Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Apakah Kucing Stres Bisa Mati? Pemilik Wajib Tahu Faktanya

Apakah Kucing Stres Bisa Mati
ilustrasi kucing stres (pixabay.com/nilayceliktentuncel)
Intinya sih...
  • Kucing stres bisa mati jika tidak ditangani dengan baik.
  • Stres berat dapat memicu masalah kesehatan serius seperti hepatic lipidosis dan gangguan saluran kemih.
  • Tanda-tanda kucing stres antara lain bersembunyi, nafsu makan menurun, lemas, buang air di luar litter box, dan perubahan perilaku sosial.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Saat membawa kucing ke dokter hewan karena terlihat sakit atau lemas, sering kali dokter menjelaskan bahwa penyebabnya stres. Kondisi ini menunjukkan bahwa stres pada kucing bukan masalah ringan.

Nah, dari situlah, muncul pertanyaan yang sering membuat pemilik khawatir, apakah kucing stres bisa mati? Faktanya, stres yang berkepanjangan dapat memicu gangguan medis serius yang mengancam nyawa anabul, lho. Berikut penjelasan lengkapnya.

Table of Content

1. Apakah kucing stres bisa mati?

1. Apakah kucing stres bisa mati?

Sedihnya, kucing stres bisa mati. Apalagi jika stres yang dirasakannya berlangsung lama dan tidak ditangani. Stres berat dapat memicu berbagai masalah kesehatan serius, salah satunya hepatic lipidosis (fatty liver). Kondisi ini sering muncul ketika kucing yang stres berhenti makan selama beberapa hari. Alhasil, lemak tubuhnya kemudian menumpuk di hati dan mengganggu fungsinya sehingga membuat kucing makin lemah dan memerlukan perawatan medis segera karena bisa berakibat fatal.

Selain itu, stres juga berkaitan erat dengan gangguan saluran kemih, seperti feline urethral obstruction dan feline idiopathic cystitis (FIC). Pada urethral obstruction, saluran kencing kucing tersumbat sehingga anabul tidak bisa buang air kecil. Kondisi ini termasuk darurat karena bisa merusak ginjal hingga membuat kandung kemih pecah jika tidak segera ditangani.

2. Tanda kucing mengalami stres

Tanda kucing mengalami stres
ilustrasi kucing sedih (pexels.com/Chengxin Zhao)

Stres pada kucing sering kali tidak langsung terlihat karena anabul tak dapat mengungkapkan perasaannya secara verbal. Oleh karena itu, kamu perlu lebih peka mengamati perubahan perilaku dan kondisi fisik kucing untuk mengetahui apakah ada masalah yang sedang dialaminya. Beberapa tanda umum kucing stres antara lain:

  • Sering bersembunyi atau menjauh dari area favoritnya
  • Nafsu makan menurun, baik makan lebih sedikit atau bahkan menolak makan sama sekali
  • Terlihat lemas atau kurang aktif
  • Buang air di luar litter box
  • Mengeong lebih sering dari biasanya
  • Perubahan perilaku sosial, seperti menjadi lebih menyendiri atau justru terlalu reaktif
  • Penurunan berat badan, terutama jika terjadi dalam waktu singkat
  • Menjadi lebih agresif terhadap manusia atau hewan lain
  • Muntah atau diare.

Perlu diingat, tanda-tanda di atas juga bisa mengindikasikan masalah medis lainnya. Jika perubahan ini mulai terlihat jelas atau berlangsung lama, sebaiknya segera konsultasikan ke dokter hewan untuk memastikan apakah kucing stres atau mengalami gangguan kesehatan lainnya.

3. Penyebab kucing stres

Perubahan lingkungan dan rutinitas sering kali menjadi pemicu stres pada kucing. Meski terlihat sepele bagi manusia, hal-hal kecil ini bisa berdampak besar karena kucing sangat bergantung pada rasa aman dan kebiasaan yang sudah familier. Berikut beberapa penyebab stres pada kucing yang paling umum:

  • Memindahkan mangkuk makan atau litter box
  • Mengganti atau memindahkan furnitur
  • Pindah rumah
  • Kehadiran orang baru di rumah
  • Tempat tidur baru atau hilangnya spot favorit untuk bersembunyi, tidur, atau bermain
  • Perubahan jenis makanan
  • Munculnya bau atau aroma baru, seperti parfum, pembersih rumah, atau benda asing dari luar.

Setelah memahami fakta apakah kucing stres bisa mati, kamu bisa jadi lebih sadar betapa pentingnya memperhatikan perilaku anabul setiap hari. Jadi, jika kamu melihat tanda-tanda stres, segera ambil langkah untuk menenangkan dan menjaga kucing agar tetap sehat, ya.

FAQ seputar apakah kucing stres bisa mati

Berapa lama stres bisa berdampak serius pada kucing?

Stres yang berlangsung beberapa hari hingga minggu tanpa penanganan bisa memengaruhi kesehatan serius.

Bagaimana cara mencegah stres pada kucing?

Jaga rutinitas, sediakan tempat nyaman, dan hindari perubahan drastis mendadak di lingkungan kucing.

Kapan sebaiknya membawa kucing ke dokter hewan?

Jika terlihat perubahan perilaku, nafsu makan menurun, atau tanda-tanda stres berkepanjangan.

Referensi

"Stress: The Silent Feline Health Threat". Urgent Pet Care. Diakses Desember 2025.
"How to Help a Stressed Cat". PBS Pet Travel. Diakses Desember 2025.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Lea Lyliana
EditorLea Lyliana
Follow Us

Latest in Science

See More

Apakah Kucing Stres Bisa Mati? Pemilik Wajib Tahu Faktanya

22 Jan 2026, 18:51 WIBScience