Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

4 Fakta Semut Drakula, Pemilik Gerakan Tercepat di Dunia Hewan

Potret semut drakula dengan rahang yang panjang (commons.wikimedia.org/Steve Shattuck)
Potret semut drakula dengan rahang yang panjang (commons.wikimedia.org/Steve Shattuck)
Intinya sih...
  • Semut drakula masuk ke dalam sub famili Amblyoponinae, dengan panjang tubuh sekitar 5-8 mm dan mandibula yang relatif lebih panjang daripada jenis semut lainnya.
  • Habitat semut drakula hanya terdapat di Asia Tenggara dan Papua Nugini, hidup di daerah tropis dan subtropis yang lembap serta teduh.
  • Semut drakula merupakan semut predator yang memangsa hewan kecil lain, seperti kelabang kecil dan serangga tanah, serta memiliki gerakan rahang tercepat di dunia.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Ketika mendengar kata “drakula”, kebanyakan orang langsung membayangkan kelelawar—makhluk malam yang kerap dikaitkan dengan tokoh vampir dalam cerita dan film. Namun, tahukah kamu bahwa julukan menyeramkan ini tidak hanya disematkan pada kelelawar? Di dunia serangga, ternyata ada seekor semut yang dikenal dengan nama semut drakula. Julukan ini muncul karena perilakunya yang tak biasa, yakni menghisap cairan tubuh larvanya sendiri. Tak hanya itu, semut drakula juga memegang rekor sebagai hewan dengan gerakan tercepat di dunia berkat rahangnya yang mampu bergerak dalam sekejap mata saat berburu. Penasaran dengan fakta unik lainnya? Yuk, simak berbagai keunikan semut drakula berikut ini!

1. Masuk ke dalam sub famili Amblyoponinae

potret rahang semut drakula (commons.wikimedia.org/April Nobile)
potret rahang semut drakula (commons.wikimedia.org/April Nobile)

Menurut laman Esthetic Ants, berdasarkan sistem penamaan ilmiah, semut drakula dikenal dengan nama Mystrium camillae. Spesies ini termasuk ke dalam salah satu subfamili Amblyoponinae. Secara morfologi, semut drakula umumnya memiliki panjang tubuh sekitar 5–8 mm. Salah satu ciri khas utama subfamili Amblyoponinae adalah keberadaan mandibula (rahang) yang relatif lebih panjang dibandingkan dengan kebanyakan jenis semut lainnya. Pada semut drakula, mandibula tersebut bahkan sering tampak lebih panjang daripada lebar kepalanya.

2. Hanya hidup di kawasan Asia Tenggara

potret semut drakula berada pada habitatnya di tempat lembap (commons.wikimedia.org/
potret semut drakula berada pada habitatnya di tempat lembap (commons.wikimedia.org/

Meskipun legenda Drakula berasal dari Eropa, semut drakula justru sama sekali tidak hidup di wilayah tersebut. Mengutip laman Esthetic Ants, semut drakula secara alami hanya ditemukan di Asia Tenggara dan Papua Nugini. Artinya, semut ini memang tidak dapat dijumpai di alam liar wilayah Eropa, Amerika, maupun Afrika.

Habitat semut drakula berada di daerah tropis dan subtropis yang lembap serta teduh. Mereka senang bersembunyi di bawah serasah daun, kayu yang membusuk, batu, atau bahkan di dalam tanah. Sarangnya pun tidak terbuka, melainkan gelap dan tersembunyi, dengan lorong-lorong kecil dan sempit yang disebut galleries.

3. Merupakan semut predator

potret semut drakula sedang menghisap hemolimfa dari larva (commons.wikimedia.org/Philipp Hoenle)
potret semut drakula sedang menghisap hemolimfa dari larva (commons.wikimedia.org/Philipp Hoenle)

Sebagian besar semut umumnya memakan nektar bunga, cairan dari buah, serta sisa makanan manusia. Namun, semut drakula berbeda. Semut ini termasuk semut predator yang memangsa hewan kecil lain, seperti kelabang kecil dan serangga tanah.

Laman Esthetic Ants melansir bahwa selain berburu, semut drakula juga memiliki perilaku makan hemolimfatik, yaitu menghisap hemolimfa dari larva. Menariknya, larva tersebut tidak dibunuh, sehingga tetap hidup dan dapat pulih kembali. Hemolimfa sendiri adalah cairan tubuh pada serangga dan hewan tak bertulang belakang lainnya, yang berfungsi mirip darah pada manusia. Oleh karena itu semut ini diberi nama semut drakula.

4. Memiliki gerakan rahang yang sangat cepat

Potret semut drakula dengan rahang yang panjang (commons.wikimedia.org/Steve Shattuck)
Potret semut drakula dengan rahang yang panjang (commons.wikimedia.org/Steve Shattuck)

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, semut drakula merupakan semut predator yang berburu untuk mendapatkan makanan. Keunikannya, semut ini dibekali rahang khusus yang mampu bergerak sangat cepat saat menyerang mangsa. Berkat kemampuan luar biasa tersebut, semut drakula dinobatkan sebagai hewan dengan gerakan tercepat yang pernah tercatat, tepatnya pada gerakan rahangnya.

Menurut laman National Geographic, kecepatan ekstrem ini berasal dari mekanisme penyimpanan dan pelepasan energi. Semut drakula terlebih dahulu menekan rahangnya untuk menyimpan energi, lalu melepaskannya secara tiba-tiba. Mekanismenya mirip seperti ketapel, semakin kuat ditarik dan ditahan, semakin cepat lontarannya saat dilepas. Untuk membayangkan betapa cepatnya, gerakan rahang semut drakula mirip menjentikkan jari, tetapi kecepatannya hingga sekitar 1.000 kali lebih cepat.

Setelah kita jelajahi fakta tentang semut drakula membuktikan bahwa makhluk kecil bisa memiliki keunikan luar biasa, dari perilaku menghisap hemolimfa larva hingga rekor gerakan rahang tercepat di dunia, yang menegaskan betapa menakjubkannya keragaman adaptasi serangga di alam.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Ane Hukrisna
EditorAne Hukrisna
Follow Us

Latest in Science

See More

5 Fakta Menarik Black Caraca, Pemulung Cerdik dan Inovatif

12 Jan 2026, 13:29 WIBScience