ilustrasi kadal berduri (pexels.com/Rodney Bouwhuizen)
Kadal berduri atau yang memiliki nama lain thorny devil merupakan reptil yang hidup di kawasan gurun pasir gerbang di Australia. Seluruh bagian kulit bersisiknya sudah berevolasi menjadi duri-duri tajam yang tampak sangat mengintimidasi predator lain.
Walau penampilannya tampak menyeramkan dan bahkan terlihat seperti naga purba dengan ukuran mini, namun kadal ini sebetulnya merupakan pemakan semut dengan karakter yang tenang. Duri pada tubuhnya berfungsi sebagai perisai pelindung, sekaligus membantu untuk mengumpulkan embun pagi untuk nantinya diminum.
Evoluasi pertahanan diri dengan menggunakan duri tajam pada tubuh memang menjadi contoh dari adaptasi biologis. Kehadiran struktur berduri ini membantu hewan-hewan bertubuh kecil untuk tetap aman di tengah kerasnya habitat. Meski begitu, tetap jaga keseimbangan ekosistem agar hewan-hewan bisa hidup dengan aman.
Apakah duri pada landak (porcupine) bisa ditembakkan atau dilempar ke arah musuh? | Tidak, itu hanya mitos. Landak tidak bisa menembakkan durinya secara sengaja dari jarak jauh. Duri landak sebenarnya mudah lepas, jadi ketika landak mengibaskan ekor atau tubuhnya dan mengenai predator, duri tersebut akan langsung menancap dan tertinggal di kulit musuh. |
Apa perbedaan utama antara duri landak (porcupine) dan duri ekidna? | Duri landak memiliki struktur seperti "kait pancing" (berbujik/barbed) di ujungnya, sehingga sangat sulit dan menyakitkan saat dicabut jika sudah menancap. Sementara itu, duri pada ekidna berujung halus tanpa kait dan melekat kuat di tubuhnya, sehingga duri ekidna tidak akan lepas atau tertinggal di tubuh predator saat digunakan untuk bertahan diri. |
Apa yang dimakan oleh bulu babi di habitat lautnya? | Bulu babi adalah hewan omnivora dan pemakan bangkai, tetapi makanan utamanya adalah alga (ganggang) dan rumput laut. Mereka menggunakan sistem gigi khusus berbasis kalsium karbonat di bagian bawah tubuhnya (disebut Aristotle's lantern) untuk mengikis alga yang menempel di batu karang. |
Di mana ekidna menyimpan telurnya sebelum menetas? | Berbeda dengan mamalia bertelur lainnya (seperti platipus), ekidna betina memiliki kantung perut sementara (brood pouch). Setelah bertelur, ekidna akan memindahkan telurnya ke dalam kantung tersebut untuk dierami selama kurang lebih 10 hari hingga menetas. |