3 Ciri Gas SO2 di Udara, Apakah Bisa Dicium Manusia?

Salah satu gas yang dapat dilepaskan saat gunung api mengalami erupsi adalah sulfur dioksida (SO2). Aktivitas Gunung Anak Krakatau pada awal September 2026 juga disertai pelepasan berbagai material vulkanik ke udara, termasuk SO2. Berbeda dengan abu vulkanik yang dapat terlihat, keberadaan gas SO2 tidak selalu bisa diketahui hanya dengan melihat kondisi udara.
Gas ini memiliki bau yang khas dan menyengat, tetapi penciuman saja tidak dapat dijadikan patokan untuk menentukan apakah kadarnya aman. Lalu, bagaimana cara mengenali keberadaan gas SO2 dari gunung berapi di udara sekitar kita? Berikut tiga ciri yang perlu diketahui agar kamu lebih waspada ketika berada di area terdampak erupsi.
1. Berbau menyengat seperti belerang

ilustrasi gas SO2 jika dilihat dari sumbernya (pexels.com/Edy Raw) Salah satu hal yang dapat dikenali dari keberadaan SO2 di udara ialah baunya yang tajam dan menyengat. Mengutip dari United States Geological Survey (USGS), aroma SO2 lebih mirip bau korek api yang baru dinyalakan atau kembang api daripada bau telur busuk. Bau telur busuk justru lebih khas untuk hidrogen sulfida atau H2S, yang juga dapat dilepaskan oleh gunung api.
Adapun, National Institute for Occupational Safety and Health (NIOSH) menyebut SO2 sebagai gas tidak berwarna dengan bau yang khas, menyengat, dan dapat mengiritasi. Jadi, jika mencium aroma tajam seperti korek api di sekitar wilayah terdampak erupsi, bau tersebut bisa menjadi salah satu petunjuk adanya SO2. Namun, bau saja tidak cukup untuk memastikan bahwa gas tersebut berasal dari gunung api karena berbagai sumber lain juga dapat menghasilkan aroma menyengat. Selain itu, kemampuan mencium bau tidak dapat digunakan untuk menentukan apakah konsentrasi SO2 masih aman atau sudah membahayakan. Itulah kenapa jika muncul bau menyengat yang tidak biasa bersamaan dengan aktivitas erupsi, sebaiknya tetap mengikuti informasi resmi mengenai kondisi udara dan aktivitas gunung api.
2. Tidak berwarna, jadi tidak selalu terlihat

ilustrasi gas SO2 di gunung berapi (pexels.com/hery ansyah) Ciri lain dari gas SO2 ialah tidak memiliki warna sehingga keberadaannya tidak dapat dilihat secara langsung. USGS menyebut bahwa SO2 termasuk gas vulkanik yang tidak terlihat oleh mata. NIOSH juga menjelaskan bahwa SO2 merupakan gas tidak berwarna dengan bau yang menyengat.
Artinya, udara yang terlihat bersih belum tentu bebas dari gas SO2. Karena itu, kondisi udara sebaiknya tidak dinilai hanya berdasarkan apa yang terlihat oleh mata. Jika berada di wilayah yang terdampak erupsi, masyarakat perlu memperhatikan informasi resmi mengenai kualitas udara dan paparan gas vulkanik.
3. Bisa menimbulkan rasa perih dan mengganggu pernapasan

ilustrasi gas SO2 pekat di gunung berapi (pexels.com/selpa okta prima tysmayer) Selain memiliki bau yang menyengat dan tidak berwarna, gas SO2 juga dapat menimbulkan gangguan pada tubuh ketika terhirup. Mengutip dari Agency for Toxic Substances and Disease Registry (ATSDR), paparan SO2 dapat menyebabkan iritasi pada hidung, tenggorokan, dan saluran pernapasan. Kondisi tersebut dapat membuat hidung atau tenggorokan terasa perih dan memicu batuk.
Pada paparan dengan konsentrasi tinggi, SO2 juga dapat menyebabkan sesak atau kesulitan bernapas. Orang dengan asma dapat mengalami gejala yang lebih berat ketika terpapar gas ini. Oleh sebab itu, munculnya rasa perih atau gangguan pernapasan setelah mencium gas menyengat di sekitar wilayah erupsi perlu diwaspadai.
Gas SO2 dari gunung api memiliki ciri yang bisa dikenali, tetapi bau dan kondisi udara yang terlihat tidak dapat dijadikan patokan untuk memastikan kadarnya aman. Jika berada di wilayah terdampak erupsi, penting untuk mengikuti informasi resmi dan mengurangi paparan gas vulkanik. So, stay safe!
















![[QUIZ] Seberapa Mengenal Kamu dengan Bahasa Indonesia? Buktikan Lewat Kuis Ini!](https://image.idntimes.com/post/20250603/pexels-zen-chung-5538323-deff070f3502b7a1fdf062e1f44e5ba8-6d83b20b68abe64ded6ae3941a23bbb4.jpg)
![[QUIZ] Jika Reinkarnasi Nyata, Kamu Akan Jadi Siapa di SpongeBob Squarepants?](https://image.idntimes.com/post/20240913/kuis-reinkarnasi-spongebob-1-055f713630759f1bd94eb0e31126b6e8.jpg)

![[QUIZ] Jika Reinkarnasi Nyata, Jadi Siapa Kamu di Upin & Ipin Universe?](https://image.idntimes.com/post/20240801/kuis-reinkarnasi-upin-ipin-1-ed6d2af7bdd53fd96fac0b8672909e49.jpg)
