa yang hidup di area yang sama.

Belalang sembah mediterania juga mirip dengan belalang sembah china, tapi badannya lebih ramping. Individu betinanya juga punya sayap yang pendek, serupa dengan belalang sembah dari genus Stagmomantis. Namun, mereka mudah dibedakan jika melihat sayap belakang bagian dalamnya.

3. Bisa bereproduksi dengan metode partenogenesis

belalang sembah mediterania (commons.wikimedia.org/Eridan Xharahi)

Penyebarannya yang luas dan kemampuan bertahan hidupnya yang sangat baik didukung oleh strategi reproduksi yang luar biasa. Dilansir Jungle Dragon, belalang sembah mediterania bisa melakukan partenogenesis ketika populasi individu jantan mulai menipis. Strategi reproduksi tersebut membuat belalang betina bisa bertelur tanpa harus dibuahi oleh individu jantan.

Selain itu, beberapa bayi belalang sembah mediterania bisa menetas lebih cepat dari yang lain. Hal tersebut membuat mereka bisa tumbuh dan bereproduksi lebih cepat. Karena kesuksesan dan strategi reproduksinya yang luar biasa, belalang sembah mediterania bisa lebih sukses dari spesies lain di daerah yang sama.

4. Akan membuka sayap ketika merasa terancam

belalang sembah mediterania (commons.wikimedia.org/CaPro)

Belalang sembah mediterania terkenal karena dua kebiasaan yang unik. Kebiasaan pertama serupa dengan spesies lain, yaitu kanibalisme seksual di mana individu betina akan memakan jantan ketika perkawinan selesai. Kedua adalah kebiasaannya untuk mengangkat tangan dan melebarkan sayap ketika merasa terancam. Dengan melebarkan sayap, belalang sembah mediterania menunjukkan corak berwarna hitam yang nantinya bisa menakut-nakuti predator. Jika predator terus mendekat, hewan ini juga tak segan menyerang atau menusuk dengan tangannya.

5. Serangga kecil jadi makanan utamanya

belalang sembah mediterania (commons.wikimedia.org/Bernard DUPONT)

Belalang sembah mediterania merupakan predator yang sangat suka memakan serangga berukuran kecil. Dilansir Picture Inscet, ia kerap memangsa kutu daun, kumbang, leafhopper, dan ulat. Karena itu, ia bisa menjadi sahabat petani karena memangsa hama yang merugikan. Menariknya, ia lebih jarang memakan Orthopteran dan serangga bertubuh panjang jika dibandingkan dengan spesies lain seperti belalang sembah arizona. Para ahli berspekulasi kalau perbedaan pilihan makanan tersebut merupakan akibat dari perbedaan ukuran dan bentuk tubuh.

Agar bisa hidup berdampingan dengan spesies lain, belalang sembah mediterania mengembangkan berbagai adaptasi. Jadi, ia tak hanya makan atau berkelana, tapi juga menyesuaikan diri dengan kondisi lingkungan. Hal tersebut sebenarnya merupakan sesuatu yang wajar di dunia hewan. Namun, jika diulik lebih dalam hal itulah yang membuat belalang sembah mediterania menjadi makin unik dan eksotis.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team

Related Article