Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
5 Pohon Beracun di Dunia, Jangan Tertipu Penampilannya
Pohon Strychnine, salah satu pohon beracun di dunia (commons.wikimedia.org/J.M.Garg)
  • Lima pohon beracun di dunia memiliki racun pada getah, daun, batang, atau bijinya sebagai bentuk perlindungan alami dari ancaman luar.
  • Pohon Manchineel, Yew, Sandbox, Strychnine, dan Bintaro dikenal berbahaya karena dapat menyebabkan iritasi kulit hingga gangguan serius pada tubuh jika disentuh atau dikonsumsi.
  • Masyarakat diimbau mengenali ciri-ciri pohon beracun agar tidak sembarangan menyentuh atau memetiknya, terutama yang tumbuh di area publik seperti Bintaro.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Pernahkah kamu membayangkan bahwa ada pohon yang menyimpan racun pada getah, buah, daun, atau bijinya? Meski terlihat biasa, beberapa jenis pohon ternyata dapat membahayakan jika bagian tertentunya disentuh atau dikonsumsi.

Racun pada pohon bukanlah sesuatu yang muncul begitu saja. Bagi sebagian tumbuhan, zat tersebut merupakan cara alami untuk melindungi diri dari hewan pemakan tumbuhan dan ancaman lainnya. Nah, penasaran pohon apa saja yang dikenal beracun? Yuk, simak daftarnya berikut ini.

1. Manchineel, pohon yang dijuluki paling beracun di dunia

Pohon Manchineel (commons.wikimedia.org/Gabriele Kothe-Heinrich)

Pohon Manchineel (Hippomane mancinella) tumbuh di kawasan pesisir, seperti Florida Selatan, Karibia, serta sebagian Amerika Tengah dan Amerika Selatan. Sekilas, pohon ini tampak biasa dengan buah kecil yang mirip apel. Namun, karena tingkat bahayanya yang ekstrem, pohon ini sampai dijuluki manzanilla de la muerte atau "apel kecil kematian".

Racun pada pohon ini terdapat pada getah, daun, batang, hingga buahnya. Getahnya dapat menyebabkan iritasi dan lepuh jika mengenai kulit, sedangkan buahnya berbahaya jika dimakan karena bisa menyebabkan peradangan parah pada mulut dan tenggorokan. Bahkan saat hujan turun, kita dilarang berteduh di bawahnya karena tetesan air dapat membawa getah yang masih mengandung racun tersebut.

2. Yew, pohon yang hampir seluruh bagiannya beracun

Pohon Yew (commons.wikimedia.org/Mykola Swarnyk)

Pohon Yew (Taxus baccata) dikenal sebagai tanaman yang sering dijadikan penghias taman karena bentuknya yang rimbun dan selalu hijau sepanjang tahun. Meski terlihat cantik, hampir seluruh bagian pohon ini mengandung racun alami yang disebut taxine. Racun tersebut tersebar pada daun, kulit batang, hingga bijinya.

Menariknya, daging buah Yew yang berwarna merah cerah justru tidak beracun. Namun, biji di dalamnya mengandung racun berkadar tinggi, sehingga buahnya tetap tidak boleh dikonsumsi. Karena tampilannya yang tampak tidak berbahaya, masyarakat perlu berhati-hati agar tidak asal memetik atau mengonsumsi bagian pohon ini.

3. Sandbox, pohon berduri dengan buah yang bisa meledak

Pohon Sandbox (commons.wikimedia.org/David J. Stang)

Pohon Sandbox (Hura crepitans) dikenal karena memiliki cara bertahan hidup yang unik. Batangnya dipenuhi duri tajam berbentuk kerucut yang membantu melindunginya dari hewan. Selain itu, pohon ini juga mengeluarkan getah putih yang dapat menyebabkan iritasi hebat jika mengenai kulit manusia.

Keunikan lain dari pohon Sandbox terletak pada buahnya. Saat sudah matang dan mengering, buahnya akan pecah dengan suara keras untuk menyebarkan biji ke berbagai arah. Karena keunikan tersebut, pohon ini juga dikenal dengan julukan dynamite tree. Kombinasi batang berduri, getah yang mengiritasi, dan buah yang dapat meledak membuat Sandbox menjadi salah satu pohon paling unik di dunia.

4. Strychnine, pohon penghasil racun strychnine

Pohon Strychnine (commons.wikimedia.org/Dinesh Valke)

Pohon Strychnine (Strychnos nux-vomica) merupakan tanaman yang berasal dari Asia Selatan dan Asia Tenggara, khususnya India dan Myanmar. Pohon ini memiliki buah yang sekilas tampak segar seperti apel, tetapi biji di dalamnya mengandung strychnine yang sangat berbahaya bagi sistem saraf tubuh.

Karena racunnya yang sangat kuat, strychnine telah lama dikenal dalam dunia ilmu pengetahuan. Senyawa ini pernah dimanfaatkan untuk berbagai keperluan penelitian maupun pengobatan dalam dosis yang sangat kecil. Meski begitu, biji pohon ini tetap tidak boleh dikonsumsi sembarangan karena dampaknya bisa fatal bagi kesehatan manusia.

5. Bintaro, pohon peneduh yang buahnya tidak boleh dikonsumsi

Pohon Bintaro (commons.wikimedia.org/Vengolis)

Pohon Bintaro (Cerbera odollam) merupakan salah satu pohon beracun yang paling akrab dengan masyarakat Indonesia. Pohon ini sering ditanam di taman, pinggir jalan, atau ruang terbuka hijau sebagai peneduh kota karena daunnya yang lebat. Meski tampak seperti pohon peneduh biasa, buah dan biji Bintaro mengandung racun alami bernama cerberin.

Zat cerberin dapat mengganggu kerja detak jantung secara drastis, sehingga buah Bintaro sama sekali tidak boleh dimakan. Karena pohon ini banyak ditemukan di ruang publik yang mudah diakses, penting bagi kita untuk mengenali karakteristiknya agar tidak sembarangan memetik atau menyalahgunakan buahnya.

Meski memiliki racun yang berbahaya, pohon-pohon tersebut bukanlah ancaman selama kita mengenali dan tidak sembarangan menyentuh atau mengonsumsi bagian-bagiannya. Justru, racun menjadi salah satu bukti kecerdasan alami tumbuhan untuk bertahan hidup. Dengan mengenal pohon-pohon tersebut, kita tidak hanya menambah wawasan umum, tetapi juga bisa lebih bijak dan waspada saat berada di alam maupun ruang terbuka.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article