Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Kenapa Bunglon Bergoyang Maju Mundur saat Berjalan?

Kenapa Bunglon Bergoyang Maju Mundur saat Berjalan?
Bunglon (pexels.com/Parikshit Dholariya)
Intinya Sih
  • Bunglon bergoyang maju mundur untuk meniru gerakan daun tertiup angin, membantu kamuflase agar tubuhnya sulit dibedakan dari lingkungan sekitar.
  • Gerakan lembut itu juga mengacaukan fokus predator visual seperti burung dan ular, memberi waktu bagi bunglon untuk tetap tersembunyi.
  • Aksi bergoyang membantu menjaga keseimbangan di ranting sempit serta memungkinkan bunglon mendekati mangsa tanpa terdeteksi sebelum menembakkan lidahnya.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Kalau kamu pernah menatap bunglon dari jarak dekat, ada satu detail kecil yang kerap mencuri perhatian. Setiap kali melangkah, tubuh bunglon mengayun pelan ke depan lalu kembali sedikit ke belakang. Gerakannya tenang, tidak tergesa, seolah ia sedang membaca situasi di sekelilingnya.

Dari situlah rasa penasaran muncul: kenapa bunglon bergoyang maju mundur saat berjalan, ya? Nah, untuk menemukan jawabannya, simak penjelasan berikut ini, yuk!

1. Meniru irama daun yang diterpa angin

Bunglon
Bunglon (pixabay.com/Nandhukumar)

Di habitat pepohonan, dedaunan jarang diam total. Ada hembusan angin kecil yang menyebabkan ranting dan daun berayun lembut, menciptakan pola gerak yang acak tapi ritmis. Bunglon memanfaatkan pola itu dengan menggerakkan tubuhnya mengikuti irama alam.

Dilansir Chameleons 101, bunglon menggunakan kombinasi warna serta perilaku demi menyamarkan diri dari pemangsa. Gerakan maju mundur tersebut bikin garis tubuhnya sulit dibedakan dari cabang yang bergoyang. Mata pemangsa kerap terpancing oleh gerak tiba-tiba, sedangkan ayunan lembut cenderung diabaikan. Hasilnya, bunglon bisa berpindah tempat tanpa mengundang perhatian.

2. Mengacaukan fokus predator visual

Bunglon
Bunglon (pexels.com/Amar Preciado)

Sebagian besar predator, terutama burung dan ular, memakai penglihatan untuk mendeteksi mangsa. Mereka sangat peka terhadap perubahan mendadak di medan pandang. Satu gerakan cepat saja langsung memicu naluri berburu. Di sinilah trik bunglon bekerja.

Dengan bergerak perlahan sambil bergoyang, bunglon memecah arah langkahnya dan mengaburkan tujuan geraknya. Strategi ini memberi waktu tambahan bagi bunglon, supaya tetap tersembunyi sebelum predator benar-benar sadar akan kehadirannya. Sebab dalam hitungan detik, selisih antara terlihat serta tak terlihat bisa berarti hidup atau mati.

3. Mengatur titik berat di atas ranting

Bunglon
Bunglon (pexels.com/Thilina Alagiyawanna)

Selain sebagai kamuflase, gerakan maju mundur juga membantu bunglon menjaga keseimbangan saat berjalan di atas ranting sempit. Habitatnya yang didominasi oleh cabang-cabang kecil menuntut koordinasi tubuh yang presisi agar tidak terjatuh. Dengan bergoyang perlahan lalu melangkah, bunglon bak menguji stabilitas pijakan, memastikan bahwa ranting tersebut cukup kuat menopang berat tubuh.

Dilansir Britannica, bunglon memiliki kaki zygodactyl, yaitu jari-jari yang menyatu membentuk dua kelompok besar guna mencengkeram cabang dengan mantap. Ditambah lagi, ekornya yang prehensil berfungsi layaknya tali pengaman alami yang bisa melilit ranting. Ketika tubuh bunglon bergoyang, pusat gravitasi ikut menyesuaikan, sehingga risiko terpeleset semakin kecil.

4. Mendekat diam-diam sebelum lidah meluncur

Bunglon
Bunglon (pixabay.com/Pixel-mixer)

Bunglon adalah pemburu yang mengandalkan kesabaran dan ketelitian, bukan kecepatan mengejar. Ia memakan serangga maupun hewan kecil lain dengan lidah panjang yang mampu melesat sangat cepat dalam sepersekian detik. Supaya bisa berada di jarak tembak yang ideal, bunglon harus mendekat tanpa mengakibatkan mangsanya kabur lebih dulu.

Menurut penjelasan di laman Science Daily, bunglon dapat menembakkan lidahnya secara balistik hingga dua kali panjang tubuhnya. Sayangnya, kemampuan ini akan sia-sia jika mangsa sudah waspada sejak awal. Itulah kenapa pendekatan yang tenang menjadi kunci sukses berburu. Sekali lidah terulur, peluang lolos hampir nihil.

Gerakan maju mundur pada bunglon mengajarkan satu hal menarik tentang cara alam merancang solusi. Apa yang sekilas tampak janggal ternyata sarat fungsi. Dari menyatu dengan dedaunan, mengecoh pemburu, menapak di cabang sempit, sampai mendekati santapan, semuanya terangkai dalam satu pola gerak yang konsisten.

Jadi, ketika melihat bunglon bergoyang maju mundur saat berjalan, kamu sebenarnya sedang menyaksikan seni bertahan hidup yang tenang dan penuh perhitungan. Keren, ya!

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Debby Utomo
EditorDebby Utomo
Follow Us

Latest in Science

See More