6 Fakta Queen Angelfish, Menghasilkan Puluhan Ribu Telur dalam Semalam

Queen angelfish (Holacanthus ciliaris) merupakan salah satu penghuni karang yang warnanya sangat indah dan mencolok. Tubuhnya sangat pipih, terdapat sirip punggung yang memanjang hingga bagian belakang tubuhnya, bersambung dengan 9 hingga 15 duri dan 15 hingga 17 tulang lunak. Akan tetapi, queen angelfish memiliki tulang belakang yang kuat. Panjang ikan dewasa bisa mencapai 45 sentimeter dan beratnya kisaran 1,6 kilogram.
Jantan biasanya berukuran lebih besar dari betina. Kamu harus tahu bahwa hanya dibutuhkan waktu tidak sampai 24 jam untuk menunggu telur queen angelfish untuk menetas. Penjelasan berikutnya ada dalam fakta-fakta berikut ini. Yuk, simak!
1. Wilayah penyebaran queen angelfish

Penyebaran queen angelfish berada di batu karang di pesisir di sekitar pulau lepas pantai. Mereka banyak ditemui di Laut Karibia, perairan tropis bagian barat Atlantik dari Bermuda hingga Brasil dan dari Panama hingga Pulau Windward. Queen angelfish biasanya menghuni kedalaman 1--106 meter di bawah permukaan laut.
ToughtCo menginformasikan bahwa queen angelfish tidak bermigrasi dan lebih aktif di siang hari. Mereka kebanyakan menghuni lautan tapi bisa juga beradaptasi dengan tingkat keasinan di tempat lain. Karenanya, queen angelfish banyak dilihat di akuarium laut.
2. Menu makannya beragam

Sebagai omnivora, queen angelfish punya banyak pilihan menu makan. Mereka lebih suka spons, alga dan bryozoan, tapi juga bisa mengonsumsi ubur-ubur, karang, palankton dan tunicate. Saat masih di tahap remaja, larva queen angelfish menyiapkan tempat pembersihan di mana banyak ikan besar mendekat dan membiarkan larva dari ikan ini untuk membersihkan ektoparasit yang ada di tubuhnya.
3. Mengapa dinamai queen angelfish?

Dilansir American Oceans, queen angelfish mendapatkan namanya dari tanda seperti mahkota di tengah dahinya. Bentuk seperti mahkota itu juga tampak seperti mata besar yang bisa mengecoh pemangsa. Itu membuatnya terlihat lebih besar dari ukuran sebenarnya. Queen angelfish juga memiliki paruh seperti mulut dan bulu atau bristles seperti gigi.
4. Berkamuflase dengan baik di lingkungan sekitarnya

Warna tubuh queen angelfish memang mencolok dan menarik perhatian. Mereka pemalu dan sering terlihat sendirian maupun berpasangan. Tubuhnya berwarna biru elektrik, diperindah dengan ekor kuning dan sentuhan warna ungu dan oranye. Queen angelfish jadi salah satu spesies ikan karang dengan warna paling mencolok. Akan tetapi, hal tersebut membuatnya menyatu dan bersembunyi di antara karang berwarna. Warna terangnya jadi kamuflase untuk melindungi dirinya dari bahaya dan pemangsa, dilansir National Geographic.
5. Sistem perkawinan queen angelfish

Sistem perkawinan queen angelfish adalah poligini, jantan membentuk harem selama masa pendekatan. Harem biasanya terdiri dari 1 jantan dan 4 betina. Sama seperti hewan lainnya, jantan juga melakukan proses pendekatan sebelum kawin. Musim kawinnya terjadi selama musim dingin di Puerto Rico. Melansir Animal Diversity, queen angelfish bisa menghasilkan 25.000 hingga 75.000 telur hanya dalam satu malam. Jumlah yang sangat banyak, bukan?
6. Pertumbuhan anak-anaknya sangat cepat

Setelah dibuahi, telur queen angelfish akan mengapung selama 15 hingga 20 jam sebelum berkembang menjadi larva transparan. Setelah beberapa saat, larvanya berkembang menjadi queen angelfish muda yang menyerupai ikan dewasa. Pada periode tersebut, larva memakan plankton dan tumbuh cepat mencapai ukuran 15 hingga 20 mm. Telur-telurnya hanya dibiarkan mengapung tanpa penjagaan dari induknya.
Queen angelfish ternyata dinamai karena tanda di dahinya. Menariknya, betina bisa menghasilkan puluhan ribu telur dalam semalam! Populasinya saat ini stabil dan diklasifikasikan sebagai least concern oleh IUCN. Walaupun queen angelfish sering diambil dalam jumlah besar di sekitar Brasil, itu tidak terlalu mengancam populasinya secara keseluruhan. Apakah kamu pernah melihat spesies ikan ini sebelumnya?



















