Kehadiran ikan sapu-sapu di sungai-sungai Jakarta belakangan ini kembali menjadi sorotan publik. Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta bahkan mulai mendorong penangkapan secara masif karena populasinya yang dianggap mengganggu keseimbangan ekosistem. Langkah ini didukung karena ikan sapu-sapu semakin banyak ditemukan di aliran sungai Jakarta dan sekitarnya.
Fenomena tersebut kemudian memicu pertanyaan, bagaimana ikan yang awalnya dikenal sebagai pembersih akuarium kini bisa mendominasi perairan alami? Di balik kemampuannya bertahan di lingkungan ekstrem, ikan sapu-sapu ternyata menyimpan sejumlah fakta yang cukup mengkhawatirkan. Lalu, seberapa mengerikan sebenarnya ikan ini jika dilihat dari sisi ilmiah?
