Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
7 Fakta Pergam Laut, Merpati Anggun yang Kuat Terbang Antarpulau
Pergam laut bertengger di pohon. (commons.wikimedia.org/Dr. Jamfish)
  • Pergam laut (Ducula bicolor) adalah merpati hutan besar berukuran 35–42 sentimeter, berbobot hingga 510 gram, dengan bulu putih-krem dan bagian sayap serta ekor hitam.
  • Burung pesisir Asia Tenggara ini bersarang di pulau kecil, lalu rutin terbang melintasi laut hingga 70 meter di atas air menuju pulau besar untuk mencari buah.
  • Pergam laut menelan buah besar berkat rahang elastis dan membantu menyebarkan biji antarpulau, tetapi populasinya menurun akibat perburuan serta gangguan perkembangbiakan; kini langka di Jawa dan Bali.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Burung merpati satu ini sering terlihat bertengger di wilayah pesisir. Tiap pagi, ia terbang melintasi laut menuju pulau besar untuk mencari makan. Saat sore, ia kembali ke pulau-pulau kecil untuk beristirahat. Nama burung ini adalah pergam laut.

Pergam laut atau pied imperial pigeon merupakan jenis merpati hutan berukuran besar yang hidup di hutan-hutan pesisir. Setiap hari, burung ini terbang antarpulau untuk mencari makan. Tahukah kamu kalau burung ini suka makan buah yang lebih besar dari kepalanya? Yuk, simak fakta unik pergam laut atau pied imperial pigeon berikut ini!

1. Jenis merpati hutan berukuran besar

Pergam laut bertengger di pohon. (commons.wikimedia.org/Greg Hume)

Pergam laut atau pied imperial pigeon (Ducula bicolor) merupakan jenis merpati hutan yang bertubuh lumayan besar. Dicatat Birds of the World, panjang pergam laut sekitar 35—42 sentimeter dan berat mencapai 510 gram. Burung pergam dinamakan imperial pigeon karena ukurannya yang besar itu.

2. Kontras warnanya khas

Pergam laut bertengger di pohon. (commons.wikimedia.org/David J. Stang)

Pergam laut punya tampilan yang khas. Bulunya putih dan terkadang agak krem atau kekuningan. Warna ini kontras dengan bulu hitam di ekor, bulu primer, bulu penutup primer dan bulu sekunder luar. Gak jarang juga kepalanya agak kusam karena makan buah. Kontras warna hitam-putih ini menginspirasi nama ilmiah bicolor yang berarti dua warna.

3. Bukti keragaman spesies merpati di Indonesia

Pergam laut bertengger terbalik ini terlihat di Gunung Tangkoko, Sulawesi. (commons.wikimedia.org/Lip Kee Yap)

Pergam laut merupakan satu dari banyaknya spesies merpati di Indonesia. Untuk jenis pergam saja, Persatuan Ornitolog Internasional mengakui ada 42 spesies. Kurang lebih 20 di antaranya ada di Indonesia dan beberapa merupakan endemik. Pergam laut sendiri berkerabat dekat dengan pergam laut timur (D. spilorrhoa) yang ada di pulau-pulau Selat Torres, pergam kuning (D. subflavescens) di Papua Nugini, dan pergam putih (D. luctuosa) asli Sulawesi.

4. Bertengger di pulau kecil, cari makan di pulau besar

Pergam laut bertengger di pohon. (commons.wikimedia.org/NasserHalaweh)

Pergam laut tersebar luas di Asia Tenggara. Habitat favoritnya berupa hutan pesisir, hutan bakau, sampai perkebunan kelapa. Burung ini biasanya bersarang dan bertengger di pulau-pulau kecil di lepas pantai, tapi terbang ke wilayah pesisir pulau besar untuk mencari makan.

Pergam laut sering terlihat terbang melintasi laut dalam jumlah besar. Tiap pagi, burung ini berangkat dari tempat bertenggernya menuju pulau-pulau besar, menghampir pohon-pohon yang sedang berbuah. Begitu sore tiba, pergam laut kembali pulang ke tempat bertenggernya di pulau-pulau kecil.

5. Kuat terbang melintasi laut setiap hari

Pergam laut bertengger di pohon. (commons.wikimedia.org/Chrumps)

Pergam laut merupakan salah satu penerbang yang sangat kuat. Pergam laut rutin terbang antarpulau dari tempat bertenggernya menuju tempat mencari makan. Merpati ini dibekali otot-otot terbang yang besar untuk terbang melintasi laut. Saat melakukan pergerakan hariannya itu, pergam laut bisa terbang hingga di ketinggian 70 meter di atas permukaan air.

6. Suka makan buah yang lebih besar dari kepalanya

Sepasang pergam laut bertengger bersama. (commons.wikimedia.org/cuatrok77)

Beda dari merpati atau dara yang hidup di sekitar kita, pergam laut merupakan pemakan buah. Burung ini senang memakan buah yang ukurannya lebih besar dari kepalanya. Menurut laman Birds of Singapore, makanan pergam laut berupa buah palem, buah ara liar, sampai buah pala.

Pergam laut sering menelan bulat-bulat buah berukuran besar. Mengutip situs resmi Edinburgh Zoo, pergam laut punya sendi elastis pada rahangnya yang bisa meregang untuk menelan biji dan buah besar secara langsung. Pergam laut menyebarkan biji-bijian jauh dari pohon induk, dari pulau besar ke pulau-pulau kecil tempatnya bertengger.

7. Langka di Jawa dan Bali karena perburuan

Sepasang pergam laut bertengger di pohon. (commons.wikimedia.org/Amaury Laporte)

Meski wilayah sebarannya sangat luas di Asia Tenggara, populasi pergam laut diperkirakan mengalami penurunan. Merpati ini sangat rentan terhadap perburuan dan gangguan di tempat berbiaknya. Meski umum di banyak wilayah, pergam laut kini sangat langka di Jawa dan Bali. Menurut informasi dari Data Zone Bird Life, perburuan menyebabkan kelangkaan pergam laut di Jawa dan Bali serta penyebarannya menjadi tidak rata.

Semoga saja keberadaan pergam laut bisa lebih terjaga, ya! Setelah tahu lebih banyak, bagaimana pendapatmu tentang pergam laut atau pied imperial pigeon? Apa kamu pernah menjumpai burung ini di habitat aslinya?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article