Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

8 Fakta Baobab, Pohon Raksasa dengan Sejuta Manfaat

Baobab
Baobab (flickr.com/pydum)
Intinya sih...
  • Pohon baobab tumbuh di Afrika, Madagaskar, dan Australia, dengan sembilan spesies yang hidup di daerah kering.
  • Pohon baobab memiliki ukuran raksasa dan umur panjang, serta menjadi penyokong ekosistem di daerah beriklim kering.
  • Buah baobab kaya akan antioksidan, vitamin, mineral, dan serat yang baik untuk tubuh serta bijinya bermanfaat bagi kecantikan kulit dan rambut.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Berbicara tentang flora, alam tidak pernah habis menyajikan suguhan luar biasanya. Baik itu tumbuhan berukuran besar maupun kecil, semuanya menyimpan keunikan masing-masing. Salah satu yang menarik adalah pohon baobab. Pohon berukuran raksasa ini sejatinya memiliki banyak sekali manfaat, bahkan disebut juga sebagai pohon kehidupan karena eksistensinya yang sangat berguna bagi lingkungan.

Hampir seluruh bagian dari pohon yang tumbuh di daerah dataran rendah ini memberikan banyak sekali manfaat, mulai dari akar, batang, hingga biji dari buahnya. Ingin mengetahui lebih lanjut mengenai manfaat dari pohon raksasa satu ini? Berikut beberapa fakta dari Baobab, pohon kehidupan spektakuler.

1. Lokasi tumbuhnya

pohon Baobab
pohon Baobab (commons.m.wikimedia.org/National Heritage Council of Namibia)

Pohon baobab adalah pohon raksasa yang tumbuh di daerah dataran rendah seperti daratan Afrika, Madagaskar, dan Australia. Hingga saat ini, ada sembilan spesies baobab yang enam diantaranya hanya dapat tumbuh di Madagaskar, dua ditemukan di sebagian besar wilayah Afrika, dan satu lagi telah tumbuh hingga ke Australia. Pohon ini juga biasa ditemukan tumbuh di lingkungan yang beriklim sangat kering dan gersang seperti sabana Afrika.

2. Ukuran pohonnya mampu memecahkan rekor

pohon Baobab
pohon Baobab (commons.m.wikimedia.org/Yoky)

Pohon baobab memang memiliki ukuran yang super mengagumkan. Dilansir Guinness Book of Record, pohon baobab terbesar yang diketahui masih hidup hingga saat ini adalah Sagole Big Tree yang terletak di Masisi, Vhembe, Afrika Selatan, berbatasan dengan Zimbabwe. Sagole memiliki luas dasar sepanjang 60,6 meter persegi, tinggi hingga 19,8 meter serta massa kering di atas tanahnya mencapai 54 ton.

Sebelumnya ada pohon baobab yang ukurannya lebih besar dibandingkan Sagole Big Tree. Pohon tersebut adalah Pohon Platland/Sunland dari Modjadjiskloof, Afrika Selatan, dengan luas dasar mencapai 67,9 meter persegi, tinggi hingga 18,9 meter serta total volume kayu dan kulitnya sekutae 448 meter kubik. Sayangnya, sebagian. besar bagian Pohon Platland ini tumbang dan mati pada tahun 2016, sehingga Pohon Besar Sagole menempati posisi teratas hingga saat ini yang masih bertahan.

3. Memiliki umur panjang dan termasuk tanaman prasejarah

pohon Baobab
pohon Baobab (commons.m.wikimedia.org/Diego Delso)

Pohon baobab merupakan salah satu jenis pohon yang berumur panjang. Pohon raksasa satu ini mampu hidup selama 3.000 tahun lamanya, bahkan ada yang menyebutkan bahwa pohon satu ini mampu hidup hingga 5.000 tahun. Selain itu, pohon baobab juga diketahui telah ada sejak zaman dinosaurus. Dilansir Click A Tree, baobab diketahui telah ada sejak lebih dari 200 juta tahun yang lalu.

4. Tanaman sukulen yang menjadi penyokong ekosistem

pohon Baobab
pohon Baobab (commons.m.wikimedia.org/Diego Delso)

Hidup di daerah beriklim kering dan gersang pohon baobab nyatanya merupakan elemen penting di ekosistemnya. Pohon baobab merupakan jenis tanaman sukulen, suatu tanaman yang mampu menyerap serta menyimpan air di batangnya yang besar selama musim hujan. Nantinya, baobab dapat menghasilkan buah meskipun wilayahnya telah kembali kering dan gersang akibat munculnya musim kemarau. Hal inilah yang membuatnya dikenal juga sebagai "Pohon Kehidupan" atau "The Tree of Life"

Selain itu, air yang terdapat dalam batang pohon baobab juga menjadikan kulit kayunya dikunyah oleh gajah dan hewan lainnya guna menambah pasoka air mereka saat musim kemarau tiba. Tidak hanya itu, masih banyak manfaat pohon baobab di ekosistemnya. Hewan lain seperti babi hutan memakan polong biji yang dihasilkan pohon satu ini. Lalu ada burung penenun yang membangun sarang di cabang-cabang besar baobab. Selanjutnya ada burung hantu, burung rangkong tutul, serta burung enggang tanah yang menggunakan cekungan pada batang pohon. bapbab sebagai tempat bertengger di banyak cekungan. Batang yang berkerut dan cekung di bagian dalamnya juga menjadi menyediakan rumah bagi banyak reptil, serangga, dan kelelawar.

