5 Fakta Unik Side-striped Jackal, si Noktural yang Sangat Vokal!

- Side-striped jackal merupakan spesies canine berasal dari Afrika dengan ciri khas belang abu-abu kecokelatan di sisi tubuhnya.
- Habitat side-striped jackal berada di area tropis Afrika, mulai dari hutan lembab hingga sabana, rawa-rawa, dan padang rumput.
- Side-striped jackal adalah spesies omnivora yang aktif pada malam hari, hidup berpasangan atau dalam kawanan, serta memiliki panggilan khusus untuk anggota keluarganya.
Side-striped jackal merupakan spesies canine yang berasal dari Afrika. Mereka berada dalam famili Canidae dan memiliki nama ilmiah Canis adustus. Panjang tubuhnya mencapai 69--81 sentimeter, tingginya 35--50 sentimeter dan seberat 6,5--14 kilogram. Untuk membantumu membedakannya dari spesies jackal lainnya, ingatlah bahwa terdapat belang berwarna abu-abu kecokelatan di sisi tubuhnya.
Punggungnya berwarna abu-abu, lebih gelap dibandingkan bagian bawahnya. Ekornya berwarna hitam yang ujungnya putih. Terdapat garis-garis putih, tapi tidak jelas, di sisi tubuhnya mulai dari siku hingga pinggul. Tanda tersebut lebih jelas pada jackal dewasa dibandingkan jackal muda. Tidak banyak informasi tentangnya, tapi fakta berikut masih bisa membantumu mengenalinya lebih jauh.
1. Wilayah penyebaran side-striped jackal

Penyebaran side-striped jackal berada di area tropis di Afrika, mulai dari 15 derajat lintang utara hingga 23 derajat lintang selatan. Mereka menempati kawasan hutan lembab di bagian timur, barat dan tengah Afrika. Spesies jackal satu ini juga diketahui berada di kawasan setinggi 2.700 meter, tapi tidak menghuni hutan hujan di bagian barat atau tengah Afrika.
Animal Diversity menginformasikan bahwa habitat pilihannya beragam, tapi bisa berada di sabana dan semak belukar, rawa-rawa, padang semak dan padang rumput. Side-striped jackal juga bisa kamu temui di daerah budidaya dan sering terlihat melintasi jalan raya utama di wilayah penyebarannya.
2. Menu makannya sangat beragam

Berdasarkan informasi dari Kruger National Park, side-striped jackal adalah spesies omnivora yang beradaptasi untuk memakan banyak hal. Mereka mengubah dietnya untuk menyesuaikan dengan kondisinya. Menu makannya termasuk mamalia kecil, bangkai, buah-buahan, reptil, burung dan telur-telurnya. Side-striped jackal cenderung memakan invertebrata selama musim hujan dan mamalia kecil di musim kemarau.
3. Noktural yang teritorial

Sebagai hewan yang lebih aktif saat malam hari, puncak aktivitas side-striped jackal terjadi di dini hari sebelum fajar. Mereka hidup sendirian atau berpasangan, tapi terkadang membentuk kawanan yang terdiri dari 6 anggota. Di area yang sumber makanannya melimpah, kamu bisa menemuinya dalam kelompok besar. Side-striped jackal sangat teritorial dan rela melindungi wilayahnya dengan tanda khusus.
4. Bagaimana cara berkomunikasinya?

Walaupun side-striped jackal aktif tampak seperti hewan agresif yang pendiam, mereka sebenarnya sangat vokal, lho. Panggilan yipping dilakukan ketika keluarga berkumpul, jenis vokalisasi yang dikhususkan untuk anggota keluarga. Tidak ada yang mengenali atau menanggapi panggilannya selain dari anggota keluarganya. Saat merasa terancam, mereka akan mengeluarkan teriakan keras.
Side-striped jackal memiliki vokalisasi parau pelan saat terluka parah. Mereka juga punya panggilan yang terdengar seperti teriakan burung hantu dan tidak melolong. Karenanya, mereka dinamai 'o loo' oleh etnis karamojong.
5. Sistem perkawinan side-striped jackal

Sistem perkawinan side-striped jackal adalah monogami, membentuk ikatan dengan satu pasangan yang berlangsung seumur hidupnya. Waktu kawinnya tergantung pada wilayah yang dihuninya. Di bagian selatan Afrika, musim kawin terjadi di bulan Juni dan berakhir di bulan November.
Betina mengandung selama 57--70 hari dan melahirkan 3--6 bayi. Mereka terlahir tidak berdaya dan dirawat oleh betina selama 8--10 minggu. Anak-anaknya baru dewasa pada usia 6--8 bulan dan mulai meninggalkan wilayahnya saat berusia 11 bulan, dilansir Animalia.
Side-striped jackal ternyata lebih aktif saat malam hari dan hidup berpasangan, tapi terkadang berada dalam kawanan. Spesies jackal ini juga memiliki vokalisasi unik dan khusus untuk memanggil anggota keluarganya saja. Walaupun tidak ada informasi mengenai jumlah populasinya, tapi mereka diklasifikasikan sebagai Least Concern oleh IUCN. Sejauh ini, tren populasinya masih stabil.



















