Stigma hewan kecil mematikan sudah melekat pada laba-laba sejak lama. Karena itu, arthropoda tersebut ditakuti oleh banyak dan sering dibunuh tanpa sebab. Meski begitu, tak semua laba-laba bisa membunuh manusia. Eresus kollari atau laba-laba ladybird merupakan salah satu contohnya.
5 Fakta Unik Laba-Laba Ladybird, Bikin Koloni di Dalam Tanah

- Laba-laba ladybird memiliki gigitan yang hanya menyebabkan sakit kepala ringan dan pembengkakan singkat, tanpa efek mematikan bagi manusia.
- Spesies ini tersebar di wilayah Eropa beriklim dingin seperti Polandia, Spanyol, hingga Italia, dan hidup di dataran rendah dengan vegetasi rapat.
- Laba-laba ladybird hidup berkoloni di bawah tanah sedalam sekitar 10 cm, dengan ratusan individu mandiri yang berkembang biak dalam sarang berjaring.
Gigitan hewan tersebut hanya menyebabkan sakit kepala yang bisa sembuh dalam waktu singkat. Ia juga tampil mencolok dengan tubuh berwarna merah cerah yang diselimuti corak hitam dan putih. Laba-laba ladybird juga hidup berkoloni, beda dari spesies lain. Mau tahu lebih banyak tentangnya? Simak berbagai fakta unik laba-laba ladybird di bawah ini, yuk.
1. Gigitannya bisa menyebabkan sakit kepala

Dilansir araneae, gigita laba-laba mampu menyebabkan beberapa masalah pada manusia seperti rasa sakit, pembengkakan, sakit kepala, dan denyut jantung yang menjadi lebih cepat. Biasanya, pembengkakan dan ketidakteraturan detak jantung akan mulai hilang dalam kurun waktu 1 atau 2 jam. Sakit kepalanya akan berlangsung selama 24 jam dan rasa sakit di bekas gigitan masih baru menghilang dalam waktu beberapa hari. Karena itu, korban gigitan disarankan untuk beristirahat dan jangan banyak bergerak.
2. Laba-laba ladybird hidup di benua Eropa

Artikel di jurnal Acta Zoologica Bulgarica menjelaskan bahwa laba-laba ladybird bisa ditemukan di daerah dingin seperti Benua Eropa. Penyebarannya mencakup Polandia, Siberia, Spanyol, Portugal, Swiss, Perancis, sampai Italia. Penyebaran arthropoda ini terpusat di Eropa tengah, selatan, dan barat. Sementara itu, ia tidak bisa ditemukan di Eropa bagian utara. Laba-laba ladybird kerap ditemukan di dataran rendah yang hangat, rerumputan, bebatuan, dan hutan yang punya vegetasi rapat.
3. Tawon merupakan salah satu predatornya

Dilansir Picture Insect, ada tiga hewan yang jadi predator utama laba-laba ladybird, yaitu mamalia, burung, dan laba-laba yang lebih besar. Selain itu, tawon dari famili Pompilidae juga menjadi predator yang cukup ganas. Serangga tersebut akan memburu laba-laba ladybird untuk dijadikan makanan bagi anak-anaknya. Awalnya, tawon akan masuk ke sarang laba-laba ladybird. Setelah itu ia akan menyengat laba-laba sampai lumpuh dan bertelur di tubuhnya, Setelah menetas, larva tawon akan memakan tubuh laba-laba dari dalam.
4. Hidup dalam koloni yang berisikan ratusan individu

Laba-laba ladybird hidup berkoloni dengan lubang yang diselimuti jaring. Dalam satu koloni terdapat belasan, puluhan, sampai ratusan individu. Walau hidup berkoloni, tiap individu tetap akan hidup mandiri dan tidak bergantung dengan individu lain. Bahkan, di satu koloni tiap individu punya lubang masing-masing yang dibangun sendiri.
Dilansir iNaturalist, koloni laba-laba ini biasanya berlokasi di bawah tanah dengan kedalaman mencapai 10 cm. Koloni tersebut menjadi tempat berkembang biak dan individu betina mampu menghasilkan 100 butir telur. Setelah menetas, anakan laba-laba ladybird akan tinggal di dalam tanah dan memakan induknya saat induknya mati. Hal tersebut dilakukan agar nutrisi mereka terpenuhi.
5. Tubuhnya diselimuti warna hitam dan jingga yang terang

Bagian depan tubuh hewan ini punya warna hitam dengan beberapa bercak putih. Sementara itu, bagian belakang tubuhnya dihiasi warna jingga, merah, tutul hitam, dan beberapa garis putih. Selain itu, ada juga individu yang seluruh tubuhnya berwarna hitam. Individu jantan punya panjang sekitar 0.8-1.1 centimeter. Sementara individu betina mampu tumbuh hingga sepanjang 0.9-1.6 centimeter. Karena hecil, hewan ini hanya bisa memakan serangga seperti semut, kumbang, atau larva hewan. Gerakannya juga gesit dan ia bisa bersembunyi di sela-sela batu atau lubang yang sempit.
Itulah berbagai fakta unik laba-laba ladybird, yaitu laba-laba kecil dengan warna merah yang bisa menyebabkan sakit kepala. Semua keunikan tersebut membuktikan bahwa di balik tubuh kecilnya laba-laba ladybird merupakan hewan yang sangat eksotis. Kehidupannya kompleks, ciri fisiknya sangat menarik, bahkan ia punya peran krusial bagi kehidupan hewan lain.


















![[QUIZ] Dari Karakter Upin & Ipin, Kami Tebak Seberapa Langka Kepribadianmu](https://image.idntimes.com/post/20250526/img-20250524-171040-59d926335e45a3f62b89089b95e5200f.jpg)