6 Fakta Menarik Cenderawasih Panji, Sangat Suka Buah-buahan!

Cenderawasih panji juga dikenal sebagai king of saxony bird of paradise, nama yang indah bukan? Sama indahnya dengan penampilan mereka. Jantan dewasa memiliki panjang tubuh 22 sentimeter dengan berat 80-95 gram dan betina hanya kisaran 20 sentimter, beratnya sekitar 68-88 gram. Jantan memiliki kepala dan bagian tubuh atas berwarna hitam, bagian bawahnya kuning dan terdapat bercak kayu manis di sayapnya.
Apa yang membuatnya indah adalah bulu panjang yang mencolok. Berbeda dengan betina yang berwarna abu-abu kecokelatan di bagian atasnya dan warnanya lebih pucat di bagian bawah. Mereka memiliki nama ilmiah Pteridophora alberti. Mari kenalan lebih jauh melalui fakta berikut ini!
1. Wilayah penyebaran cenderawasih panji

Penyebaran cenderawasih panji berada di hutan hujan Papua Nugini. Ada dua wilayah utama yang mereka tinggali, membentang dari garis tenggara Pegunungan Weyland dan Pegunungan Salju ke arah timur hingga Pegunungan Bismarck dan Kratke. Sementara itu, rentang yang lebih kecil berada di tenggara. Dilansir Animal Diversity, kamu bisa melihat burung ini di ketinggian 1.500-2.750 meter di atas permukaan laut.
Cenderawasih panji tidak bergantung pada habitat hutan yang masih asli. Mereka juga bisa bertahan hidup di hutan hujan dan tepi hutan.
2. Cenderawasih panji hidup menyendiri

Spesies burung ini ternyata lebih suka hidup menyendiri, kecuali saat memasuki musim akwin. Cenderawasih panji jantan juga cenderung teritorial tapi tidak masalah berkumpul bersama saat ritual pertunjukan di musim kawin.
Mereka lebih aktif saat siang hari dan menetap di habitatnya, tidak bermigrasi. Walaupun teritorial, tidak banyak informasi mengenai luas wilayah jelajahnya.
3. Cenderawasih panji sangat menyukai buah-buahan

Sumber yang sama menjelaskan bahwa cenderawasih panji bisa dikatakan sebagai spesialis pemakan buah. Diperkirakan sekitar 80 persen dietnya terdiri dari buah, mereka cenderung lebih menyukai buah-buahan hijau khususnya false figs dari semua buah yang dikonsumsinya. Tidak hanya itu, cenderawasih panji juga melengkapi dietnya dengan serangga.
Sebagian besar jantan dewasa mencari makan di kanopi tinggi. Tapi selebihnya bisa ditemukan di berbagai ketinggian hutan.
4. Bagaimana cara berkomunikasi cenderawasih panji?

Cara berkomunikasi cenderawasih panji adalah vokalisasi dan gerakan tubuh. Nyanyian jantan digambarkan terdengar seperti desisan radiostatis, temponya meningkat dan berkurang secara bersamaan. Nyanyiannya berlangsung selama 4 hingga 5 detik dan diulang dengan interval satu menit. Sementara itu, jantan muda terdengar mengeluarkan suara seperti 'churrs' bernada rendah yang berisik.
Jantan yang mendekati betina melakukan gerakan rumit diiringi dengan nyanyian. Mereka juga mengubah postur tubuhnya untuk lebih mengesankan betina. Saat betina tertarik, mereka juga menunjukkan postur tubuh sebagai balasan.
5. Sistem perkawinan cenderawasih panji

Sistem perkawinan cenderawasih panji adalah poligini, jantan bisa kawin dengan beberapa betina. Saat memasuki musim kawin, jantan melakukan pertunjukan selama bulan September-April. Mereka bernyanyi di tempat bertengger yang disebut sebagai lek. Selain nyanyian, jantan juga melakukan gerakan seperti mengibaskan bulunya dan memantulkan sulur di mana betina bertengger.
Dilansir Australian Museum, puncak perkembangbiakannya terjadi di bulan Juli hingga Februari. Betina akan membangun dan mengurus sarangnya sendirian. Betina mengerami telurnya selama 22 hari.
6. Ancaman keberadaan cenderawasih panji

Sebagai burung dengan bulu indah, cenderawasih panji tersebar luas dan banyak ditemui di wilayah jelajahnya. Tapi, bukan berarti keberadaan mereka tidak terancam. Dilansir Oiseaux Birds, jantan banyak diburu untuk diambil bulunya dan digunakan sebagai hiasan upacara oleh masyarakat lokal.
Selain itu, telur dan anak burung terancam oleh keberadaan pemangsa seperti ular pohon dan burung pemangsa lainnya. Jumlah populasinya saat ini masih belum diketahui, tapi itu diperkirakan menurun. Akan tetapi, mereka masih diklasifikasikan sebagai Least Concern.
Sekarang kamu tahu bahwa cenderawasih panji ternyata hidup menyendiri, kecuali musim kawin. Tidak banyak informasi tentangnya, tapi mereka ternyata banyak diburu untuk diambil bulunya dan dijadikan sebagai hiasan. Apakah kamu pernah melihat cenderawasih panji?



















