Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

5 Spesies Utricularia yang Mampu Mengurangi Populasi Jentik Nyamuk

5 Spesies Utricularia yang Mampu Mengurangi Populasi Jentik Nyamuk
ilustrasi Utricularia purpurea (commons.wikimedia.org/Lauren)

Utricularia pada umumnya dikenal sebagai bladderwort karena keindahan bunganya yang menawan serta eksotis. Tanaman ini merupakan salah satu genus tanaman karnivora yang terdiri dari sekitar 233 spesies.

Semua Utricularia adalah tanaman karnivora dengan perangkap seperti kandung kemih pada bagian akar guna untuk menangkap organisme kecil. Berikut lima spesies Utricularia yang menawan serta eksotis

1. Utricularia alpina

ilustrasi Utricularia alpina (commons.wikimedia.org/Noah Elhardt)
ilustrasi Utricularia alpina (commons.wikimedia.org/Noah Elhardt)

Utricularia alpina sangat eksotis karena dapat berbunga setiap saat tanpa pemicu musiman. Tangkai akan muncul dari permukaan tanah dan secara bertahap memanjang hingga mencapai panjang hampir 1 kaki.

Spesies ini merupakan salah satu yang memiliki ukuran yang besar dibanding spesies Utricularia lainnya. Dilansir Plant of the World, tanaman ini berasal dari Jamaika. 

2. Utricularia tenuicaulis

ilustrasi Utricularia tenuicaulis (commons.wikimedia.org/Show_ryu)
ilustrasi Utricularia tenuicaulis (commons.wikimedia.org/Show_ryu)

Utricularia tenuicaulis  merupakan tanaman tahunan yang menghuni kolam, serta saluran air. Spesies ini memiliki batang berdiameter 0,3-2 mm, dengan panjang keseluruhan 1 m atau lebih. Daun, 1,5-4,5 cm, bercabang di pangkal menjadi dua, terus bercabang lagi dua atau tiga kali.

Ada banyak kantung pemakan serangga di antara batang atau selebaran, atau ruas. Bunga, masing-masing berdiameter 1,5-3cm, muncul sendiri-sendiri di setiap ujung cabang - jumlah bunga total pada semua pucuk batang bercabang dihitung 3-10. Dilansir Plant of the World, tanaman ini dapat ditemukan di Prancis, Jepang, Manchuria, dan Primorye.

3. Utricularia dichotoma

ilustrasi Utricularia dichotoma (commons.wikimedia.org/Share Alike 2.5)
ilustrasi Utricularia dichotoma (commons.wikimedia.org/Share Alike 2.5)

Utricularia dichotoma merupakan spesies yang memiliki banyak batang bawah air dengan diameter 1.5 hingga 2 mm dengan perangkap berupa kantong yang mampu memangsa serangga air maupun jentik-jentik. Spesies ini memiliki beberapa daun variabel, yang memiliki warna hijau.

Ciri khas dari spesies ini tumbuh dan berkembang di tanah basah, bahkan diantaranya ada tumbuh dengan terendam air sepenuhnya. Dilansir Plant of the World, tanaman ini dapat ditemukan di Australia, Kalendonia Baru dan Selandia Baru.

4. Utricularia purpurascens

ilustrasi Utricularia purpurascens (commons.wikimedia.org/Dinesh Valke)
ilustrasi Utricularia purpurascens (commons.wikimedia.org/Dinesh Valke)

Utricularia purpurascens atau kerap disebut sebagai Utricularia graminifolia merupakan salah satu tanaman karnivora kecil dengan perangkap kandung kemih, sangat umum ditemukan di daerah terbuka dan berbatu di daerah dengan curah hujan tinggi. Lumut kandung kemih terestrial dengan bunga ungu kebiruan, daun tegak, terkadang melilit.

Tangkai melengkung pada buah dan taji melengkung linier. Dilansir Plant of the World, tanaman ini dapat ditemukan di Sri Lanka, India hingga Cina.

5. Utricularia nelumbifolia

ilustrasi Utricularia nelumbifolia (commons.wikimedia.org/Noah Elhardt)
ilustrasi Utricularia nelumbifolia (commons.wikimedia.org/Noah Elhardt)

Utricularia nelumbifolia merupakan salah satu spesies yang memiliki gaya hidup yang khas. Spesies ini memiliki akar yang berada pada genangan air hujan, di puncak daun bromeliad.

Di dalam air ini ia dapat menemukan banyak serangga kecil dan hewan lain yang ditangkap oleh lumut kantung kemih dengan perangkap di pangkal batangnya. Utricularia nelumbifolia memiliki bunga ungu dengan dua titik kuning mencolok di atas kelopak bawah. 

Lima spesies Utricularia menawan dan eksotis diatas yang mampu mengurangi populasi jentik-jentik atau serangga air di alam. Mungkin kamu tertarik untuk merawat salah satu spesies di atas? 

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Fahmi Irwan Utomo
EditorFahmi Irwan Utomo
Follow Us

Latest in Science

See More

7 Aroma yang Disenangi Kecoak, Bikin Mereka Datang Terus

04 Apr 2026, 07:15 WIBScience