4 Perbedaan Kucing Siam dan Himalaya, Serupa tapi Tak Sama

- Kucing Siam dan Himalaya diakui sebagai ras berbeda sejak 1957; Himalaya merupakan hasil persilangan antara kucing Persia dan Siam dengan ciri fisik mirip Persia namun corak Siam.
- Kucing Siam berukuran lebih kecil, berbulu pendek, aktif, vokal, dan mudah dilatih; sedangkan Himalaya lebih besar, berbulu panjang, tenang, serta menyukai ketenangan dan belaian pemiliknya.
- Perawatan Siam relatif mudah karena bulunya pendek, sementara Himalaya butuh penyisiran harian; keduanya rentan penyakit pernapasan namun dengan risiko berbeda sesuai bentuk wajah masing-masing.
Siapa yang sering menganggap kucing siam dan himalaya adalah ras kucing yang sama? Satu hal yang membuat kucing siam dan himalaya sering dibilang sama adalah warna bulu yang menutupinya. Kedua ras kucing tersebut memiliki wajah berwarna hitam atau cokelat gelap dengan bulu putih kecokelatan.
Meski demikian, sebetulnya banyak perbedaan kucing siam dan himalaya, baik dari segi karakteristik tubuh hingga sifatnya. Termasuk yang satu memiliki bulu panjang, sedangkan ras lainnya cenderung berbulu pendek. Ini uraian lengkapnya.
Perbedaan kucing Siam dan Himalaya

Meski punya tampilan yang serupa, kucing siam dan himalaya diakui sebagai ras terpisah oleh Cat Fanciers Association di Amerika Serikat sejak tahun 1957. Di Inggris, kucing himalaya dikenal sebagai kucing colourprint dan sub-denominasi dari ras persia menurut Governing Council of Cat Fancy.
Sementara itu, kucing himalaya, berasal dari persilangan kucing persia dengan kucing siam. Alhasil, bentuk tubuhnya mirip kucing persia, termasuk dari segi bulu. Namun, coraknya masih diturunkan dari kucing siam.
Penjelasan asal-usul tersebut bukan satu-satunya perbedaan kucing siam dan himalaya, Beberapa poin lainya perlu diperhatikan karena berkaitan erat dengan kebiasaan dan kebutuhan anabul.
1. Tampilan fisik

Kucing dewasa ras siam berukuran lebih kecil dibanding ras himalaya. Tinggi tubuhnya berkisar hanya 20-25 cm dengan rata-rata berat 3,6-5,4 kg. Kucing ini dikenal dengan warna tubuhnya yang mencolok serta mata biru tanzanite yang cantik, melansir Siamese of Day. Ras kucing siam juga memiliki telinga menyerupai segitiga besar, tubuh ramping dengan kaki panjang, dan bulu pendek.
Dari segi fisik, kucing dewasa ras himalaya berukuran lebih besar. Dengan tinggi rata-rata 25-30 cm serta berat badan 3,2-5,4 kg. Dengan karakteristik tersebut, ras kucing ini konon cenderung mirip kucing persia. Apalagi bulunya juga tebal dan panjang. Warnanya pun mirip kucing siam dengan mata biru yang indah.
2. Sifat
Jika kesulitan mengetahui perbedaan kucing siam dan himalaya dari segi fisik, coba amati karakteristiknya. Dua jenis ras kucing ini punya perbedaan yang cukup mencolok.
Kucing siam disebut lebih vokal dan banyak bicara. Ras siam termasuk kucing yang kerap menuntut perhatian dan gak suka ditinggal sendirian dalam waktu lama. Meski demikian, ras kucing ini termasuk cerdas dan mudah dilatih.
Lantas, bagaimana dengan himalaya? Well, ras kucing ini punya kepribadian yang jauh lebih anteng. Kucing himalaya mewarisi sifat kucing persia yang manis, jinak, dan pendiam. Mereka menikmati ketenangan dan belaian dari pemiliknya yang menenangkan. Dibanding kucing siam, kucing ras himalaya mungkin lebih senang berada di pangkuanmu daripada diajak lari-larian, melansir Hepper.
3. Perawatan

