Fakta Kucing Busok, Leopard Asal Indonesia yang Diakui Dunia

- Kucing busok, ras asli Pulau Raas, Madura, baru diakui oleh World Cat Federation sebagai kucing lokal Indonesia dengan ciri khas warna abu-abu kebiruan dan ekor menekuk.
- Kucing ini dikenal berkarakter aktif, energik, namun agak pemarah dan keras kepala; ukurannya lebih besar dari kucing domestik biasa dengan mata hijau gelap yang menawan.
- Warga Pulau Raas meyakini berbagai mitos seputar kucing busok, termasuk larangan menyelundupkannya keluar pulau karena diyakini membawa kesialan serta menjaga kelestariannya agar tidak punah.
Jika melihat pada gambar, sekilas kucing tersebut terlihat seperti british shorthair versi tirus atau russian blue, tapi nyatanya bukan, lho! FYI, kucing tersebut adalah jenis kulok alias kucing lokal asli Indonesia yang baru saja diakui World Cat Federation. Hewan lucu ini disebut sebagai kucing busok.
Meski wajahnya cukup galak dan jutek, kucing busok memiliki kepribadian yang cukup aktif. Untuk tahu lebih dalam, kenalan dulu dengan kucing busok ini, yuk! Berikut fakta kucing busok.
Table of Content
Asal usul kucing busok dari Raas
Kalau ingin menemuinya, kamu perlu terbang ke salah satu gugusan pulau di seberang Madura. Tepatnya Pulau Raas yang termasuk wilayah administratif Jawa Timur. Kucing busok merupakan kucing asli pulau tersebut, makanya juga dikenal sebagai kucing raas atau kucing madura.
Nama ‘busok’ sendiri artinya abu-abu, sebagaimana tubuh kucing busok asli yang didominasi warna abu-abu kebiruan. Namun, ada juga warganet di Twitter yang mengatakan bahwa ‘busok’ merupakan akronim dari ‘abu gosok’. Lucu, ya?
Beberapa ahli menyatakan bahwa kucing busok memiliki nenek moyang kucing korat, melansir The Discerning Cat. Asumsi ini berdasarkan pada warnanya yang kebiruan dan ujung ekor membengkok sebagaimana kucing Asia lainnya. Meski demikian, besar kemungkinan kucing busok berkembang secara alami.
Ciri fisik dan karakteristik kucing busok

Di luar konteks namanya, kucing raas sendiri memiliki warna solid. Kamu bisa menjumpai kucing raas berwarna kecokelatan, hitam, kebiruan, atau abu-abu. Namun, ada juga yang berwarna kombinasi. Kendati demikian, beberapa orang meyakini bahwa warna yang bertumpuk pada kucing busok jarang terjadi, sekalipun pada mereka yang mengalami persilangan.
Kucing busok memiliki tampilan yang menawan. Ciri utamanya adalah mata hijau dan gelap dengan wajah serta telinga berbentuk segitiga. Sebagaimana disebutkan, ekornya yang menekuk menjadi ciri utama lain yang menambah pesonanya.
Jika dibanding kucing domestik, kucing raas memiliki tubuh lebih besar. Rata-rata ukuran fisiknya mencapai 60 sentimeter dengan berat hingga 6,8 kilogram.
Sekilas, kamu bisa melihat ekspresi kucing busok yang jutek. Ekspresi tersebut mirip kepribadiannya, lho! Masih dari The Discerning Cat, kucing busok termasuk ras yang energik dan ceria, tetapi kurang penyayang.
Sumber tersebut juga mengatakan bahwa kucing busok dikenal agak pemarah. Selain itu, ia bisa jadi keras kepala dan sulit menuruti perintah. Kucing ini pun bisa dibilang kurang ramah anak, karena bisa bertingkah ajaib. Misalnya, tiba-tiba mencakar ketika kesal.
Kamu perlu melakukan effort untuk melakukan pendekatan dengan kucing ini. Terlebih kucing busok juga bukanlah kucing yang direkomendasikan untuk dipelihara. Sebab, jumlah kucing raas asli makin sedikit.
Mitos kucing busok

