Archerfish (commons.wikimedia.org/James St. John)
Menjatuhkan serangga hanyalah tahap pertama dalam proses berburu. Setelah mangsa jatuh ke air, beberapa archerfish sering berlomba untuk menjadi yang pertama mencapai lokasi tersebut. Kecepatan berenang menjadi faktor penting setelah tembakan mengenai sasaran.
Menariknya, archerfish biasanya sudah memperkirakan titik jatuh mangsa bahkan sebelum serangga menyentuh permukaan air. Ikan ini dapat langsung bergerak menuju lokasi yang diprediksi, sehingga peluang mendapatkan makanan menjadi lebih besar. Kemampuan tersebut membantu mereka bersaing dengan ikan lain di habitat yang sama. Karena itu, keberhasilan berburu tidak hanya bergantung pada akurasi tembakan, tetapi juga pada kemampuan membaca pergerakan mangsa setelah jatuh.
Kemampuan ikan archerfish menambak mangsa jadi bukti bahwa berburu tidak selalu bergantung pada gigi tajam atau kecepatan tinggi. Dengan memanfaatkan tekanan air, penglihatan yang akurat, dan perhitungan lintasan yang presisi, ikan ini mampu menjatuhkan mangsa dari jarak yang cukup jauh. Sampai sekarang, archerfish masih menjadi salah satu contoh paling menarik tentang bagaimana evolusi dapat menghasilkan strategi berburu yang sangat unik di alam.
Referensi:
"The archerfish uses motor adaptation in shooting to correct for changing physical conditions." eLIFE. Diakses pada Mei 2026
"Archerfish." Denver Zoo. Diakses pada Mei 2026
"Inner ‘blowpipe’ explains how archerfish spit water with such deadly force." Science. Diakses pada Mei 2026