Semut dikenal sebagai serangga sosial yang mampu bekerja sama secara terorganisasi dalam koloni besar. Salah satu kunci utama dari koordinasi yang dilakukan semut terletak pada penggunaan feromon sebagai alat komunikasi kimia yang dianggap sangatlah efektif.
Feromon dapat memungkinkan semut untuk menyampaikan berbagai informasi tanpa suara atau isyarat visual yang cenderung rumit. Melalui zat kimia ini, maka koloni semut bisa bergerak secara serempak dalam mencari makanan dan mempertahankan sarangnya dari berbagai ancaman yang ada.
