Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

9 Fakta Black-footed Ferret, si Imut yang Simpan Kisah Sukses

9 Fakta Black-footed Ferret, si Imut yang Simpan Kisah Sukses
anak black-footed ferret (commons.wikimedia.org/USFWS Mountain-Prairie)

Kamu pasti tahu ferret, kan? Mereka hewan peliharaan favorit manusia, selain kucing dan anjing. Tingkahnya yang lucu dan seru mencuri hati banyak orang. Eh, tahukah kamu kalau ferret hampir kehilangan saudaranya yang tinggal di alam liar?

Namanya black-footed ferret. Mereka itu jenis ferret liar asli Amerika Utara. Sama seperti ferret peliharaan, black-footed ferret juga punya tubuh panjang mirip sosis hotdog.  Tubuhnya yang ramping itu membuatnya muat ke dalam lubang tanah.

Walaupun sama-sama imut, kisah black-footed ferret beda dari ferret domestik yang dicintai banyak orang. Ferret liar ini sempat hilang dari muka Bumi akibat efek domino alih fungsi lahan dan pemusnahan hewan yang dianggap sebagai hama pertanian. Menariknya, spesies black-footed ferret diselamatkan dari jurang kepunahan oleh seekor anjing! Penasaran? Intip sembilan fakta black-footed ferret berikut ini, deh!

 

1. Black-footed ferret aslinya penyendiri. Mereka cuma kumpul-kumpul kalau waktunya kawin atau sedang membesarkan anak-anaknya

black-footed ferret di habitatnya (commons.wikimedia.org/USFWS Mountain-Prairie)
black-footed ferret di habitatnya (commons.wikimedia.org/USFWS Mountain-Prairie)

2. Kumpulan black-footed ferret disebut business dalam bahasa Inggris

sepasang black-footed ferret (commons.wikimedia.org/Ryan Hagerty)
sepasang black-footed ferret (commons.wikimedia.org/Ryan Hagerty)

3. Spesies ini sangat bergantung pada kehadiran anjing padang rumput atau prairie dog

tubuh panjang black-footed ferret (commons.wikimedia.org/J. Michael Lockhart/USFWS)
tubuh panjang black-footed ferret (commons.wikimedia.org/J. Michael Lockhart/USFWS)

4. Mereka tinggal di "kota" bawah tanah yang dibangun oleh anjing padang rumput

black-footed ferret keluar dari lubang (commons.wikimedia.org/Colorado Front Range National Wildlife Refuge Complex)
black-footed ferret keluar dari lubang (commons.wikimedia.org/Colorado Front Range National Wildlife Refuge Complex)

5. Mereka juga suka makan anjing padang rumput. Sekitar 90 persen dietnya terdiri dari hewan pengerat yang ukurannya jauh lebih besar itu

black-footed ferret berjalan mendekat (commons.wikimedia.org/J. Michael Lockhart/USFWS)
black-footed ferret berjalan mendekat (commons.wikimedia.org/J. Michael Lockhart/USFWS)

6. Menurut National Park Service, ferret ini bisa menyantap lebih dari 100 ekor anjing padang rumput dalam setahun!

black-footed ferret menjulurkan lidah (commons.wikimedia.org/Ryan Moehring/USFWS)
black-footed ferret menjulurkan lidah (commons.wikimedia.org/Ryan Moehring/USFWS)

7. Oleh karena itu, saat populasi anjing padang rumput turun, populasi mereka ikut turun. Pada 1979, black-footed ferret dinyatakan punah

tampak dekat black-footed ferret (commons.wikimedia.org/Kimberly Tamkun/USFWS)
tampak dekat black-footed ferret (commons.wikimedia.org/Kimberly Tamkun/USFWS)

8. Untungnya, populasi kecil ferret gak sengaja ditemukan oleh seekor anjing pada 1981. Sejak saat itu, mereka dibiakkan dalam penangkaran

black-footed ferret mengawasi keadaan (commons.wikimedia.org/Ryan Hagerty/USFWS)
black-footed ferret mengawasi keadaan (commons.wikimedia.org/Ryan Hagerty/USFWS)

9. Berkat upaya konservasi, kini black-footed ferret kembali hadir di alam liar. Menurut Nature Conservancy, ada 210 ekor yang hidup di habitatnya

Black-footed ferret mengintip dari dalam terowongan. (commons.wikimedia.org/Kimberly Tamkun/USFWS)
Black-footed ferret mengintip dari dalam terowongan. (commons.wikimedia.org/Kimberly Tamkun/USFWS)

Black-footed ferret jadi salah satu kisah sukses penyelamatan spesies hewan liar. Semua elemen ikut bergerak dalam kisahnya, mulai dari lembaga federal, negara bagian, penduduk asli Benua Amerika, kebun binatang, sampai tuan tanah. Jadi, gak cuma organisasi konservasi saja yang berusaha selama 30 tahun terakhir.

Perjuangan mereka memang masih belum berhenti. Menurut World Wildlife, butuh setidaknya 3 ribu ekor black-footed ferret  hidup di alam liar untuk benar-benar menyelamatkan spesies ini. Seluruh pihak kini bekerja sama untuk bisa menyediakan ruang yang cukup bagi black-footed ferret dan anjing padang rumput untuk hidup damai.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Ina Suraga
EditorIna Suraga
Follow Us

Latest in Science

See More

4 Hewan dengan Kemampuan Mengganti Kulit atau Cangkang Secara Alami

03 Apr 2026, 20:05 WIBScience