Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

5 Fakta Unik Opah, Ikan Berdarah Panas dari Laut Dalam

5 Fakta Unik Opah, Ikan Berdarah Panas dari Laut Dalam
ikan opah (commons.wikimedia.org/Ralph Pace (NOAA Fisheries))
Intinya Sih
  • Opah adalah ikan laut berdarah panas yang mampu menjaga suhu tubuhnya tetap hangat berkat sistem pembuluh darah khusus, membuatnya lebih aktif di perairan dingin.
  • Ikan ini memiliki bentuk bulat pipih mirip bulan dengan warna perak dan sirip merah mencolok, serta dapat tumbuh hingga dua meter panjangnya.
  • Hidup di laut dalam zona mesopelagik, opah berenang menggunakan sirip dada seperti sayap dan dagingnya dikenal bergizi tinggi serta dikonsumsi di beberapa wilayah.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?
Share Article

Pernahkah kamu melihat ikan dengan bentuk tubuh bulat seperti bulan? Opah merupakan salah satu ikan laut yang memiliki penampilan unik dan menarik perhatian. Ikan yang juga dikenal sebagai moonfish ini memiliki tubuh bulat pipih dengan warna kemerahan yang cukup mencolok.

Namun, keunikan ikan opah tidak hanya terlihat dari bentuk tubuhnya. Ikan ini mampu menjaga suhu tubuhnya tetap hangat meski hidup di laut dalam yang dingin dan gelap. Kemampuan tersebut membuat opah menjadi salah satu ikan yang unik di lautan. Penasaran dengan fakta menarik lainnya tentang ikan opah? Yuk, simak pembahasannya berikut ini.

1. Termasuk ikan berdarah panas

ikan opah
ikan opah (commons.wikimedia.org/Hectonichus)

Berbeda dari kebanyakan ikan yang suhu tubuhnya mengikuti suhu air di sekitarnya, opah dapat mempertahankan suhu tubuh yang lebih hangat secara konsisten. Bahkan, ikan ini mampu menjaga organ penting seperti jantung dan otaknya tetap hangat.

Kemampuan tersebut berasal dari sistem pembuluh darah khusus di bagian insang yang disebut retia mirabilia. Sistem ini membantu mempertahankan panas di dalam tubuh sehingga suhu tubuh opah bisa sekitar 5°C hingga 8°C lebih hangat dibanding lingkungan sekitarnya. Hal ini membuat opah dapat bergerak lebih aktif dan bereaksi lebih cepat saat mencari mangsa.

2. Bentuk tubuhnya mirip bulan raksasa

ikan opah
ikan opah (inaturalist.org/pjd1)

Sesuai julukannya sebagai moonfish, opah memiliki bentuk tubuh yang unik dibandingkan kebanyakan ikan laut lainnya. Jika banyak ikan predator memiliki tubuh ramping seperti torpedo, opah justru berbentuk bulat pipih dan lebar. Seorang peneliti dari NOAA, Nicholas Wegner, bahkan pernah menyebut bentuk ikan ini mirip seperti piringan raksasa.

Keunikan opah juga terlihat dari warna tubuhnya yang mencolok. Ikan ini memiliki tubuh berwarna perak mengilap dengan bintik putih dan sirip berwarna merah cerah. Ukurannya pun cukup besar dan bisa mencapai panjang hingga dua meter. Bentuk dan warnanya yang unik membuat opah terlihat seperti bulan besar yang sedang berenang di lautan.

3. Hidup di laut dalam

ikan opah
ikan opah (commons.wikimedia.org/Citron)

Opah hidup di zona mesopelagik, yaitu lapisan laut dalam yang berada di kedalaman sekitar 150 hingga 500 kaki atau sekitar 45 hingga 150 meter di bawah permukaan laut. Di wilayah ini, cahaya matahari mulai berkurang dan suhu air terasa lebih dingin. Karena hidup jauh di bawah permukaan laut, opah cukup jarang terlihat oleh nelayan maupun peneliti.

Meski hidup di lingkungan yang gelap dan dingin, opah tetap mampu bergerak aktif dan menjadi predator yang tangguh. Kemampuan tubuhnya yang tetap hangat membuat ikan ini lebih unggul dibanding banyak ikan lain di kedalaman yang sama. Selain itu, opah juga dikenal sebagai ikan penyendiri (solitary) dan mampu melakukan migrasi jarak jauh melintasi samudra.

4. Siripnya terus bergerak seperti sayap

ikan opah
ikan opah (commons.wikimedia.org/NOAA Fisheries)

Cara opah berenang cukup berbeda dari kebanyakan ikan lainnya. Jika banyak ikan mengandalkan gerakan ekor, opah justru menggunakan sirip dadanya yang panjang dan kuat sebagai penggerak utama. Ikan ini menggerakkan siripnya naik turun secara terus-menerus, mirip seperti sayap burung saat terbang. Dalam dunia sains, cara berenang ini dikenal sebagai gaya labriform.

Gerakan sirip tersebut tidak hanya membantu opah berenang dan melakukan perjalanan jarak jauh, tetapi juga membantu menghasilkan panas bagi tubuhnya. Aktivitas otot pada sirip dada membuat tubuh opah tetap hangat dan aktif meski hidup di perairan yang dingin.

5. Dagingnya kaya nutrisi

hidangan dari daging ikan opah
hidangan dari daging ikan opah (commons.wikimedia.org/John McKenzie)

Selain memiliki keunikan biologis, opah juga dikenal sebagai ikan konsumsi di beberapa wilayah, seperti Hawaii. Daging opah memiliki rasa gurih yang sering disebut mirip perpaduan antara tuna dan ikan pedang dengan tekstur yang lembut dan juicy. Karena teksturnya cukup padat, ikan ini bisa diolah dengan berbagai cara, mulai dari dipanggang, dijadikan steak, hingga disajikan sebagai sashimi atau ceviche.

Menariknya, satu ekor opah dapat menghasilkan tujuh jenis potongan daging dengan tekstur dan rasa yang berbeda-beda. Selain rasanya yang lezat, ikan ini juga kaya akan nutrisi seperti protein dan omega-3 yang baik untuk tubuh. Berdasarkan informasi gizinya, setiap 113 gram daging opah segar mengandung sekitar 24 gram protein sehingga menjadi salah satu pilihan makanan laut yang bergizi.

Meski tidak sepopuler hiu atau tuna, opah ternyata menyimpan banyak fakta menarik di balik bentuk tubuhnya yang unik. Kemampuan tubuhnya yang tidak biasa, habitatnya di laut dalam, hingga dagingnya yang dikonsumsi manusia membuat ikan ini menjadi salah satu penghuni laut yang menarik untuk dikenal lebih jauh.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Ane Hukrisna
EditorAne Hukrisna

Related Articles

See More