Bukan Indonesia kalau tanpa mitos dan legenda. Nah, si lucu asal Pulau Raas ini juga punya mitosnya tersendiri. Kepercayaan warga lokal bahkan dimuat dalam situs internasional yang membuatnya makin menarik.
Pertama, jika seseorang berhasil menyelundupkan kucing busok dari Pulau Raas, maka perahunya akan tenggelam. Nasib sial ini lebih besar terjadi pada mereka yang masih lajang atau belum menikah. Apabila berhasil menyeberangi Pulau Raas, tetap ada kemungkinan mengalami kesialan sepanjang hidup.
Kedua, kucing-kucing jantan yang meninggalkan pulau diyakini sudah dikebiri. Kepercayaan meyakini bahwa penduduk setempat akan mensterilkan kucing jantan yang pergi. Penduduk pun percaya bahwa kucing subur seharusnya hanya hidup di Pulau Raas. Hal ini pun menunjukkan bahwa kucing raas tidak hanya langka, tetapi juga terancam punah.
Ketiga, ada kemungkinan kucing raas masih satu keturunan dari kucing korat, sebagaimana disebutkan sebelumnya. Namun, ada pula yang mengatakan bahwa busok berasal dari perkawinan sedarah antara kucing raas, melansir PetKeen.
Kondisi dan kesehatan
Layaknya kucing lokal lainnya, kucing raas memiliki ketahanan fisik yang cukup tangguh. Meski demikian, perawatan rutin anticacing, kutu, dan menyisir rutin tetap diperlukan.
Kucing busok berasal dari Pulau Raas dengan suhu tropis yang panas dan lembap. Perpindahan lingkungan hidup mungkin menyebabkan ketidaknyamanan sehingga mereka perlu beradaptasi cukup lama.
Beberapa penyakit yang rawan menyerangan kucing busok mirip dengan kucing korat, nenek moyangnya. Penyakit tersebut yakni infeksi saluran kencing dan masalah ginjal.
Kucing busok dari Pulau Raas, Madura, memang menawan. Jika tertarik, kamu bisa berkunjung ke Pulau Raas untuk berjumpa langsung dengan ras kucing asli Indonesia ini.
FAQ Seputar Fakta Kucing Busok
| Bagaimana pola makan yang ideal untuk Kucing Busok mengingat sifatnya yang aktif? | Kucing Busok adalah kucing yang sangat energik dengan massa otot yang padat. Mereka membutuhkan diet tinggi protein hewani berkualitas tinggi untuk mendukung aktivitas fisiknya. Karena mereka termasuk ras murni yang belum banyak mengalami rekayasa genetika, makanan mentah yang disiapkan dengan aman (raw food) atau dry food berkualitas tinggi tanpa banyak bahan pengisi (grain-free) sangat disarankan untuk menjaga kondisi fisiknya tetap prima. |
| Apakah Kucing Busok memiliki penyakit genetik bawaan tertentu? | Hingga saat ini, belum ada laporan mengenai penyakit genetik bawaan khusus pada Kucing Busok, karena gene pool mereka terbentuk secara alami melalui isolasi geografis di Pulau Raas. Namun, karena variasi genetik yang terbatas akibat inbreeding (kawin sedarah) alami di pulau tersebut, mereka perlu dipantau terhadap potensi masalah sistem kekebalan tubuh atau sensitivitas terhadap jenis vaksin tertentu. |
| Mengapa syarat membawa Kucing Busok keluar Pulau Raas harus disteril/dikebiri? Apa tujuan hukumnya? | Aturan yang ditetapkan oleh Pemerintah Kabupaten Sumenep dan pemuka adat setempat bertujuan untuk melindungi kemurnian genetik Kucing Busok. Jika kucing yang keluar pulau tidak disteril, dikhawatirkan mereka akan dikawinsilangkan dengan kucing domestik lain di luar pulau, yang lambat laun dapat merusak kelestarian ras murni Busok yang diakui dunia. |
| Di kelas mana Kucing Busok berkompetisi dalam ajang Cat Show internasional? | Setelah diakui oleh WCF, Kucing Busok biasanya masuk dalam kategori "Recognized New Breed" atau kelas pembiakan terdaftar. Mereka belum berkompetisi langsung memperebutkan gelar Grand Champion di kelas umum seperti ras persia atau british shorthair yang sudah mapan selama puluhan tahun, melainkan dinilai berdasarkan pemenuhan standar prototipe ras (breed standard) yang sedang dikembangkan. |


