Bulu pendek dari kucing siam membawa kemudahan tersendiri bagi pemiliknya. Kucing ini gak menuntut perawatan tinggi untuk bulunya. Cukup disikat atau disisir sesekali guna menghilangkan bulu mati. Di samping itu, kucing siam pun dikenal sebagai hewan bersih dan jarang memiliki masalah dengan hairball.
Sebaliknya, kucing himalaya perlu perawatan yang cukup tinggi. Bulunya yang panjang membuatnya perlu disisir setiap hari agar gak kusut dan terhindar dari kotoran yang menempel. Jangan lupa pula periksa telinga secara rutin karena kucing ras ini terhitung rentan terhadap infeksi telinga, melansir Excited Cats.
4. Kesehatan
Perbedaan kucing siam dan himalaya juga meliputi kondisi genetik yang memengaruhi kesehatannya. Kucing siam cenderung lebih rentan terhadap penyakit dibanding himalaya. Bentuk wajahnya yang lancip dan deretan gigi yang padat, membuat kucing ini berisiko terkena gangguan pernapasan dan masalah gigi.
Meski demikian, bukan berarti ras kucing himalaya gak berisiko memiliki penyakit, ya. Anatomi wajah yang cenderung rata dan mirip kucing persia membuat, ras himalaya juga berpotensi mengalami masalah pernapasan. Bulunya yang panjang pun rentan terhadap masalah kulit. Sementara itu, kebiasaan gak beraktivitas membuat kucing ini rentan mengalami obesitas.
Tertarik memelihara kucing dari kedua jenis ras tersebut? Pastikan kamu tahu dulu perbedaan kucing siam dan himalaya agar paham bagaimana perawatan yang tepat untuk masing-masing anabul, ya.
FAQ Seputar Perbedaan Kucing Siam dan Himalaya
| Dari mana asal nama ras kucing "Himalaya"? Apakah mereka berasal dari pegunungan Himalaya? | Tidak, kucing Himalaya tidak berasal dari pegunungan Himalaya. Ras ini dikembangkan di Amerika Serikat dan Inggris. Nama "Himalaya" diberikan karena pola warna bulunya (colorpoint) sangat mirip dengan pola warna pada Kelinci Himalaya. |
| Bagaimana bentuk dan struktur mata yang membedakan kedua ras ini? | Meskipun sama-sama memiliki mata berwarna biru cerah, bentuk matanya berbeda. Kucing Siam memiliki mata berbentuk almond (lonjong/seperti kacang almond) yang miring khas kucing Asia, sedangkan kucing Himalaya memiliki mata yang bulat besar dan ekspresif, yang diwarisi dari gen kucing Persia. |
| Apakah anak kucing Siam dan Himalaya langsung terlahir dengan corak warna gelap (point) di wajahnya? | Tidak. Anak kucing dari kedua ras ini terlahir dalam keadaan putih polos atau krem sangat terang. Corak warna gelap pada area wajah, telinga, kaki, dan ekor baru akan muncul secara bertahap setelah beberapa minggu akibat pengaruh suhu lingkungan luar setelah mereka lahir. |
| Bagaimana perbedaan bentuk ekor dan kaki antara kucing Siam dan Himalaya? | Kucing Siam memiliki kaki yang panjang, langsing, serta ekor yang panjang dan meruncing di ujungnya. Sebaliknya, kucing Himalaya memiliki struktur kaki yang pendek, kokoh (gempal), dengan ekor yang cenderung pendek dan sangat tebal berbulu. |




















![[QUIZ] Kami Tahu Karakteristik Anjingmu Sebenarnya Berdasarkan Ras-nya](https://image.idntimes.com/post/20250530/10-d8f43744b85726baf74d6241c36ab6ef.png)