ikatan keluarga pudu selatan yang sangat harmonis (commons.wikimedia.org/Evan Hargus)
Terakhir, ada spesies rusa terkecil di dunia yang ternyata bisa ditemukan di Patagonia bernama pudu selatan (Pudu puda). Bayangkan saja, individu dewasa hanya tumbuh sepanjang 70—83 cm dengan bobot 7,5—15 kg. Secara umum, penampilan jantan dan betina terbilang mirip, tetapi jantan memiliki sepasang tanduk yang tumbuh sepanjang 5—9 cm saja.
Dilansir laman Swoop Patagonia, pudu selatan termasuk hewan monogami yang membentuk keluarga kecil. Ketika merasa terancam, rambut-rambut di tubuh mamalia imut ini akan terangkat, tubuh bergetar hebat, dan mata dipenuhi oleh cairan seperti air mata. Bagi pudu selatan, ancaman bisa datang dari mana saja. Beberapa predator alami mereka antara lain puma, kodkod, dan rubah darwin. Selain itu, manusia juga terbilang sering memburu mereka demi daging dan kulit.
Wilayah Chili dan Argentina yang menempel dengan Pegunungan Andes bagian selatan jadi persebaran utama pudu selatan. Mereka suka di wilayah hutan hujan dengan ketinggian dari 0 sampai 1.700 meter di atas permukaan laut. Di habitat alami, pudu selatan dikenal sebagai pelari zig-zag, pemanjat pohon, sampai pelompat yang sangat mahir sehingga bagi para predator alami sebenarnya cukup kesulitan untuk menangkap satu individu.
Beberapa hewan endemik yang hidup di wilayah Patagonia tadi begitu menarik, ya? Peran Pegunungan Andes sebagai pembatas alami membuat berbagai jenis habitat muncul di wilayah Patagonia. Karena itu, ada keanekaragaman hayati yang tak habis-habis untuk kita bahas. Nah, kalau dari pembahasan hewan endemik tadi, kira-kira mana yang membuatmu tertarik, nih?
Apa hewan pengerat terbesar yang sepenuhnya endemik di wilayah ini dan menyerupai kelinci berkaki panjang? | Hewan tersebut adalah Mara Patagonia (Dolichotis patagonum). Meskipun wajahnya mirip kapibara dan telinganya mirip kelinci, mara sebenarnya adalah hewan pengerat (rodent). Mereka memiliki kaki panjang yang adaptif untuk berlari kencang hingga 45 km/jam di padang rumput kering Patagonia dan terkenal sebagai hewan yang setia karena menganut sistem perkawinan monogami seumur hidup. |
Apakah ada spesies penguin khas yang mendiami wilayah pesisir Patagonia? | Ada, yaitu Penguin Magellan (Spheniscus magellanicus). Diambil dari nama penjelajah Ferdinand Magellan, penguin ini bermigrasi ke pesisir Patagonia (Chili dan Argentina) setiap tahun untuk bersarang dan berkembang biak. Mereka memiliki ciri khas berupa dua garis hitam di antara kepala dan dadanya. |
Burung air endemik kritis apa dari Patagonia yang baru ditemukan oleh ilmuwan pada tahun 1974? | Burung tersebut bernama Hooded Grebe (Podiceps gallardoi). Burung air yang memiliki mata merah menyala dan jambul unik ini hanya hidup di danau-danau terisolasi di dataran tinggi Patagonia. Spesies ini berstatus Critically Endangered (Kritis) dan terkenal dengan ritual berdansa di atas air yang sangat sinkron saat musim kawin. |
Mengapa banyak mamalia darat di Patagonia (seperti Mara dan Pudu) memiliki warna bulu yang cenderung cokelat keabu-abuan atau kusam? | Warna bulu tersebut merupakan bentuk adaptasi kamuflase (kriptik) yang sangat penting untuk bertahan hidup di bioma stepa dan gurun pasir Patagonia. Warna yang menyatu dengan semak kering, bebatuan, dan tanah mempermudah mereka untuk bersembunyi dari incaran predator puncak seperti puma. |