6 Fakta Berkecet Eropa, Membangun Sarang di Aneka Benda Bekas

Berkecet eropa atau European robin adalah burung penyanyi kecil yang suka makan serangga. Jantan dan betina memiliki warna yang sama dengan dada oranye mencolok. Wajahnya dilapisi warna abu-abu, bagian atasnya cokelat dan perutnya keputihan. Panjang tubuhnya mencapai 12,5--14 sentimeter, beratnya 16--22 gram dengan panjang kepakan sayap 20--22 sentimeter.
Menariknya, berkecet eropa sangat terkenal di kalangan tukang kebun di Eropa sebab mereka tidak begitu takut pada manusia. Mereka tampak sangat tertarik jika manusia mulai menggali tanah, si kecil berharap bisa mendapatkan makanan lezat dari sana. Oh iya, berkecet eropa berada dalam famili Muscicapidae dan memiliki nama ilmiah Erithacus rubecula. Yuk, kenalan lebih jauh melalui fakta berikut ini.
1. Wilayah penyebaran berkecet eropa

Penyebaran berkecet eropa berada Eurasia ke timur menuju Siberia Barat, selatan ke Algeria dan Pulau Atlantik hingga jauh di barat menuju Central Group of the Azores dan Madeira. Mereka yang berada di Irlandia dan Inggris sebagian besarnya menetap dan hanya sebagai kecil yang bermigrasi ke bagian selatan Eropa selama musim dingin, bahkan beberapa sampai ke Spanyol.
Animalia menginformasikan bahwa mereka yang berada di Skandinavia dan Rusia bermigrasi ke Inggris dan Eropa Barat untuk menghindari musim dingin ekstrem. Berkecet eropa lebih menyukai hutan cemara, tapi bisa ditemukan di padang rumput, semak, pagar tanaman, kebun buah-buahan dan lahan pertanian.
2. Si penyendiri yang sangat teritorial

Spesies burung ini lebih aktif saat siang hari, tapi terkadang keluar saat malam hari untuk berburu serangga atau berada di dekat cahaya lampu. Berkecet eropa adalah penyendiri dan sangat teritorial, jantan begitu agresif saat mencoba mempertahankan wilayahnya. Mereka tidak ragu menyerang jantan lainnya dengan ganas dan bahkan menyerang burung kecil yang tidak melakukan provokasi.
3. Apa menu makan berkecet eropa?

Makanan utama dari berkecet eropa adalah serangga. Mereka memangsa berbagai invertebrata penghuni tanah seperti laba-laba, cacing dan serangga. Saat musim gugur dan musim dingin, berkecet eropa akan melengkapi dietnya dengan beri dan buah-buahan. Burung ini juga memakan berbagai biji-bijian yang didapatkannya.
4. Berkecet eropa bisa bersarang di manapun

Satu hal yang memudahkan hidup berkecet eropa adalah sarangnya bisa dibangun di manapun. Sarangnya dibangun setinggi dua meter di atas permukaan tanah, berada di ceruk atau lubang yang dilindungi tumbuhan merambat. Berkecet eropa juga bisa membangun sarangnya di tanah, belakang tumpukan rumput dan bahkan di bawah ranting tumbang yang ditutupi sampah dedaunan.
Melansir Discover Wildlife, berkecet eropa terkadang memanfaatkan tempat aneh sebagai sarangnya, lho. Mereka bisa bersarang di teko teh tua, lubang merpati, mesin pabrik dan bahkan sepatu bot. Menarik, bukan?
5. Jantan bernyanyi satu jam sebelum matahari terbir musim kawin

Cara berkomunikasi berkecet eropa ialah vokalisasi, nada berdetak biasanya untuk menunjukkan kecemasan atau kekhawatirannya. Selama musim kawin, burung ini menghasilkan nyanyian berkicau, itu dilakukan oleh jantan dan betina selama musim kawin. Saat mereka menguasai wilayah terpisah, nyanyiannya terdengar lebih sedih daripada saat musim panas.
Betina biasanya berpindah dari wilayah bersarangnya saat musim panas menuju area yang lebih cocok untuk mencari makan saat musim dingin. Sementara itu, jantan menguasai wilayah yang sama sepanjang tahun. Saat musim kawin, jantan mulai bernyanyi satu jam sebelum matahari terbit dan mengakhirinya sekitar 30 menit setelah matahari terbenam.
6. Sistem perkawinan berkecet eropa

Musim kawin berkecet eropa dimulai pada akhir Maret. Mereka mulai membangun sarangnya yang terbuat dari lumut, dedaunan, rerumputan, rambut dan bahkan bulu. Betina meletakkan 5--6 telur selama 2 hingga 3 kali dalam satu musim. Telurnya dierami selama 12--14 hari oleh betina sendirian. Tapi, saat telurnya menetas, jantan berpartisipasi dalam merawat anak-anaknya selama 14--16 hari hingga mereka sudah siap untuk terbang.
Berkecet eropa ternyata sangat agresif, khususnya jantan saat musim kawin. Burung ini bahkan tak jarang menyerang banyangannya sendiri saat musim semi dan awal musim panas. Saat ini berkecet eropa diklasifikasikan sebagai Least Concern oleh IUCN dengan jumlah populasi yang terus meningkat.



