Di bagian akar, pohon baobab juga masih memberikan banyak manfaat. Akarnya yang besar membantu menjaga kondisi tanah di sekitamya tetap lembap, membantu daur ulang nutrisi, serta memperlambat erosi tanah. Banyak sekali, ya, manfaatnya!

5. Buahnya juga memiliki segudang manfaat

biji Baobab
biji Baobab (commons.m.wikimedia.org/Roger Culos, Muséum de Toulouse) de Toulouse

Tidak hanya akar maupun batangnya buah yang dihasilkan pohon baobab juga memiliki segudang manfaat, terutama bagi tubuh. Buah baobab dapat dikonsumsi dalam keadaan segar maupun kering. Dalam bentuk kering, buah baobab sering dijual dalam bentuk bubuk dan dapat bertahan hingga dua tahun tanpa memerlukan pengawet apapun, dilansir Medical News Today.

Buah baobab juga merupakan sumber antioksidan, vitamin, mineral, dan serat yang sangat baik. Buah ini mengandung vitamin C enam kali lebih banyak dibandingkan jeruk serta mengandung kalium enam kali lebih banyak daripada pisang. Buah baobab bersama daun, kulit kayu serta biji pohonnya juga memiliki manfaat kesehatan yang kuat dan secara tradisional banyak digunakan untuk mengobati berbagai penyakit, dapat menurunkan demam serta mampu merangsang sistem kekebalan tubuh.

6. Fakta menarik terkait buah baobab

buah baobab
buah baobab (commons.m.wikimedia.org/Ibrahim Achiri)

Tidak hanya memiliki sejuta manfaat, buah baobab juga masih menyimpan fakta lainnya. Dilansir Aduna Superfoods, baobab merupakan satu-satunya buah di dunia yang mengering secara alami di cabangnya.

Alih-alih jatuh dan membusuk, buah baobab akan tetap berada di cabangnya dan terpanggang selama 6 bulan di bawah sinar matahari yang akan mengubah lapisan hijau lembutnya menjadi kulit keras seperti kelapa. Nantinya, daging buahnya akan mengering sepenuhnya sehingga buah ini hanya perlu dipanen untuk kemudian diambil dagingnya yang kemudian diayak untuk menghasilkan bubuk buah baobab murni yang lezat dan juga bermanfaat tentunya.

7. Bijinya bermanfaat bagi kecantikan kulit dan rambut

buah baobab
buah baobab (commons.m.wikimedia.org/Muséum de Toulouse)

Biji baobab juga sangat bermanfaat dalam dunia kecantikan. Minyak yang diperas dari biji baobab telah lama digunakan dalam produk perawatan rambut serta kulit yang alami. Dilansir Healthline, mengandung asam lemak omega-3, asam palmitat, asam oleat, asam linolenat, serta asam linoleat yang mampu melembabkan kulit, memperbaiki tekstur kukit, serta membantu menyembuhkan kulit yang iritasi dengan cepat. Kandungan omega-3 ini juga bermanfaat bagi rambut karena mampu melembabkan serta menguatkan rambut.

8. Pohon baobab menurut legenda setempat

pohon Baobab
pohon Baobab (commons.m.wikimedia.org/Z thomas)

Di balik sejuta manfaatnya, ada legenda setempat yang juga menjelaslan mengenai pohon baobab dari sudut budaya. Masyarakat adat di wilayah Zambezi fokus pada cabang-cabang pohon baobab yang tampak menyebar ke segala arah dan sekilas nampak seperti akar. Legenda setempat mengatakan bahwa pohon baobab terlalu sombong, sehingga para dewa menjadi marah lalu mencabutnya dan melemparkannya kembali ke tanah dalam keadaan terbalik, dilansir dari One Earth.

Pohon baobab ternyata menyimpan banyak sekali manfaat, baik bagi lingkungan ekosistemnya hingga manusia. Hal ini dikarenakan pohon ini memiliki kandungan gizi yang bermanfaat bagi kulit serta rambut. Semoga beberapa penjelasan tadi menambah pengetahuan kamu mengenai pohon baobab, salah satu flora dengan segudang manfaat ini, ya!

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Debby Utomo
EditorDebby Utomo
Follow Us

Latest in Science

See More

Peneliti Ungkap Isi dalam Bulan, Punya Inti Sekeras Besi

27 Jan 2026, 07:10 WIBScience