Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
5 Ikan Tuna Terbesar, Panjangnya Melebihi Manusia Dewasa
tuna sirip biru atlantik (inaturalist.org/teasle7)
  • Tuna sirip biru Atlantik menjadi yang terbesar, mencapai 3,8 meter dan 910 kilogram; spesies ini hidup berkelompok di Atlantik dingin serta bernilai jual tinggi.
  • Tuna sirip biru Pasifik menempati urutan kedua dengan panjang 3 meter dan bobot 550 kilogram, tersebar di Pasifik utara dan pernah terjual sekitar Rp28 miliar.
  • Tuna sirip biru selatan, mata besar, dan sirip kuning dapat mencapai 2,4–2,5 meter; dua spesies pertama berstatus terancam akibat perburuan dan perubahan lingkungan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Kecepatan luar biasa membuat ikan tuna bisa bergerak gesit di lautan yang luas. Menariknya, ikan tuna tetap bisa bergerak cepat meskipun ukurannya di luar nalar. Bayangkan saja, beberapa spesies tuna bisa tumbuh hingga sepanjang 3 meter, lho. Ukuran tersebut jauh lebih besar dari manusia sekalipun.

Beberapa spesies seperti tuna sirip biru atlantik, tuna mata besar, dan tuna sirip biru selatan juga menyandang gelar sebagai ikan tuna terbesar di dunia. Selain panjang, mereka juga berat dengan bobot yang mencapai ratusan kilogram. Mau tahu berapa ukuran maksimal dari semua ikan tersebut? Simak di bawah, yuk.

1. Tuna sirip biru atlantik (panjang 3,8 meter)

tuna sirip biru atlantik (inaturalist.org/Valentina Ticcinelli)

Tuna sirip biru atlantik (Thunnus thynnus) merupakan spesies tuna terbesar dengan panjang maksimal 3,8 meter dan bobot mencapai 910 kilogram. Selain besar, laman Florida Museum juga menjelaskan kalau tuna sirip biru atlantik kerap diburu dan dipancing. Rasa dagingnya juga sangat lezat dan spesies ini jadi salah satu tuna terpopuler serta termahal. Tercatat, seekor tuna utuh bisa dihargai $45,000 USD atau sekitar Rp794 jutaan. Lebih lanjut, ikan ini kerap ditemukan di Samudra Atlantik yang dingin. Ia hidup berkelompok dan punya kecepatan berenang yang luar biasa.

2. Tuna sirip biru pasifik (panjang 3 meter)

tuna sirip biru pasifik (inaturalist.org/brock)

Thunnus orientalis atau tuna sirip biru pasifik hidup di Samudra Pasifik, serupa dengan namanya. Dilansir Animal Diversity Web, ia bisa ditemukan di Samudra Pasifik bagian utara seperti wilayah Amerika Serikat, Kanada, Jepang, dan Selandia Baru. Usianya juga panjang, yaitu sekitar 15-26 tahun. Tuna sirip biru pasifik jadi spesies terbesar kedua dengan panjang maksimal 3 meter dan bobot 550 kilogram. Ia juga jadi salah satu spesies tuna yang sering ditangkap, khususnya di Jepang. Harganya juga fantastis di mana ikan ini pernah terjual dengan harga $1.76 juta atau sekitar Rp28 miliar.

3. Tuna sirip biru selatan (panjang 2,5 meter)

tuna sirip biru selatan (inaturalist.org/David Spencer Muirhead)

Tuna sirip biru selatan (Thunnus maccoyii) bisa tumbuh sepanjang 2,5 meter dan punya bobot maksimal 260 kilogram. Spesies juga kerap menjadi ikan konsumsi yang populer di Australia, Jepang, dan Korea Selatan. Sayangnya, ia masuk ke kategori endangered (terancam) berdasarkan data IUCN Red List. Tercatat, terdapat ada dua hal yang mengancam eksistensi hewan ini, yaitu perburuan secara masif dan perubahan lingkungan. Untungnya, beberapa negara mulai melakukan upaya konservasi agar ikan ini selamat dari kepunahan.

4. Tuna mata besar (panjang 2,5 meter)

tuna mata besar (commons.wikimedia.org/Allen Shimada)

Dilansir Atlas of Living Australia, Thunnus obesus atau tuna mata besar punya panjang maksimal 2,5 meter dan bobotnya 180 kilogram. Ikan ini punya mata bulat berwarna hitam dan ia memiliki adaptasi khusus sehingga bisa mentoleransi perairan dingin dan minim oksigen. Karena itu, tuna mata besar mampu menjelajahi perairan dingin dan laut dalam. Tuna ini ditemukan di tiga samudra, yaitu Pasifik, Atlantik, dan Hindia. Sama seperti tuna sirip biru selatan, tuna mata besar merupakan hewan terancam yang masuk kategori vulnerable (rentan).

5. Tuna sirip kuning (panjang 2,4 meter)

tuna sirip kuning (commons.wikimedia.org/Almcglashan)

Dilansir iNaturalist, ikan yang punya sirip panjang berwarna kuning ini mampu tumbuh sepanjang 2,4 meter dengan bobot mencapai 200 kilogram. Tuna sirip kuning (Thunnus albacares) juga punya kebiasaan unik di mana ia akan berenang di daerah yang berbeda pada siang dan malam. Di siang hari ikan ini sering berkeliaran di kedalaman maksimal 190 meter. Sebaliknya, di malam hari ia akan berkeliaran di kedalaman yang tak lebih dari 88 meter. Namun, terkadang ia juga ditemukan menyelam hingga kedalaman 1,592 meter.

Ukuran ikan tuna terbesar di dunia jauh melebihi manusia. Hal tersebut membuktikan bahwa hewan air seperti ikan tak bisa dipandang sebelah mata. Ukuran raksasa yang dimiliki ikan tuna juga punya fungsi tersendiri, seperti membuat gerakannya lebih cepat dan membuatnya terhindar dari serangan predator.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article