Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Gurita Disebut Hewan Paling Pintar di Laut, Apa Istimewanya?

Gurita
ilustrasi gurita (pexels.com/Pia B)
Intinya sih...
  • Gurita mampu memecahkan masalah dengan cara tak terduga
  • Punya sistem saraf yang unik, dengan dua pertiga neuron berada di lengannya
  • Jago menyamar dan beradaptasi, serta memiliki rasa ingin tahu yang tinggi
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Di antara semua makhluk laut, gurita sering disebut sebagai yang paling cerdas. Julukan ini bukan sekadar mitos atau cerita viral di internet. Para ilmuwan sudah lama meneliti perilaku gurita dan menemukan banyak hal yang mengejutkan. Dari cara berburu sampai cara melarikan diri, gurita menunjukkan kemampuan berpikir yang tidak biasa. Hewan bertubuh lunak ini seolah selalu punya rencana cadangan. Itulah yang membuat gurita terasa “berbeda” dibanding hewan laut lainnya.

Yang menarik, kecerdasan gurita berkembang tanpa bantuan tulang belakang. Tidak seperti ikan atau mamalia laut, gurita hidup dengan sistem saraf yang unik. Otaknya tidak bekerja sendirian, karena sebagian besar neuron justru tersebar di lengannya. Kondisi ini membuat gurita bisa bergerak dan bereaksi dengan sangat cepat. Bahkan, tiap lengannya bisa bertindak seolah punya “pikiran” sendiri. Dari sinilah kisah kecerdasan gurita mulai terasa masuk akal.

1. Bisa memecahkan masalah dengan cara tak terduga

Gurita
ilustrasi gurita bercincin biru (pixabay.com/pen_ash)

Gurita dikenal mampu memecahkan masalah yang cukup rumit. Dalam berbagai eksperimen, mereka bisa membuka tutup botol atau kotak untuk mendapatkan makanan. Prosesnya tidak asal, karena gurita akan mencoba beberapa cara sampai berhasil. Jika satu cara gagal, mereka akan mencari alternatif lain. Perilaku ini menunjukkan adanya proses belajar dan evaluasi. Tidak banyak hewan laut yang mampu melakukan hal serupa.

Kemampuan ini membuat gurita sering disamakan dengan hewan darat yang cerdas. Mereka tidak hanya mengandalkan insting, tapi juga pengalaman sebelumnya. Gurita bisa mengingat solusi yang pernah berhasil. Saat menghadapi masalah serupa, mereka akan mengulang strategi yang sama. Ini menandakan adanya memori jangka pendek dan jangka panjang. Sebuah kemampuan yang cukup langka di dunia bawah laut.

2. Punya sistem saraf yang unik

Gurita
ilustrasi gurita (pexels.com/yu zhang)

Sekitar dua pertiga neuron gurita berada di lengannya, bukan di otak pusat. Artinya, tiap lengan bisa merespons rangsangan tanpa menunggu perintah langsung dari otak. Inilah yang membuat gerakan gurita terlihat sangat luwes dan presisi. Saat berburu, lengannya bisa bergerak ke berbagai arah sekaligus. Semua dilakukan dengan koordinasi yang nyaris sempurna. Sistem ini membuat gurita unggul dalam situasi genting.

Keunikan ini juga membantu gurita saat harus beradaptasi cepat. Ketika satu lengan terluka, lengan lain tetap bisa bekerja optimal. Bahkan, gurita mampu mempelajari tekstur dan bentuk benda hanya lewat sentuhan. Ini membuat mereka seperti “membaca” lingkungan tanpa harus melihat. Cara kerja tubuh seperti ini hampir tidak ditemukan pada hewan lain. Tak heran jika gurita sering disebut sebagai anomali dalam dunia biologi.

3. Jago menyamar dan beradaptasi

ilustrasi gurita
ilustrasi gurita (pixabay.com/glucosala)

Salah satu kecerdasan gurita yang paling mencolok adalah kemampuannya menyamar. Mereka bisa mengubah warna dan tekstur kulit dalam hitungan detik. Perubahan ini bukan hanya untuk bersembunyi, tapi juga untuk berkomunikasi. Gurita bisa menyesuaikan diri dengan lingkungan sekitar secara instan. Hal ini membutuhkan pengolahan informasi yang sangat cepat. Otaknya harus membaca situasi dan memberi respons yang tepat.

Kemampuan kamuflase ini juga menunjukkan kecerdasan strategis. Gurita tahu kapan harus bersembunyi dan kapan harus bergerak. Mereka bisa menipu predator dengan berpura-pura menjadi batu atau karang. Bahkan, ada gurita yang meniru bentuk hewan lain agar tidak diserang. Semua ini bukan reaksi acak, melainkan keputusan yang tepat sasaran. Di sinilah kecerdasan gurita benar-benar terasa nyata.

4. Punya rasa ingin tahu yang tinggi

ilustrasi gurita
ilustrasi gurita (pixabay.com/Taken)

Gurita dikenal sebagai hewan yang sangat penasaran. Mereka sering mengeksplorasi benda baru di sekitarnya. Dalam akuarium, gurita bisa tertarik pada mainan atau alat yang asing. Mereka akan menyentuh, memutar, bahkan “memeriksa” benda tersebut. Perilaku ini mirip dengan cara manusia belajar lewat eksplorasi. Rasa ingin tahu ini menjadi tanda kecerdasan yang penting.

Sifat ini juga membuat gurita cepat belajar dari lingkungannya. Mereka tidak pasif menunggu, tapi aktif mencari informasi. Gurita bisa mengenali manusia tertentu yang sering memberinya makan. Bahkan, ada yang menunjukkan respons berbeda pada orang yang berbeda. Ini menandakan adanya pengenalan individu. Sesuatu yang jarang terjadi pada hewan laut.

5. Belajar dari pengalaman, bukan sekadar naluri

ilustrasi gurita
ilustrasi gurita (pixabay.com/k10a10)

Yang membuat gurita istimewa adalah kemampuannya belajar dari pengalaman. Mereka bisa mengingat kejadian buruk dan menghindarinya di kemudian hari. Jika pernah terjebak atau disakiti, gurita akan lebih waspada. Respons ini bukan sekadar refleks, melainkan hasil pembelajaran. Gurita juga bisa menyesuaikan strategi berburu sesuai kondisi. Hal ini menunjukkan fleksibilitas berpikir yang tinggi.

Berbeda dengan hewan yang hanya mengandalkan pola insting, gurita lebih adaptif. Mereka tidak terpaku pada satu cara bertahan hidup. Saat lingkungan berubah, mereka ikut berubah. Inilah yang membuat gurita mampu bertahan di berbagai kondisi laut. Kecerdasannya bukan soal cepat atau lambat, tapi soal tepat. Dan di dunia laut yang keras, kemampuan ini sangat berharga.

Gurita disebut sebagai hewan paling pintar di laut bukan tanpa alasan. Dari kemampuan memecahkan masalah hingga sistem saraf yang unik, semuanya menunjukkan kecerdasan yang kompleks. Gurita tidak hanya bertahan hidup, tapi juga beradaptasi dengan cerdas. Cara mereka belajar, mengingat, dan bereaksi membuat ilmuwan terus tertarik menelitinya. Di balik tubuh lunaknya, tersimpan kemampuan luar biasa. Gurita pun layak mendapat tempat istimewa dalam daftar hewan paling cerdas di bumi.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Ane Hukrisna
EditorAne Hukrisna
Follow Us

Latest in Science

See More

5 Fakta Rock Art of Alta, Seni Zaman Batu dari Ujung Utara Dunia

11 Feb 2026, 15:29 WIBScience